Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPerang Suksesi Bavaria
Artikel Wikipedia

Perang Suksesi Bavaria

Perang Suksesi Bavaria adalah perang yang terjadi pada tahun 1778-1779 yang melibatkan Kekaisaran Austria, Saksonia, Bavaria, dan Prusia. Konflik ini sering dikenal sebagai Perang Kentang karena sepanjang perang tersebut pasukan Prusia dan Austria saling mencuri persediaan kentang lawannya. Perang ini terjadi untuk memelihara keseimbangan kekuasaan di Eropa Tengah yang serupa dengan Perang Suksesi Austria dan Perang Tujuh Tahun yang mendahuluinya.

Wikipedia article
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Perang Suksesi Bavaria
Tanggal1778-1779
LokasiSebagian besar di Böhmen dan Bavaria
Hasil Perjanjian Teschen, sebagian besar daerah yang sebelumnya dikuasai Bavaria dikembalikan.
Pihak terlibat
Monarki Habsburg Austria Prusia Prusia
Saksonia
Bayern Bavaria
Tokoh dan pemimpin
Monarki Habsburg Maria Theresia Prusia Friedrich yang Agung

Perang Suksesi Bavaria adalah perang yang terjadi pada tahun 1778-1779 yang melibatkan Kekaisaran Austria, Saksonia, Bavaria, dan Prusia. Konflik ini sering dikenal sebagai Perang Kentang (bahasa Jerman: Kartoffelkrieg) karena sepanjang perang tersebut pasukan Prusia dan Austria saling mencuri persediaan kentang lawannya. Perang ini terjadi untuk memelihara keseimbangan kekuasaan di Eropa Tengah yang serupa dengan Perang Suksesi Austria dan Perang Tujuh Tahun yang mendahuluinya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Artikel Terkait

Perang Suksesi Austria

perang

Perang Silesia I

bagian dari Perang Suksesi Austria

Braunau am Inn

kota di Austria

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026