Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiJamur tudung pengantin
Artikel Wikipedia

Jamur tudung pengantin

Jamur Tudung Pengantin adalah jamur yang memiliki jaring-jaring halus yang membentuk layaknya tudung pengantin wanita atau bahkan tampak seperti wanita berkerudung atau rok wanita.

Wikipedia article
Diperbarui 18 Juni 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Jamur tudung pengantin
Jamur tudung pengantin
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Fungi
Divisi:
Basidiomycota
Kelas:
Agaricomycetes
Ordo:
Phallales
Famili:
Phallaceae
Genus:
Phallus
Spesies:
P. indusiatus
Nama binomial
Phallus indusiatus
Vent. (1798)
Sinonim[1]
  • Dictyophora indusiata (Vent.) Desv. (1809)
  • Hymenophallus indusiatus (Vent.) Nees (1817)
Artikel takson sembarang

Jamur Tudung Pengantin (Phallus indusiatus) adalah jamur yang memiliki jaring-jaring halus yang membentuk layaknya tudung pengantin wanita atau bahkan tampak seperti wanita berkerudung atau rok wanita.

Berbau sedikit seperti bangkai.[2] Bau bangkai tersebut guna untuk menarik perhatian serangga seperti lalat atau ngengat agar hinggap dan membantu menyebarkan spora. Bau tersebut dapat berbeda-beda sesuai dengan serangga yang dituju.[3]

Habitat dan Persebaran

Jamur ini dapat tumbuh pada lingkungan dengan suhu berkisar 21oC-25oC dan kelembapan relatif berkisar 45%-85%. Cocok untuk tumbuh area tropis dengan curah hujan tinggi. Persebarannya meliputi Mexico, Amerika Selatan, Australia, India, Hong Kong dan Jepang[4]

Ekologi

Dapat tumbuh sendiri maupun berkelompok. Bersifat saprobik yang berarti dapat hidup dengan menguraikan atau menghancurkan materi organik yang telah mati.[5]

Tahap Reproduksi

1. Tahap Telur

Dimulai dari munculnya individu yang membentuk telur sepanjang 3,5 cm dari permukaan tanah. Telur ini dibungkus dengan lapisan berwarna cokelat keputihan. Tahap ini dapat berlangsung selama 24 jam.

2. Tahap Perkecambahan

Membran dari pucuk telur akan koyak dan lendir putih akan muncul dari tempat koyakan. Lalu muncul tudung dan diikuti dengan pertumbuhan hifa secara perlahan. Kemudian akan muncul lapisan indusium (lapisan pelindung) dari bawah tudung. Tahap ini memakan waktu 2 jam.

3. Tahap Pendewasaan

Pada tahap ini pembesaran dari batang akan melamban, itu akan muncul indusium (lapisan pelindung) yang tampak seperti cincin putih dari bawah tudung mulai membentuk lebih cepat. Perlahan lapisan pelindung ini akan terdekomposisi bersamaan dengan melebarnya dan mulai menunjukkan bentuk seperti jaring. Tahap ini memakan waktu sekitar 60 menit.

4. Tahap Kematian

Tahap ini indusium (lapisan pelindung) yang semula berwarna putih berubah menjadi kuning keemasan. Indusium mulai menutup dan diikuti dengan jatuhnya ujung atas batang ke tanah. Tahap ini memakan waktu sekitar 3 jam.[6]

Pemanfaatan

Di Negara Cina, jamur ini dimanfaatkan memberi khasiat pada mata dan sistem kardiovaskular karena mengandung 7 asam amino esensial, 12 ion logam penting, dan tinggi vitamin E. Selain itu dapat digunakan sebagai antibakteria, antifungi, antivirus, antioksidan, antitumor, dan lain-lain.[7]

Status Konservasi

Belum dilaporkan pada IUCN (International Union for Conservation of Nature)[8]

Tempat Pengembangbiakan

  1. Central National Herbarium, Bengal Barat, India.[9]
  2. PG Departement of Botany, Utkal University, Orissa, India.
  3. Provinsi Fujian, Cina.
  4. Hollongapar Gibbon Wildlife Sanctuary, Assam, India.
  5. Suaka Marga Satwa Bukit Rimbang Bukit Baling, Sumatra.

Referensi

  1. ↑
  2. ↑ "Hymenophallus indusiatus". www.mycobank.org. Diakses tanggal 2018-01-26.
  3. ↑ Torres, Phil. "The Bridal Veil Mushroom (Phallus indusiatus)" (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-03-03. Diakses tanggal 2018-04-03.
  4. ↑ Dash, P. K.; Sahu, D. K.; Sahoo, S.; Das, R. (2010-07-26). "Phallus indusiatus Vent. & Pers. (Basidiomycetes) - a new generic record for Eastern Ghats of India". Journal of Threatened Taxa (dalam bahasa American English). 2 (8): 1096–1098. ISSN 0974-7907.
  5. ↑ MushroomExpert.Com. "Phallus indusiatus (MushroomExpert.Com)". www.mushroomexpert.com. Diakses tanggal 2018-04-12.
  6. ↑ Torres, Phil. "The Bridal Veil Mushroom (Phallus indusiatus)" (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-05-07. Diakses tanggal 2018-04-12.
  7. ↑ Ker, Yaw-Bee; Chen, Kuan-Chou; Peng, Chiung-Chi; Hsieh, Chiu-Lan; Peng, Robert Y. (2011). "Structural Characteristics and Antioxidative Capability of the Soluble Polysaccharides Present in Dictyophora indusiata (Vent. Ex Pers.) Fish Phallaceae". Evidence-based Complementary and Alternative Medicine : eCAM. 2011. doi:10.1093/ecam/neq041. ISSN 1741-427X. PMC 3136395. PMID 21799678. Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
  8. ↑ "Bridal veil stinkhorn videos, photos and facts - Phallus indusiatus". Arkive (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-12. Diakses tanggal 2018-04-12.
  9. ↑ "Vasundhara". www.vasundharaodisha.org. Diakses tanggal 2018-04-12.
Pengidentifikasi takson
Phallus indusiatus
  • Wikidata: Q2701671
  • ARKive: phallus-indusiatus
  • AusFungi: 60030909
  • CoL: 4FS2Y
  • EoL: 189001
  • EPPO: PQLLIN
  • GBIF: 2524108
  • iNaturalist: 54591
  • IndexFungorum: 245788
  • IRMNG: 10978951
  • MycoBank: 245788
  • NatureServe: 2.1215012
  • NCBI: 2016381
  • NZOR: 29fe381a-116c-498d-9ec1-d4043e800487
  • Open Tree of Life: 3837019
  • SpeciesFungorum: 245788
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Habitat dan Persebaran
  2. Ekologi
  3. Tahap Reproduksi
  4. 1. Tahap Telur
  5. 2. Tahap Perkecambahan
  6. 3. Tahap Pendewasaan
  7. 4. Tahap Kematian
  8. Pemanfaatan
  9. Status Konservasi
  10. Tempat Pengembangbiakan
  11. Referensi

Artikel Terkait

Lembah Kahung

lembah di Indonesia

Seskuiterpena

Jamur tudung pengantin (Phallus indusiatus) di Cooktown, Queensland, Australia, yang menghasilkan dua seskuiterpena unik

Vulva

salah satu bagian alat reproduksi eksternal pada mamalia betina

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026