Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pliosen

Pliosen adalah suatu kala dalam skala waktu geologi yang berlangsung 5,332 hingga 1,806 juta tahun yang lalu. Kala ini merupakan kala kedua pada periode Neogen di era Senozoikum. Pliosen berlangsung setelah Miosen dan diikuti oleh kala Pleistosen.

artikel daftar Wikimedia
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pliosen
5.333 ± 0.08 – 2.58 ± 0.04 Ma
PreЄ
Є
O
S
D
C
P
T
J
K
Pg
N
Kronologi
Sistem/
Periode
Seri/
Kala
Masa/
Usia
Penanggalan mutlak (Ma)
Kuarter Pleistosen Gelasium younger
Neogen Pliosen Piacenzium 2.58 3.600
Zankleum 3.600 5.333
Miosen Messinium 5.333 7.246
Tortonium 7.246 11.63
Serravalium 11.63 13.82
Langhium 13.82 15.97
Burdigalium 15.97 20.44
Aquitanium 20.44 23.03
Paleogen Oligosen Chattium older
Subdivisi Periode Neogen
menurut ICS, pada Januari 2017.[1]
Etimologi
Nama resmiFormal
Informasi penggunaan
Benda angkasaBumi
Penggunaan regionalGlobal (ICS)
Skala waktuICS Time Scale
Rentang waktu
Satuan kronologisEpos
Satuan stratigrafikSeri
Jangka waktu resmiFormal
Ambang batas jangka waktu
Bawah
Dasar peristiwa magnetik Thvera (C3n.4n), yang hanya 96 ka (5 siklus presesi) lebih muda dari GSSP
Versi GSSP
Heraclea Minoa section, Heraclea Minoa, Cattolica Eraclea, Sisilia, Italia
37°23′30″N 13°16′50″E / 37.3917°N 13.2806°E / 37.3917; 13.2806
Ratifikasi GSSP
2000[2]
Atas
  • Dasar polaritas magnet kronozon C2r (Matuyama)
  • Kepunahan Haptophyta Discoaster pentaradiatus dan Discoaster surculus
Versi GSSP
Monte San Nicola Section, Gela, Sisilia, Italia
37°08′49″N 14°12′13″E / 37.1469°N 14.2035°E / 37.1469; 14.2035
Ratifikasi GSSP
2009 (sebagai dasar dari periode Kuarter dan kala Pleistosen)[3]

Pliosen adalah suatu kala dalam skala waktu geologi yang berlangsung 5,332 hingga 1,806 juta tahun yang lalu. Kala ini merupakan kala kedua pada periode Neogen di era Senozoikum. Pliosen berlangsung setelah Miosen dan diikuti oleh kala Pleistosen.

Namanya diberikan oleh Sir Charles Lyell dan berasal dari kata bahasa Yunani πλεῖον (pleion, "lebih") dan καινός (kainos, "baru") dan kurang lebih berarti "kelanjutan dari sekarang", merujuk pada fauna laut moluska yang relatif modern yang hidup pada zaman ini.

Seperti periode geologi lain yang lebih tua, stratum geologi yang menentukan awal dan akhir teridentifikasi, tetapi waktu pasti awal dan akhir kala ini agak tak pasti. Batas yang menentukan kemunculan Pliosen tidak ditentukan oleh suatu peristiwa tertentu melainkan hanya berupa batas semu antara Miosen yang lebih hangat dan Pliosen yang relatif lebih sejuk. Batas akhir awalnya ditentukan pada awal glasiasi Pleistosen, tetapi belakangan dianggap terlalu lama. Banyak geologis berpendapat bahwa pembagian yang lebih luas antara Paleogen dan Neogen lebih berguna.

Narciso Benítez, seorang astronom dari Universitas Johns Hopkins, dan timnya mengajukan teori bahwa suatu supernova mungkin merupakan penyebab kepunahan hewan laut yang menandai batas Pliosen-Pleistosen, dengan menyebabkan kerusakan yang cukup parah pada lapisan ozon.

Galeri

  • Pemandangan zaman Pliosen - menunjukkan lingkungan pada saat kemunculan manusia
    Pemandangan zaman Pliosen - menunjukkan lingkungan pada saat kemunculan manusia
  • Gastropoda Aporrhais dari Pliosen, berasal dari Siprus
    Gastropoda Aporrhais dari Pliosen, berasal dari Siprus
  • Aspa marginata
    Aspa marginata
  • Carcharodon subauriculatus
    Carcharodon subauriculatus

Bacaan lanjutan

  • Comins, Niel F.; William J. Kaufmann III (2005). Discovering the Universe, 7th edition, New York, NY: Susan Finnemore Brennan. 0-7167-7584-0.
  • Ogg, Jim; June, 2004, Overview of Global Boundary Stratotype Sections and Points (GSSP's)
  • Van Andel, Tjeerd H., New Views on an Old Planet: a History of Global Change (2nd edition, 1994)

