Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ngengat punggung berlian

Ngengat punggung berlian, terkadang disebut ngengat kubis, adalah sebuah spesies ngengat daari famili Plutellidae dan genus Plutella. Ngengat abu-abu kecoklatan kecil tersebut terkadang memiliki pita berwarna krem yang membentuk berlian di sepanjang punggungnya. Spesies tersebut berasal dari Eropa, Afrika Selatan atau kawasan Laut Tengah, namun kini tersebar ke seluruh dunia.

spesies serangga
Diperbarui 27 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ngengat punggung berlian

Ngengat punggung berlian
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Ordo: Lepidoptera
Famili: Plutellidae
Genus: Plutella
Spesies:
P. xylostella
Nama binomial
Plutella xylostella
(Linnaeus, 1758)
Sinonim
Daftar
    • Phalaena xylostella Linnaeus, 1758
    • Phalaena tinea xylostella Linnaeus, 1758
    • Cerostoma xylostella (Linnaeus, 1777)
    • Cerostoma maculipennis Curtis, 1832
    • Plutella maculipennis
    • Plutella albovenosa (Walsingham, 1907)
    • Plutella karsholtella Baraniak, 2003
    • Plutella cruciferarum Zeller, 1843
    • Plutella brassicella Fitch, 1856
    • Plutella limbipennella Clemens, 1860
    • Plutella mollipedella Clemens, 1860
    • Gelechia cicerella Rondani, 1876
    • Tinea galeatella Mabille, 1888
    • Plutella dubiosella Beutenmüller, 1889
    • Plutella dudiosalla Moriuti, 1977

Ngengat punggung berlian (Plutella xylostella), terkadang disebut ngengat kubis, adalah sebuah spesies ngengat daari famili Plutellidae dan genus Plutella. Ngengat abu-abu kecoklatan kecil tersebut terkadang memiliki pita berwarna krem yang membentuk berlian di sepanjang punggungnya.[1] Spesies tersebut berasal dari Eropa, Afrika Selatan atau kawasan Laut Tengah, namun kini tersebar ke seluruh dunia.[2][3]

Referensi

  1. ↑ Capinera, John L. "University of Florida".
  2. ↑ AgroAtlas
  3. ↑
  • Furlong, Michael J.; Wright, Denis J.; Dosdall, Lloyd M. (2013-01-07). "Diamondback Moth Ecology and Management: Problems, Progress, and Prospects". Annual Review of Entomology. 58 (1). Annual Reviews: 517–541. doi:10.1146/annurev-ento-120811-153605. ISSN 0066-4170. PMID 23020617. S2CID 44687189.
  • Furlong, Michael J.; Wright, Denis J.; Dosdall, Lloyd M. (2013-01-07). "Diamondback Moth Ecology and Management: Problems, Progress, and Prospects - Supplemental Material". Annual Review of Entomology. 58 (1). Annual Reviews: 517–541. doi:10.1146/annurev-ento-120811-153605. ISSN 0066-4170. PMID 23020617.

Pranala luar

  • diamondback moth on the UF / IFAS Featured Creatures Web site
  • Plutella xylostella (Linnaeus, 1758) Diamond Back or Cabbage Moth Coffs Harbour Butterfly House, NSW, Australia. Updated January 2014
  • R. Srinivasan; Anthony M. Shelton; Hilda L. Collins (1 April 2011), The Sixth International Workshop on Management of the Diamondback Moth and Other Crucifer Insect Pests. AVRDC-WorldVegetableCenter. ISBN 978-92-9058-190-1 Download link
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Jepang
Lain-lain
  • Yale LUX
Pengidentifikasi takson
Plutella xylostella
  • Wikidata: Q1050343
  • Wikispecies: Plutella xylostella
  • AFD: Plutella_xylostella
  • AfroMoths: PLUTXYLO
  • BAMONA: Plutella-xylostella
  • BioLib: 45936
  • BOLD: 20156
  • BugGuide: 37502
  • CoL: 4KJZ5
  • EoL: 956714
  • EPPO: PLUTMA
  • EUNIS: 300022
  • Fauna Europaea: 434016
  • Fauna Europaea (new): 4f99faee-5888-426e-8bc8-9eeed7b36ce0
  • GBIF: 1831136
  • iNaturalist: 126765
  • Insecta.pro: 11633
  • IRMNG: 10261759
  • ISC: 42318
  • LepIndex: 128302
  • LoB: 4583
  • MONA: 2366
  • MaBENA: PluteXylos
  • NatureServe: 2.742943
  • NBN: NHMSYS0000503886
  • NCBI: 51655
  • NZOR: 63fa25d7-7f2f-4eb0-887c-c9307aba4f01
  • Observation.org: 9534
  • Open Tree of Life: 664811
  • PPE: plutella-xylostella
  • WoRMS: 989286
Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Serangga

kelas hewan dalam filum Artropoda

Serangga penyerbuk

perilaku serangga penyerbuk. Sebanyak 70% dari 250.000 spesies tumbuhan memerlukan bantuan serangga untuk melakukan penyerbukan. Satu spesies tumbuhan

Serangga sisik

kira-kira 8,000 spesies serangga sisik. Kadang-kadang serangga sisik dijumpai hidup secara simbiosis dengan semut. Famili utama serangga sisik antara lain:

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026