Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pertempuran Rio Salado

Pertempuran Río Salado, adalah pertempuran antara gabungan pasukan Portugal pimpinan Afonso IV dan pasukan Kastilia pimpinan Alfonso XI melawan pasukan Banu Marin pimpinan Abul Hasan Ali serta pasukan Banu Nasri pimpinan Yusuf I.

Wikipedia article
Diperbarui 26 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pertempuran Río Salado (30 Oktober 1340), adalah pertempuran antara gabungan pasukan Portugal pimpinan Afonso IV dan pasukan Kastilia pimpinan Alfonso XI melawan pasukan Banu Marin pimpinan Abul Hasan Ali serta pasukan Banu Nasri pimpinan Yusuf I.

Latar belakang dan pertempuran

Setelah kekalahannya dalam Pertempuran Teba di 1330, sultan Banu Nasri di Granada Muhammad IV meminta pertolongan kepada Abul Hasan dari Banu Marin yang berkuasa di Maroko. Abul Hasan mengirim sepasukan armada dan tentara yang mendarat di Algeciras tahun 1333. Pasukan ini diutus untuk menolong Muhammad merebut Gibraltar dari tangan Kastilia, yang akhirnya berhasil direbut setelah 2 bulan. Mereka kemudian melanjutkan peperangan untuk mengembalikan wilayah-wilayah Granada. Sementara itu di Maroko, Abul Hasan mengumpulkan sepasukan tentara yang besar untuk menyerang Kastilia, dengan tujuan merebut kembali daerah yang direbut orang-orang Kristen dalam abad sebelumnya.

Serangan ini merupakan upaya terakhir dari Banu Marin untuk mendirikan pusat kekuatan di Semenanjung Iberia. Pasukan Banu Marin mengalahkan armada Kristen dalam Pertempuran Gibraltar, mendarat di Iberia dan maju ke Sungai Salado dekat Tarifa. Disini mereka bertemu dengan pasukan Kristen, dan mengalami kekalahan besar, terutama disebabkan oleh bantuan Raja Afonso IV dari Portugis kepada kerajaan Kastilia.

Akibat

Setelah pertempuran ini, tak ada lagi serangan besar-besaran pasukan Islam ke Iberia. Perang dengan Banu Nasri di Granada berlanjut hingga 10 tahun selanjutnya, di mana Alfonso XI hanya merebut sedikit wilayah di bagian barat Granada. Namun yang terpenting, kota Algeciras, pangkalan Banu Marin di Iberia akhirnya direbut oleh Alfonso XI pada tahun 1344 setelah dua tahun pengepungan. Pengepungan Algeciras sendiri dibantu oleh banyak sukarelawan dari seluruh Eropa, dikarenakan publikasi luas dari Alfonso. Sekalipun begitu Gibraltar tidak berhasil direbut oleh Alfonso XI. Perjanjian perdamaian akhirnya dicapai pada 1350.

Referensi

  • MacKay, A. Macmillan. Spain in the Middle Ages. Basingstoke. 1977


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar belakang dan pertempuran
  2. Akibat
  3. Referensi

Artikel Terkait

Alfonso XI dari Kastila

bangsawan; dan gelar terakhir diperoleh karena kemenangannya dalam Pertempuran Rio Salado (1340) melawan pasukan Islam dari Afrika Utara, yang merupakan serangan

Yusuf I dari Granada

memenangkan pertempuran besar di laut pada April 1340, tentara gabungan Mariniyah dan Granada menderita kekalahan besar dalam Pertempuran Río Salado pada 30

Reconquista

periode dalam sejarah Semenanjung Iberia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026