Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Perang Saudara Suriah

Perang saudara Suriah adalah sebuah konflik bersenjata berbagai pihak dengan intervensi internasional yang berlangsung di Suriah. Kerusuhan tumbuh sejak protes kebangkitan dunia Arab tahun 2011, dan meningkat ke konflik bersenjata setelah kekerasan atas protes kepada Pemerintah Presiden Bashar al-Assad untuk menekan pengunduran dirinya. Pemicu awalnya dikarenakan milisi pendukung Assad menculik anak-anak yang mengikuti demonstrasi lalu membunuh mayatnya dijalan sehingga memantik kemarahan opposan.

konflik bersenjata di Suriah
Diperbarui 3 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Perang Saudara Suriah
Graphic of a globe with a red analog clock
Artikel ini membahas suatu peristiwa terkini. Informasi pada halaman ini dapat berubah setiap saat seiring dengan perkembangan peristiwa dan laporan berita awal mungkin tidak dapat diandalkan. Pembaruan terakhir untuk artikel ini mungkin tidak mencerminkan informasi terkini. Silakan perbaiki artikel ini atau diskusikan perubahan pada halaman pembicaraan, tetapi harap perhatikan bahwa pembaruan tanpa rujukan yang sah dan tepercaya akan dihapus. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Perang Saudara Suriah
Bagian dari Musim Semi Arab, Musim Dingin Arab, dan konflik kawasan seperti Perang melawan ISIS, konflik Kurdi-Turki, Iran-Israel, serta proxy war antara Iran dan Arab Saudi.

Situasi militer pada 13 Juli 2025
Tanggal15 Maret 2011 – 8 Desember 2024 (Fase Utama, pertempuran sporadis masih berlanjut).
LokasiSuriah (dengan dampak limpahan ke negara-negara tetangga)
Hasil

Sedang Berlangsung namun pertempuran besar berakhir

  • Kemenangan Oposisi Suriah dan Kejatuhan dinasti Assad
  • Bashar al-Assad Mengundurkan Diri dan mendapatkan suaka politik di Rusia
  • Pemerintah Baru menguasai sebagian besar wilayah Suriah dan mendirikan pemerintahan transisi
  • Kehadiran Rusia berlanjut di Tartus dan Jablah namun menyatakan mundur dari Suriah
  • Israel menginvasi zona penyangga di Dataran Tinggi Golan yang dikombinasikan dengan serangan udara di Aleppo dan kota-kota lainnya
  • Perang melawan Israel terus berlangsung dan Pemberontakan Pro-Baathis berlangsung
  • Kurdistan Suriah dan Rojava setuju menjadi bagian Pemerintahan Transisi
Perubahan
wilayah
Pemerintah sementara Suriah menguasai sebagian besar wilayah Suriah dan Upaya Rekonsiliasi berlanjut.
Pihak terlibat

Suriah Republik Arab Suriah  Menyerah

    • Suriah Angkatan Bersenjata Suriah  Menyerah
      • Suriah Angkatan Darat Suriah  Menyerah
  • Loyalis Ba'ath Suriah (dimulai pada 10 Desember 2024)
  • Rusia Rusia
    • Rusia Angkatan Bersenjata Rusia (2015-2024)
  • Iran Iran
    • Iran Korps Garda Revolusi Iran
  • Irak Irak
    • Irak Angkatan Bersenjata Irak (2014-2024)
  • Mantan oposisi Pro-Rekonsiliasi
  • Dukungan:
    • Palestina Tepi Barat (2011-2024)

Republik Arab Suriah

  • Oposisi Suriah Oposisi Suriah (2011-2025)
  • Turki Turki
  • Oposisi Suriah Republik Suriah Sementara
  • Hamas Hamas (Terkadang)
  • Oposisi Pro Baathisme-Irak
  • Oposisi Suriah Tentara Nasional Suriah
  • Turki Angkatan Bersenjata Turki
    • Oposisi Suriah Angkatan Darat Suriah
  • Hai'ah Tahrir asy-Syam
  • Pemerintahan Transisi Suriah (Sejak 8 Desember 2024)
  • Dukungan:
    • Palestina Jalur Gaza (2011-2024)

