Pertempuran Tanjung Gloucester adalah pertempuran di Pasifik di masa Perang Dunia II antara pasukan Jepang dengan Sekutu di pulau Britania Baru, Teritori Nugini, mulai 26 Desember 1943 hingga 16 Januari 1944. Dengan nama sandi Operasi Backhander, pendaratan Amerika merupakan bagian dari Operasi Cartwheel yang lebih luas sebagai strategi utama Sekutu di Wilayah Pasifik Barat Daya dan Wilayah Samudra Pasifik selama 1943–1944. Pendaratan ini adalah yang kedua bagi Divisi Marinir Pertama Amerika selama perang, setelah pendaratan sebelumnya dalam Pertempuran Guadalcanal. Tujuan dari operasi ini adalah untuk menguasai dua lapangan terbang Jepang di dekat Tanjung Gloucester yang dikawal oleh tentara Divisi ke-17 Jepang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pertempuran Tanjung Gloucester adalah pertempuran di Pasifik di masa Perang Dunia II antara pasukan Jepang dengan Sekutu di pulau Britania Baru, Teritori Nugini, mulai 26 Desember 1943 hingga 16 Januari 1944. Dengan nama sandi Operasi Backhander, pendaratan Amerika merupakan bagian dari Operasi Cartwheel yang lebih luas sebagai strategi utama Sekutu di Wilayah Pasifik Barat Daya dan Wilayah Samudra Pasifik selama 1943–1944. Pendaratan ini adalah yang kedua bagi Divisi Marinir Pertama Amerika selama perang, setelah pendaratan sebelumnya dalam Pertempuran Guadalcanal. Tujuan dari operasi ini adalah untuk menguasai dua lapangan terbang Jepang di dekat Tanjung Gloucester yang dikawal oleh tentara Divisi ke-17 Jepang.