Referensi

  1. ↑ "ICS Timescale Chart" (PDF). www.stratigraphy.org.
  2. ↑ Van Couvering, John; Castradori, Davide; Cita, Maria; Hilgen, Frederik; Rio, Domenico (September 2000). "The base of the Zanclean Stage and of the Pliocene Series" (PDF). Episodes. 23 (3): 179–187. doi:10.18814/epiiugs/2000/v23i3/005.
  3. ↑ Gibbard, Philip; Head, Martin (September 2010). "The newly-ratified definition of the Quaternary System/Period and redefinition of the Pleistocene Series/Epoch, and comparison of proposals advanced prior to formal ratification" (PDF). Episodes. 33 (3): 152–158. doi:10.18814/epiiugs/2010/v33i3/002. Diakses tanggal 8 December 2020.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pliosen.
  • GeoWhen: Pliocene

Skala waktu geologi: eon dan era
(dalam juta tahun)

PaleoproterozoikumMesoproterozoikum

HadeanArkeanProterozoikumFanerozoikumPrakambriumera (geologi)eon
  • l
  • b
  • s
Sejarah geologi Bumi
Masa Senozoikum
(sekarang-66,0 Mtyl)
Kuarter (sekarang-2,58 Mtyl)
  • Holosen (sekarang-11,7 ktyl)
  • Pleistosen (11,7 ktyl-2,58 Mtyl)
Neogen (2,58-23,03 Mtyl)
  • Pliosen (2,58-5,333 Mtyl)
  • Miosen (5,333-23,03 Mtyl)
Paleogen (23,03-66,0 Mtyl)
  • Oligosen (23,03-33,9 Mtyl)
  • Eosen (33,9-56,0 Mtyl)
  • Paleosen (56,0-66,0 Mtyl)
Masa Mesozoikum
(66,0-252,17 Mtyl)
Kapur (66,0-145,0 Mtyl)
  • Akhir (66,0-100,5 Mtyl)
  • Awal (100,5-145,0 Mtyl)
Jura (145,0-201,3 Mtyl)
  • Akhir (145,0-163,5 Mtyl)
  • Tengah (163,5-174,1 Mtyl)
  • Awal (174,1-201,3 Mtyl)
Trias (201,3-252,17 Mtyl)
  • Akhir (201,3-237 Mtyl)
  • Tengah (237-247,2 Mtyl)
  • Awal (247,2-252,17 Mtyl)
Masa Paleozoikum
(252,17-541,0 Mtyl)
Perem (252,17-298,9 Mtyl)
  • Lopingium (252,17-259,8 Mtyl)
  • Guadalupium (259,8-272,3 Mtyl)
  • Cisuralium (272,3-298,9 Mtyl)
Karbon (298,9-358,9 Mtyl)
  • Pennsylvanian (298,9-323,2 Mtyl)
  • Mississippian (323,2-358,9 Mtyl)
Devon (358,9-419,2 Mtyl)
  • Akhir (358,9-382,7 Mtyl)
  • Tengah (382,7-393,3 Mtyl)
  • Awal (393,3-419,2 Mtyl)
Silur (419,2-443,8 Mtyl)
  • Pridolium (419,2-423,0 Mtyl)
  • Ludlow (423,0-427,4 Mtyl)
  • Wenlock (427,4-433,4 Mtyl)
  • Llandoverium (433,4-443,8 Mtyl)
Ordovisium (443,8-485,4 Mtyl)
  • Akhir (443,8-458,4 Mtyl)
  • Tengah (458,4-470,0 Mtyl)
  • Awal (470,0-485,4 Mtyl)
Kambrium (485,4-541,0 Mtyl)
  • Furongium (485,4-497 Mtyl)
  • Miaolingium (497-509 Mtyl)
  • Seri 2 (509-521 Mtyl)
  • Terreneuvium (521-541,0 Mtyl)
Prekambrium supereon
(541,0 Mtyl-4,567 Gtyl)
Proterozoikum (541,0 Mtyl-2,5 Gtyl)
  • Neoproterozoikum (541,0 Mtyl-1 Gtyl)
  • Mesoproterozoikum (1-1,6 Gtyl)
  • Paleoproterozoikum (1,6-2,5 Gtyl)
Arkean (2,5-4 Gtyl)
  • Neoarkean (2,5-2,8 Gtyl)
  • Mesoarkean (2,8-3,2 Gtyl)
  • Paleoarkean (3,2-3,6 Gtyl)
  • Eoarkean (3,6-4 Gtyl)
Hadean (4-4,567 Gtyl)
  • Neohadean (4-4,1 Gtyl)
  • Mesohadean (4,1-4,3 Gtyl)
  • Paleohadean (4,3-4,567 Gtyl)
ktyl = ribuan tahun yang lalu. Mtyl = juta tahun yang lalu. Gtyl = miliar tahun yang lalu.
Sumber: (2015/01). International Commission on Stratigraphy. Retrieved 13 July 2015, Divisions of Geologic Time—Major Chronostratigraphic and Geochronologic Units USGS Retrieved 10 March 2013,
Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Galeri
  2. Bacaan lanjutan
  3. Referensi
  4. Pranala luar

Artikel Terkait

Wikimedia Foundation

organisasi amal asal Amerika Serikat

Pemblokiran Wikimedia di Indonesia

pembatasan domain auth.wikimedia.org di Indonesia

Wikikamus bahasa Banjar

Wiktionary berbahasa Banjar

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026