Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kedih

Kedih adalah spesies primata yang tergolong dalam famili Cercopithecidae. Hewan ini merupakan hewan endemik di utara Sumatra, Indonesia. Habitat alaminya adalah hutan tropis kering atau subtropis. Hewan ini terancam oleh pengrusakan habitat. Nama aslinya adalah reungkah di Aceh dan kedih di Alas.

Wikipedia article
Diperbarui 1 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kedih

Kedih[1]
Dewasa di suaka Bukit Lawang.
Status konservasi

Rentan  (IUCN 3.1)[2]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Primata
Subordo: Haplorhini
Infraordo: Simiiformes
Famili: Cercopithecidae
Genus: Presbytis
Spesies:
P. thomasi
Nama binomial
Presbytis thomasi
(Collett, 1893)
Peta sebaran spesies

Kedih (Presbytis thomasi) adalah spesies primata yang tergolong dalam famili Cercopithecidae. Hewan ini merupakan hewan endemik di utara Sumatra, Indonesia. Habitat alaminya adalah hutan tropis kering atau subtropis. Hewan ini terancam oleh pengrusakan habitat. Nama aslinya adalah reungkah di Aceh dan kedih di Alas.[3][4]

Karakteristik

Kedih memiliki ciri fisik menonjol, yaitu keberadaan jambul di kepalanya. Secara visual, wajah bulatnya didominasi oleh warna hitam keabu-abuan, dengan aksen warna putih yang kontras di area sekitar mata dan bagian jambul.[5]

Kedih didominasi bulu hitam keabu-abuan kecuali pada bagian dada yang berwarna putih. Ciri khas utamanya adalah area mulut dan hidung berwarna cokelat yang menonjol, sehingga wajahnya tampak seperti sedang bersedih.[5]

Kedih ekor panjang memiliki dimensi tubuh 420–610 mm dan ekor sepanjang 500–850 mm. Berat tubuhnya berkisar antara 5 sampai 8 kg.[5]

Habitat dan Persebaran

Habitat alami spesies Kedih tersebar di kawasan hutan tropis dan subtropis. Secara ekologis, primata ini tergolong hewan arboreal yang mengorganisir diri dalam kelompok-kelompok sosial di atas pepohonan.[6]

Populasi kedih di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara diperkirakan hanya tersisa sekitar 2.000 ekor. Di Aceh, habitatnya mencakup Ketambe, Simpang Kiri, Aceh Selatan, Sikundur (Taman Nasional Gunung Leuser), hingga Jantho di Aceh Besar. Sementara di Sumatera Utara, primata ini dapat ditemukan di wilayah Langkat, Sungai Wampu, dan Togar Marganda.[6]

Perilaku

Kedih hidup bekelompok, umumnya terdiri dari belasan individu yang dipimpin oleh seekor jantan dominan. Anggota kelompok lainnya meliputi para betina beserta anak-anak mereka.[5]

Pemimpin kelompok kedih ditentukan melalui perilaku pejantan, di mana pejantan yang kalah berisiko diusir. Selain itu, jantan yang memimpin biasanya bertengger di dahan pohon yang tinggi untuk memantau keamanan kelompok dari ancaman predator.[5]

Kedih mengatur tempat tidurnya berdasarkan waktu. Siang hari dihabiskan di kerimbunan pohon, sedangkan malam hari mereka mencari posisi lebih tinggi agar lebih aman.[5]

Makanan

Makanan utama Kedih adalah tumbuh-tumbuhan seperti buah-buahan, dedaunan, dan bunga. Meski begitu, kedih juga kerap memangsa siput kecil, berkat dukungan struktur gigi yang tajam.[5]

Kedih memenuhi kebutuhan airnya melalui makanan, namun sesekali minum dari sumber air di habitatnya. Kedih juga memiliki kebiasaan makan bersama dalam kelompok.[5]

Klasifikasi

Berdasarkan jurnal UIN Ar Raniry, kedih (Presbytis thomasi) memegang peranan krusial dalam regenerasi hutan melalui perannya sebagai agen penyebar benih buah, dengan klasifikasi ilmiah meliputi Kingdom Animalia, Filum Chordata, Kelas Mamalia, Ordo Primata, Subordo Haplorrhini, Infraordo Simiiformes, Superfamili Cercopithecoidea, Famili Cercopithecidae, Subfamili Colobinae, serta Genus Presbytis.[6]

Upaya Pelestarian

Logo International Union for Conservation of Nature

Populasi kedih mengalami penurunan setiap tahunnya. Berdasarkan data International Union for Conservation of Nature (IUCN), kedih diklasifikasikan sebagai spesies rentan dan tercantum dalam Red List yang menandakan status terancam punah.[5]

Populasi Kedih merosot tajam akibat rusaknya habitat alami yang disebabkan oleh penebangan, alih fungsi lahan, serta kebakaran hutan.[5]

Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 106 Tahun 2018, pemerintah secara resmi menetapkan Kedih sebagai jenis satwa yang wajib dilindungi di Indonesia.[5]

Referensi

  1. ↑ Groves, C.P. (2005). Wilson, D.E.; Reeder, D.M. (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Baltimore: Johns Hopkins University Press. hlm. 172. ISBN 0-801-88221-4. OCLC 62265494.
  2. ↑ Setiawan, A.; Traeholt, C. (2020). "Presbytis thomasi". 2020: e.T18132A17954139. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-2.RLTS.T18132A17954139.en. ;
  3. ↑ "Biodiversitas Rawa Tripa" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2014-10-27. Diakses tanggal 2018-03-30.
  4. ↑ Supriatna, Jatna (2008). Melestarikan alam Indonesia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. hlm. 24. ISBN 9789794616963. Diakses tanggal – 7 Feb 2021).
  5. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Rochmad, Khasan (2023-04-21). "5 Fakta Menarik Kedih, Primata Berjambul Khas Pulau Sumatera". IDN Times. Diakses tanggal 2026-03-01.
  6. 1 2 3 Purba, Angelina Giyanti. "Mengenal Monyet Kedih, Primata Endemik Pulau Sumatera". detiksumut. Diakses tanggal 2026-03-01.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Presbytis thomasi.
Pengidentifikasi takson
Presbytis thomasi
  • Wikidata: Q1345391
  • Wikispecies: Presbytis thomasi
  • ADW: Presbytis_thomasi
  • ARKive: presbytis-thomasi
  • CoL: 4MBBP
  • EoL: 311432
  • GBIF: 5219558
  • iNaturalist: 43501
  • IRMNG: 10890151
  • ITIS: 573048
  • IUCN: 18132
  • MDD: 1000678
  • MSW: 12100678
  • NCBI: 1046103
  • Open Tree of Life: 512437
  • Paleobiology Database: 237566
  • Species+: 10809
  • Xeno-canto: Presbytis-thomasi

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Karakteristik
  2. Habitat dan Persebaran
  3. Perilaku
  4. Makanan
  5. Klasifikasi
  6. Upaya Pelestarian
  7. Referensi

Artikel Terkait

Daftar cagar alam di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Taman Nasional Gunung Leuser

taman nasional di Indonesia

Gunung Burni Telong

gunung di Aceh, Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026