RojavaRojava

  • Partai Buruh Kurdistan
  • Amerika Serikat Amerika Serikat

Amerika SerikatAmerika Serikat (Wilayah Al-Tanf)

  • Amerika Serikat Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (Al-Tanf)
  • Oposisi Suriah Oposisi Suriah (Al-Tanf)
    • Oposisi Suriah Tentara Pembebasan Suriah

Israel Israel

  • Israel Pasukan Pertahanan Israel
Tokoh dan pemimpin

Suriah Bashar al-Assad  Menyerah

  • Suriah Rabie Banat (Loyalis Assad)
Oposisi Suriah Ahmed al-Sharaa Rojava Hediya Yousef Amerika Serikat Donald Trump Israel Benyamin Netanyahu
Kekuatan

590.000+ Pasukan

  • 4.800 Tank Tempur Utama
  • 4.500 Kendaraan Tempur Infanteri
  • 8.500 APC Pengangkut Personil
  • 2.500 Pesawat Udara dan Helikopter
  • 4.000 Artileri termasuk MLRS

200.000 Pasukan termasuk Turki

  • 600 Unit Tank Tempur Oposisi
  • 1.000 Unit Tank Tempur Turki
  • 500 Tank Tempur Pemerintah Transisi

150.000 Pasukan

  • 100 unit Tank Tempur Utama
2.000-4.000 Pasukan Amerika dan 75.000 Pasukan FSA

22.000-44.000 Pasukan Israel (2 Brigade)

  • 900 Unit Tank Tempur Utama
  • 600 Kendaraan Tempur Infanteri
Korban
75.000 Pasukan Pemerintah termasuk 2.500 Tank hancur 150.000+ Pasukan Anti-pemerintah Assad dan 500+ Tank Oposisi Hancur, 450+ Tank Pemerintah Transisi Hancur 50.000 Pasukan Kurdi tewas dengan 30-40 Tank hancur 30-40 Prajurit Amerika dan beberapa pesawat hancur dan 53.000 Pasukan FSA Tewas 400 Pasukan Israel Tewas
Kematian Warga Sipil: 580.000+

Perang saudara Suriah (bahasa Arab: ٱلْحَرْبُ ٱلْأَهْلِيَّةُ ٱلسُّورِيَّةُcode: ar is deprecated , translit. al-ḥarb ul-ʾahlīyyat us-sūrīyyah) adalah sebuah konflik bersenjata berbagai pihak dengan intervensi internasional[1] yang berlangsung di Suriah. Kerusuhan tumbuh sejak protes kebangkitan dunia Arab tahun 2011, dan meningkat ke konflik bersenjata setelah kekerasan atas protes kepada Pemerintah Presiden Bashar al-Assad untuk menekan pengunduran dirinya.[2] Pemicu awalnya dikarenakan milisi pendukung Assad menculik anak-anak yang mengikuti demonstrasi lalu membunuh mayatnya dijalan sehingga memantik kemarahan opposan.

Perang melibatkan Pasukan Pemerintah Bashar al-Assad, Tentara Pembebasan Suriah , Pasukan Demokratik Suriah, Mujahidin (termasuk Front al-Nusra), dan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS). Kebanyakan pihak menerima dukungan besar dari aktor asing, dan banyak yang mengarahkan untuk melabelinya sebagai perang proksi yang dilancarkan oleh negara-negara besar regional dan dunia.[3][4][5]

Di bawah rezim Assad, Suriah melalui reformasi ekonomi neoliberal yang signifikan. Reformasi ini diperburuk kesenjangan kekayaan, yang dikombinasikan dengan resesi dan beberapa tahun kekeringan yang menyebabkan penyebaran kebangkitan dunia Arab untuk Suriah. Protes cepat menyebar ke daerah-daerah yang didominasi Kurdi di utara Suriah.

