Zat flegmatis adalah senyawa yang meminimalkan kecenderungan meledaknya senyawa atau bahan lain. Istilah ini berasal dari kata flegmatis, yang berarti 'tidak mudah tereksitasi'. Banyak senyawa kimia yang berpotensi meledak memiliki aplikasi non-eksplosif yang bermanfaat. Salah satu keluarga besar zat flegmatis adalah ester ftalat, yang digunakan sebagai pelarut untuk meminimalkan kecenderungan meledaknya peroksida organik, seperti dibenzoil peroksida dan MEKP, yang merupakan inisiator yang banyak digunakan untuk polimerisasi.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Zat flegmatis adalah senyawa yang meminimalkan kecenderungan meledaknya senyawa atau bahan lain. Istilah ini berasal dari kata flegmatis, yang berarti 'tidak mudah tereksitasi'. Banyak senyawa kimia yang berpotensi meledak memiliki aplikasi non-eksplosif yang bermanfaat. Salah satu keluarga besar zat flegmatis adalah ester ftalat, yang digunakan sebagai pelarut untuk meminimalkan kecenderungan meledaknya peroksida organik, seperti dibenzoil peroksida dan MEKP, yang merupakan inisiator yang banyak digunakan untuk polimerisasi.[1]