Takur gedang adalah spesies takur dalam famili Megalaimidae. Spesies ini terdapat di Kepulauan Melayu barat, tempat mereka mendiami hutan hingga ketinggian 1.500 m (4.900 ft). Spesies ini dinilai sebagai Risiko Rendah dan Daftar Merah IUCN sejak 2004 kerana sebarannya yang meluas.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Takur jambang emas | |
|---|---|
| Di Malaysia | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Aves |
| Ordo: | Piciformes |
| Famili: | Megalaimidae |
| Genus: | Psilopogon |
| Spesies: | P. chrysopogon |
| Nama binomial | |
| Psilopogon chrysopogon (Temminck, 1824) | |
| Sinonim | |
|
Megalaima chrysopogon | |
Takur gedang (Psilopogon chrysopogon) adalah spesies takur dalam famili Megalaimidae. Spesies ini terdapat di Kepulauan Melayu barat, tempat mereka mendiami hutan hingga ketinggian 1.500 m (4.900 ft). Spesies ini dinilai sebagai Risiko Rendah dan Daftar Merah IUCN sejak 2004 kerana sebarannya yang meluas.[1]
Bulunya adalah berbagai warna hijau. Pada kedua bagian paruh hitamnya terdapat misai kuning yang memanjang ke saluran telinga. Lehernya biru, dan mempunyai titik biru dan merah kecil di kepalanya. Matanya juga dikelilingi oleh bulu biru. Bagian atasnya kuning pucat, dengan titik merah pada kedua belah paruh.[2] Panjangnya 30 cm (12 in) dan beratnya 110–215 g (3,9–7,6 oz).[3] Betina dan jantan mirip dari segi rupa tetapi menunjukkan sedikit ciri dimorfisme seksual di mana paruh betina tampak lebih pucat dengan kebiruan gelap. Sebelum mencapai kedewasaan, kedua jenis kelamin mempunyai bulu yang secara umum lebih tidak terang.[4]