Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Jeruk bali

Jeruk bali, jeruk besar, atau pomelo merupakan tanaman jeruk yang menghasilkan buah terbesar. Nama "pomelo" disarankan oleh Kementerian Pertanian karena jeruk ini tidak ada kaitannya dengan Provinsi Bali. Bobot buah jeruk bali bisa mencapai 1–2 kg. Daging buahnya berbulir dengan warna merah-oranye dan rasa yang cenderung terasa manis bercampur asam dan sedikit getir.

spesies tanaman, jeruk bali
Diperbarui 19 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Jeruk bali
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Jeruk bali" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(November 2025)
Gaya atau nada penulisan artikel ini tidak mengikuti gaya dan nada penulisan ensiklopedis yang diberlakukan di Wikipedia. Bantulah memperbaikinya berdasarkan panduan penulisan artikel. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Pomelo
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Rutaceae
Genus: Citrus
Spesies:
C. maxima
Nama binomial
Citrus maxima
(Burm.) Merr.

Jeruk bali, jeruk besar, atau pomelo (bahasa Inggris: pomelo, ilmiah: C. maxima) merupakan tanaman jeruk yang menghasilkan buah terbesar. Nama "pomelo" disarankan oleh Kementerian Pertanian karena jeruk ini tidak ada kaitannya dengan Provinsi Bali. Bobot buah jeruk bali bisa mencapai 1–2 kg. Daging buahnya berbulir dengan warna merah-oranye dan rasa yang cenderung terasa manis bercampur asam dan sedikit getir.

Jeruk merupakan jenis tanaman yang mampu beradaptasi dengan baik pada daerah kering dan relatif tahan penyakit, terutama CVPD yang pernah menghancurkan pertanaman jeruk di Indonesia.

Beberapa kultivar unggulan Indonesia:

  • 'Nambangan'
  • 'Srinyonya'
  • 'Magetan'
  • 'Madu'/'Bageng' (tanpa biji)

Tiga kultivar yang pertama ditanam di sentra produksi jeruk bali di daerah Kabupaten Magetan dan Kabupaten Madiun, sedangkan yang terakhir ditanam di daerah Bageng, Kabupaten Pati.

Morfologi

Jeruk bali memiliki kulit tebal dengan bulir yang lebih besar dibandingkan spesies jeruk lainnya. Secara umum, tanaman ini memiliki tangkai daun bersayap, ukuran buah yang besar, dan bunga yang harum. Morfologi daun dan buah cukup efektif digunakan untuk mengenali kelompok kultivar jeruk bali karena mudah diidentifikasi dan tidak terpengaruh oleh perbedaan habitat dan musim tumbuh.[1][2]

Budidaya

Jeruk bali dapat dibudidayakan dengan biji, pencangkokan, maupun stek. Namun perbanyakan dengan biji tidak dianjurkan.[3] Perbanyakan melalui biji akan menghasilkan tanaman yang berduri. Sedangkan, jika diperbanyak secara vegetatif akan menghasilkan tanaman yang tidak berduri.[4]

Kandungan Nutrisi di dalam Jeruk Bali

Bab atau bagian ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Bab atau bagian ini akan dihapus bila tidak tersedia referensi ke sumber tepercaya dalam bentuk catatan kaki atau pranala luar.

Jeruk bali kaya akan vitamin dan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Salah satu kandungan utama dari buah ini adalah vitamin C.[5] Dalam sepiring jeruk bali (sekitar 100 gram), mengandung 60 mg vitamin C dan 40 kalori. Tak hanya itu, jeruk bali juga mengandung:

  • Serat.
  • Vitamin B, seperti niacin (vitamin B3), riboflavin (vitamin B2), tiamin (vitamin B1), folat, dan pyridoxine (vitamin B6).
  • Karbohidrat kompleks.
  • Gula.
  • Protein.
  • Mineral, seperti kalium, fosfor, tembaga, zat besi, kalsium, magnesium, mangan, dan seng.
  • Antioksidan, seperti flavonoid dan lycopene
  • Kandungan mineral jus dan kulitnya berkisar antara 1,30 mg/100 g - 132,76 mg/100 g dan 5,39 mg/100 g - 515,78 mg/100 g, masing-masing. Kalsium adalah mineral yang paling melimpah di kulit dan jus diikuti oleh fosfor dan natrium. Nilai magnesium jus lebih rendah (0,88 mg/100 g) dan kalium (1,30 mg/100 g).[6]