Kelompok oposisi Suriah membentuk Tentara Pembebasan Suriah dan menguasai daerah sekitar Aleppo dan bagian selatan Suriah. Seiring waktu, faksi dari Oposisi Suriah pecah dari politik moderat asli untuk mengejar visi Islam untuk Suriah, seperti Front al-Nusra dan Negara Islam Irak dan Syam (ISIL).[6] Di utara, pasukan sebagian besar pemerintah Suriah menarik untuk melawan FSA, yang memungkinkan YPG Kurdi untuk bergerak dan melakukan klaim de facto atas otonomi.[7] Pada tahun 2015, YPG bergabung dengan Arab, Assyria, kelompok Armenia dan Turkmen membentuk Pasukan Demokratik Suriah.[8]

Per Februari 2016 pemerintah menguasai 40% Suriah, ISIL menguasai sekitar 20-40%, kelompok pemberontak Arab (termasuk Front al-Nusra) 20%, dan 15-20% dikuasai Pasukan Demokratik Suriah. Baik Pasukan Demokratik Suriah maupun Tentara Suriah telah membuat keuntungan baru-baru ini terhadap ISIS.

Organisasi internasional telah menuduh pemerintah Suriah, ISIL, dan pasukan oposisi lainnya melakukan pelanggaran HAM berat, dengan beberapa pembantaian terjadi.[9][10][11][12][13] Konflik menyebabkan cukup banyak perpindahan penduduk dimana lebih 4 juta penduduk Suriah mengungsi keluar hingga ke Eropa menyebabkan krisis imigran dan isu internasional di Eropa yang berupaya mencegah kedatangan imigran yang lebih banyak lagi. Pada 1 Februari 2016,[14] sebuah pembicaraan damai Suriah Jenewa yang dimediasi oleh PBB dimulai, tetapi pertempuran terus berlanjut.[15]

Pada tanggal 8 Desember 2024, pasukan pemberontak telah merebut ibu kota, Damaskus. Setelah itu, rezim Ba'ath runtuh, dan al-Assad melarikan diri ke Moskow.[16]

Ringkasan

Asal Mula Konflik

Pada Maret 2011, ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintahan Ba'thisme mengakibatkan protes dalam skala besar dan unjuk rasa yang menyuarakan pro-demokrasi di seluruh Suriah, hal tersebut disebabkan oleh meluasnya dampak dari Arab Spring. [17][18] Banyak kegiatan unjuk rasa ditindak tegas oleh aparat keamanan dengan tindakan keras bahkan mematikan yang diperintahkan oleh Bashar al-Assad sehingga mengakibatkan ribuan kematian dan penahanan, tidak sedikit diantaranya merupakan masyarakat sipil. [17][18] Revolusi Suriah berubah menjadi pemberontakan karena banyak munculnya milisi-milisi perlawanan di seluruh Suriah, bahkan semakin memburuk menjadi perang saudara pada tahun 2012. [19][20][21]

Jumlah Korban Perang Suriah

Jumlah korban resmi perang Suriah bervariasi, dengan estimasi PBB (OHCHR) mencatat setidaknya 306.887 warga sipil tewas antara Maret 2011 hingga Maret 2021. Estimasi lain oleh Komisi Penyelidikan PBB menunjukkan lebih dari 580.000 orang tewas (termasuk kombatan) hingga Mei 2021, dengan jutaan (lebih 6 juta) lainnya mengungsi.[22]

