Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Traktat Küçük Kaynarca

Wikipedia article
Diperbarui 24 September 2018

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Traktat Küçük Kaynarca
Perjanjian Küçük Kaynarca
Kesultanan Utsmaniyah (hijau) menyerahkan beberapa wilayah (hijau-merah garis-garis) kepada Kekaisaran Rusia (merah) di front Eropa dan Asia. Selain itu, Kekhanan Krimea (kuning-hijau garis-garis) dimerdekakan, walaupun sebenarnya wilayah ini hanya menjadi negara satelit Rusia yang akhirnya dianeksasi oleh Rusia pada tahun 1783.
JenisPerjanjian perdagangan, perjanjian perdamaian
Ditandatangani21 Juli 1774
LokasiKüçük Kaynarca, Dobruja
Perunding
  • Kekaisaran Rusia Nicholas Repnin
  • Kesultanan Utsmaniyah Ahmed Resmî Efendi
  • Kesultanan Utsmaniyah İbrahim Münib Efendi
Penanda tangan
  • Kekaisaran Rusia Pyotr Rumyantsev
  • Kesultanan Utsmaniyah Muhsinzade Mehmed Pasha
Pihak
  • Kekaisaran Rusia Kekaisaran Rusia
  • Kesultanan Utsmaniyah Kesultanan Utsmaniyah
BahasaBahasa Italia, Bahasa Rusia, Bahasa Turki Utsmaniyah,

Traktat Küçük Kaynarca bahasa Turki: Küçük Kaynarca Antlaşmasıcode: tr is deprecated (juga dieja Kuchuk Kainarjæ) yang disepakati pada tanggal 21 Juli 1774 di Küçük Kaynarca (kini Kaynardzha, Bulgaria) oleh Kekaisaran Rusia dan Kesultanan Utsmaniyah. Perjanjian ini mengakhiri Perang Rusia-Turki setelah kekalahan Utsmaniyah dalam Pertempuran Kozludzha.[1] Rusia diwakili oleh Marsekal Lapangan Rumyantsev, sementara Utsmaniyah diwakilkan oleh Musul Zade Mehmed Pasha.[1] Perjanjian ini sangat mempermalukan Utsmaniyah.

Berdasarkan perjanjian ini, Rusia harus mengembalikan wilayah Wallachia dan Moldavia kepada Utsmaniyah, tetapi sebagai gantinya mereka memperoleh hak untuk melindungi orang-orang Kristen di Utsmaniyah[2] dan melakukan intervensi di kedua wilayah tersebut apabila Utsmaniyah menyalahgunakan kekuasaannya. Sementara itu, Rusia memperoleh wilayah Kabardia di Kaukasus, kedaulatan yang tidak terbatas di pelabuhan Azov, Kerch, dan Enikale, serta sebagian wilayah Yedisan di mulut Sungai Dnieper.[3] Laut Hitam tidak lagi menjadi laut yang didominasi oleh Utsmaniyah. Kapal pedagang Rusia juga diperbolehkan melewati Selat Dardanelles. Selain itu, Kekhanan Krimea menjadi wilayah Muslim pertama yang lepas dari kendali Sultan Utsmaniyah, karena perjanjian ini memaksa mereka mengakui kemerdekaan Tatar Krimea, walaupun Sultan Utsmaniyah sebagai khalifah tetap menjadi pemimpin religius orang-orang Tatar. Kenyataannya, kekhanan ini menjadi negara boneka Rusia hingga wilayah mereka dianeksasi secara resmi oleh Maharani Katarina yang Agung pada tahun 1783.

Catatan kaki

  1. 1 2 Ömer Lütfi Barkan (1985). Ord. Prof. Ömer Lütfi Barkan'a armağan (dalam bahasa Turki). Istanbul University. hlm. 48.
  2. ↑ Hurewitz, J.C. (1975). The Middle East and North Africa in World Politics: A Documentary Record (dalam bahasa Turki). New Haven: Yale University Press.
  3. ↑ Hoiberg, Dale H., ed. (2010). "Abdulhamid I". Encyclopædia Britannica. Vol. I: A-ak Bayes (Edisi 15th). Encyclopædia Britannica Inc. hlm. 22. ISBN 978-1-59339-837-8.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Lain-lain
  • İslâm Ansiklopedisi


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan kaki

Artikel Terkait

Kekhanan Krimea

tahun 1774, Kekhanan Krimea dilepas menjadi negara merdeka setelah Traktat Küçük Kaynarca ditandatangani oleh Rusia dan Turki, walaupun kenyataannya negara

Garis waktu sejarah Rusia

Polandia yang pertama. 1774 21 Juli Perang Rusia-Turki (1768–1774): Traktat Küçük Kaynarca ditandatangani. Sebagian wilayah Yedisan di sebelah timur Sungai

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026