Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Perang Saudara Lituania (1381-84)

Perang Saudara Lituania 1381–1384 adalah perebutan kekuasaan pertama antara Haryapatih Lituania Jogaila dengan sepupunya, Vytautas. Perang ini dimulai setelah Jogaila menandatangani Traktat Dovydiškės dengan Ordo Teutonik yang bersekongkol melawan pamannya, Kęstutis, yang juga merupakan ayah kandung Vytautas. Kęstutis sempat mengambil alih kekuasaan di Keharyapatihan Lituania, tetapi dikhianati oleh para pengikut Jogaila. Selama negosiasi gencatan senjata, Kęstutis dan Vytautas ditangkap dan dipenjarakan di Kastil Kreva. Kęstutis meninggal di tempat tersebut seminggu kemudian, tetapi Vytautas berhasil melarikan diri dan bersekutu dengan Ordo Teutonik. Kemudian mereka bersama-sama menyerang wilayah Lituania. Pada akhirnya Jogaila dan Vytautas berdamai karena Jogaila ingin agar wilayahnya stabil sebelum bernegosiasi dengan Keharyapatihan Moskwa dan Kerajaan Polandia terkait dengan kemungkinan Kristenisasi Lituania. Perang ini tidak menyelesaikan perebutan kekuasaan di antara kedua belah pihak. Perang kembali meletus dari tahun 1389 hingga 1392, yang pada akhirnya diselesaikan oleh Perjanjian Ostrów. Setelah lebih dari sepuluh tahun berperang, Vytautas akhirnya diangkat menjadi Haryapatih Lituania dan menguasai negara tersebut selama tiga puluh delapan tahun.

artikel daftar Wikimedia
Diperbarui 19 Oktober 2017

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Perang Saudara Lituania (1381-84)
Perang Saudara Lituania 1381–1384

Penyebab perang saudara ini: Traktat Dovydiškės
TanggalAgustus 1381 – Juli 1384
LokasiHaryapatih Lituania
Hasil Rekonsiliasi sementara Vytautas dengan Jogaila
Pihak terlibat

Ordo Teutonik

Samogitia
Keharyapatihan Lituania
Tokoh dan pemimpin
Kęstutis
Vytautas
Winrich von Kniprode
Conrad Zöllner von Rothenstein
Jogaila
Skirgaila

Perang Saudara Lituania 1381–1384 adalah perebutan kekuasaan pertama antara Haryapatih Lituania Jogaila dengan sepupunya, Vytautas. Perang ini dimulai setelah Jogaila menandatangani Traktat Dovydiškės dengan Ordo Teutonik yang bersekongkol melawan pamannya, Kęstutis, yang juga merupakan ayah kandung Vytautas. Kęstutis sempat mengambil alih kekuasaan di Keharyapatihan Lituania, tetapi dikhianati oleh para pengikut Jogaila (terutama dari Vilnius). Selama negosiasi gencatan senjata, Kęstutis dan Vytautas ditangkap dan dipenjarakan di Kastil Kreva. Kęstutis meninggal di tempat tersebut seminggu kemudian, tetapi Vytautas berhasil melarikan diri dan bersekutu dengan Ordo Teutonik. Kemudian mereka bersama-sama menyerang wilayah Lituania. Pada akhirnya Jogaila dan Vytautas berdamai karena Jogaila ingin agar wilayahnya stabil sebelum bernegosiasi dengan Keharyapatihan Moskwa dan Kerajaan Polandia terkait dengan kemungkinan Kristenisasi Lituania. Perang ini tidak menyelesaikan perebutan kekuasaan di antara kedua belah pihak. Perang kembali meletus dari tahun 1389 hingga 1392, yang pada akhirnya diselesaikan oleh Perjanjian Ostrów. Setelah lebih dari sepuluh tahun berperang, Vytautas akhirnya diangkat menjadi Haryapatih Lituania dan menguasai negara tersebut selama tiga puluh delapan tahun.

Bacaan lanjut

  • Kiaupa, Zigmantas; Jūratė Kiaupienė; Albinas Kunevičius (2000) [1995]. The History of Lithuania Before 1795 (English ed.). Vilnius: Lithuanian Institute of History. Hlm. 124–126.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Bacaan lanjut

Artikel Terkait

Wikimedia Foundation

organisasi amal asal Amerika Serikat

Pemblokiran Wikimedia di Indonesia

pembatasan domain auth.wikimedia.org di Indonesia

Wikimedia Incubator

situs web yang merupakan bagian dari proyek Yayasan Wikimedia yang diperuntukkan untuk uji coba dari proyek-proyek Wikimedia seperti Wikipedia sebelum versi tersebut dirilis. Proyek ini dulunya berada di "meta wiki".

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026