Lihat juga

  • Pengungsi Perang Saudara Suriah di Lebanon

Referensi

  1. ↑ International conflict. "Iran to join, Russia already bombing Opposition's positions". Reuters.com. Reuters. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-11-28. Diakses tanggal 4 Oktober 2015.
  2. ↑ "Syria crackdown has killed 5,000 people, UN says".
  3. ↑ "U.S. Weaponry Is Turning Syria Into Proxy War With Russia". The New York Times. 12 Oktober 2015. Diakses tanggal 14 Oktober 2015.
  4. ↑ "Saudi Arabia and Iran must end their proxy war in Syria". The Gurdian. 15 December 2013. Diakses tanggal 30 November 2015.
  5. ↑ "By arming Syria rebels, US drawn into proxy war". Yahoo News. 15 June 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-09-14. Diakses tanggal 2016-07-28.
  6. ↑ Dettmer, Jamie. "Syria's Rebels: Radicalization and Division". Middle East Institute. Diakses tanggal 9 July 2016.
  7. ↑ Davies, Wyre (27 July 2012). "Crisis in Syria emboldens country's Kurds". BBC News. Diakses tanggal 3 August 2012.
  8. ↑ "Declaration of establishment by Pasukan Demokratik Suriah". Kurdish Question. 15 Oktober 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-02-24. Diakses tanggal 15 October 2015.
  9. ↑ "UN Details Rampant War Crimes By ISIS And Assad's Regime". 27 August 2014. Diakses tanggal 15 October 2014.
  10. ↑ Abdelaziz, Salma. "Syrian rebels blame 'heinous' executions on 'extremists'". CNN. Diakses tanggal 15 October 2014.
  11. ↑ "Syria and Isis committing war crimes, says United Nations". 27 August 2014. Diakses tanggal 15 October 2014.
  12. ↑ "UN human rights probe panel reports continuing 'gross' violations in Syria". United Nations. 24 May 2012. Diakses tanggal 12 September 2013.
  13. ↑ "UN chief warns of Syrian civil war if massacres continue". WN. Diakses tanggal 15 October 2014.
  14. ↑ "U.N. announces start of Syria peace talks as government troops advance". Reuters. 1 February 2016. Diakses tanggal 2 February 2016.
  15. ↑ "Syrian army threatens to encircle Aleppo as talks falter". Reuters. 3 February 2016. Diakses tanggal 4 February 2016.
  16. ↑ "Syria's President Bashar al Assad is in Moscow and has been granted asylum, confirms Russian state media". 8 December 2024.
  17. 1 2 Kassam, Kamal; Becker, Maria (2023-05-16). "Syrians of today, Germans of tomorrow: the effect of initial placement on the political interest of Syrian refugees in Germany". Frontiers in Political Science (dalam bahasa English). 5. doi:10.3389/fpos.2023.1100446. ISSN 2673-3145. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  18. 1 2 "Syria: The story of the conflict". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2014-03-14. Diakses tanggal 2024-12-03.
  19. ↑ Kassam, Kamal; Becker, Maria (2023-05-16). "Syrians of today, Germans of tomorrow: the effect of initial placement on the political interest of Syrian refugees in Germany". Frontiers in Political Science (dalam bahasa English). 5. doi:10.3389/fpos.2023.1100446. ISSN 2673-3145. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  20. ↑ "Syria: The story of the conflict". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2014-03-14. Diakses tanggal 2024-12-03.
  21. ↑ "Mid-East unrest: Syrian protests in Damascus and Aleppo". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2011-03-15. Diakses tanggal 2024-12-03.
  22. ↑ "'What They Left Behind': A Look at the Human Toll of the Syrian War". FRONTLINE | PBS | Official Site | Documentary Series (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-03-03.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX


Suriah

Artikel bertopik Suriah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Ringkasan
  2. Asal Mula Konflik
  3. Jumlah Korban Perang Suriah
  4. Lihat juga
  5. Referensi

Artikel Terkait

Daftar konflik bersenjata yang sedang berlangsung

artikel daftar Wikimedia

Konflik Suriah (2024-sekarang)

Konflik Suriah merujuk pada serangkaian perselisihan kekerasan yang sedang berlangsung di Suriah setelah runtuhnya rezim Assad. Berbagai pihak terlibat

Intervensi Iran dalam Perang Saudara Suriah

berkoordinasi dengan pemerintah Suriah untuk mencegah runtuhnya Tentara Arab Suriah ; sehingga mempolarisasi konflik menurut garis sektarian. Badan keamanan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026