Galeri

  • Pedagang Jeruk Bali
    Pedagang Jeruk Bali

Referensi

  1. ↑ Krueger, R. R.; Navarro, L. (2007-01). Citrus germplasm resources. UK: CAB International. hlm. 45–140.
  2. ↑ Susandarini (2013-03-01). "ASSESSMENT OF TAXONOMIC AFFINITY OF INDONESIAN PUMMELO (<i>CITRUS MAXIMA</i> (BURM.) MERR.) BASED ON MORPHOLOGICAL CHARACTERS". American Journal of Agricultural and Biological Sciences. 8 (3): 182–190. doi:10.3844/ajabssp.2013.182.190. ISSN 1557-4989.
  3. ↑ Sehat alami dengan herbal. Gagas Ulung, Institut Pertanian Bogor. Pusat Studi Biofarmaka. Jakarta. 2014-. ISBN 978-602-03-0460-1. OCLC 897510490. Pemeliharaan CS1: Lain-lain (link)
  4. ↑ Fayaz, Aziz; Patil, S. V.; Swamy, G. S. K.; Shankarappa, T. H.; Premalatha, B. R. (2020-10-10). "Effect of Bio-fertilizers and Organic Amendments on Nutrient Uptake and Soil Microbial Population of Pummelo Seedlings (Citrus maxima L) under Nursery Condition". International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences. 9 (10): 1592–1599. doi:10.20546/ijcmas.2020.910.190. ISSN 2319-7706.
  5. ↑ "Ketahui Manfaat Jeruk Bali untuk Kesehatan". Alodokter. 2019-10-10. Diakses tanggal 2025-04-19.
  6. ↑ Ani, Peace Nwanneka; Abel, Happiness Chiamaka (2018-05). "Nutrient, phytochemical, and antinutrient composition of Citrus maxima fruit juice and peel extract". Food Science & Nutrition (dalam bahasa Inggris). 6 (3): 653–658. doi:10.1002/fsn3.604. PMC 5980406. PMID 29876116. Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
Pengidentifikasi takson
Citrus maxima
  • Wikidata: Q80024
  • Wikispecies: Citrus maxima
  • APDB: 90373
  • APNI: 203535
  • BOLD: 210640
  • CoL: VMLB
  • EoL: 488254
  • EPPO: CIDGR
  • EUNIS: 181680
  • FNA: 242412666
  • FoAO2: Citrus maxima
  • FoC: 242412666
  • GBIF: 3190160
  • GRIN: 10744
  • iNaturalist: 54299
  • IPNI: 30075266-2
  • IRMNG: 11011636
  • ITIS: 501574
  • IUCN: 62042732
  • MoBotPF: 286742
  • NCBI: 37334
  • NZOR: 189d53fa-1a15-433b-911b-a5266cd025f9
  • Open Tree of Life: 838646
  • Plant List: kew-2724206
  • PLANTS: CIMA5
  • POWO: urn:lsid:ipni.org:names:30075266-2
  • Tropicos: 28100003
  • WFO: wfo-0000608138
Aurantium maximum
  • Wikidata: Q95965693
  • APDB: 180943
  • APNI: 208580
  • CoL: JTBK
  • GBIF: 5593618
  • GRIN: 314306
  • IPNI: 771455-1
  • POWO: urn:lsid:ipni.org:names:771455-1
  • Tropicos: 28101759
  • WFO: wfo-0000557040
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Morfologi
  2. Budidaya
  3. Kandungan Nutrisi di dalam Jeruk Bali
  4. Galeri
  5. Referensi

Artikel Terkait

Bali

provinsi di Kepulauan Nusa Tenggara, Indonesia

Jeruk kasturi

Presiden Boediono pada tahun 2009. Jeruk kasturi juga dapat dijumpai di Bali dengan sebutan Melayu, yaitu limau kesturi. Jeruk kasturi berasal dari Republik

Jeruk (buah)

buah citrus dari pohon jeruk

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026