Takur tengkuk emas adalah spesies takur dalam famili Megalaimidae. Spesies ini ditemukan di Indonesia dan Malaysia, tempat mereka endemik ke Kalimantan. Habitat alaminya adalah hutan tropis dan subtropis basah berdaun lebar dan hutan pegunungan lembap subtropis atau tropis.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Takur tengkuk emas | |
|---|---|
| Di Gunung Kinabalu, Malaysia | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Aves |
| Ordo: | Piciformes |
| Famili: | Megalaimidae |
| Genus: | Psilopogon |
| Spesies: | P. pulcherrimus |
| Nama binomial | |
| Psilopogon pulcherrimus (Sharpe, 1888) | |
| Sinonim | |
|
Megalaima pulcherrimus | |
Takur tengkuk emas (Psilopogon pulcherrimus) adalah spesies takur dalam famili Megalaimidae. Spesies ini ditemukan di Indonesia dan Malaysia, tempat mereka endemik ke Kalimantan.[2] Habitat alaminya adalah hutan tropis dan subtropis basah berdaun lebar dan hutan pegunungan lembap subtropis atau tropis.
Ukurannya sederhana dengan panjang 20–21,5 cm (7,9–8,5 in). Tubuhnya agak gempal. Paruhnya tebal dan menonjol. Bulu utamanya hijau, dengan sayap hijau yang lebih gelap berbanding bagian bawahnya. Biru langit pada dahi, memanjang ke tengkuk; biru pada leher. Tengkuknya kuning kecil tetapi menonjol membentuk relangnya. Terdapat garis hitam menonjol dari pangkal paruh ke mata. Pupilnya hitam. Rahang bawahnya hitam. Tarsusnya hijau kekelabuan.[3]