Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Perang Suksesi Spanyol

Perang Suksesi Spanyol (1701–1714) adalah perang yang meletus antara beberapa kekuatan besar Eropa yang berkaitan dengan ketakutan akan kemungkinan penyatuan antara Spanyol dan Prancis di bawah seorang raja dari Wangsa Bourbon.

konflik besar di Eropa (1700–1714) setelah kematian Karl II
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Perang Suksesi Spanyol
Perang Suksesi Spanyol

Philippe V dari Spanyol dan Adipati Vendôme memimpin serangan Prancis-Spanyol dalam Pertempuran Villaviciosa oleh Jean Alaux (1840).
Tanggal1701–1714
LokasiEropa, Amerika Utara, dan Hindia Barat
Hasil
  • Perjanjian Utrecht (1713)
  • Perjanjian Rastatt (1714)
  • Perjanjian Baden (1714)
  • Philippe diakui sebagai Raja Spanyol, namun melepaskan klaim terhadap takhta Prancis
  • Spanyol dan Britania Raya menandatangani Asiento.
Perubahan
wilayah
  • Spanyol menyerahkan Belanda Spanyol, Kerajaan Napoli, Kadipaten Milan, dan Sardinia kepada Monarki Habsburg; Sisilia kepada Kadipaten Savoy; dan Gibraltar dan Minorka kepada Britania Raya.
  • Bekas taklukan Prancis sebelumnya dijamin, namun Prancis harus mengakui kekuasaan Britania Raya atas Tanah Rupert dan Newfoundland, serta menyerahkan Acadia dan sebagian Saint Kitts kepada Britania Raya.
  • Republik Belanda tetap menguasai banyak benteng di Belanda Selatan dan menganeksasi sebagian Guelder Spanyol.
Pihak terlibat
  • Kekaisaran Romawi Suci Kekaisaran Romawi Suci
  • Kerajaan Britania Raya (sebelum 1707: Kerajaan Inggris)
  • Republik Belanda
  • Spanyol Spanyol yang loyal kepada Karl
  • Kadipaten Savoy
  • Kerajaan Prusia
  • Portugal Kerajaan Portugal
  • Kerajaan Prancis Kerajaan Prancis
  • Spanyol Spanyol yang loyal kepada Philippe
  • Bayern Elektorat Bayern
Tokoh dan pemimpin
  • Kekaisaran Romawi Suci Leopold I
  • Kekaisaran Romawi Suci Joseph I
  • Kekaisaran Romawi Suci Eugene dari Savoy
  • Kekaisaran Romawi Suci Margrave Baden
  • Kekaisaran Romawi Suci Count Starhemberg
  • Kerajaan Britania Raya Anne
  • Kerajaan Britania Raya Adipati Marlborough
  • Kerajaan Britania Raya Marquis de Ruvigny
  • Kerajaan Britania Raya Adm·Flt George Rooke
  • Republik Belanda Anthonie Heinsius
  • Republik Belanda Lord Overkirk
  • Spanyol Karl
  • Spanyol Joan Baptista Basset
  • Spanyol Rafael Casanova
  • Portugal Marquess Minas
  • Kadipaten Savoia Victor Amadeus II
  • Kerajaan Prancis Louis XIV
  • Kerajaan Prancis Adipati Villars
  • Kerajaan Prancis Adipati Berwick
  • Kerajaan Prancis Adipati Vendôme
  • Kerajaan Prancis Adipati Boufflers
  • Kerajaan Prancis Adipati Villeroi
  • Kerajaan Prancis Comte de Tessé
  • Spanyol Philippe V
  • Spanyol Marquis Villadarias
  • Bayern Maximilian II Emanuel
Kekuatan
  • 232.000, tahun 1702[1]
  • Kekaisaran Romawi Suci: 90.000
  • Republik Belanda: 102.000
  • Kerajaan Britania Raya: 40.000
  • Kerajaan Prancis: 255.000[1]
  • Spanyol: 18.000 tahun 1702;[2] lebih dari 100.000, tahun 1713

Perang Suksesi Spanyol (1701–1714) adalah perang yang meletus antara beberapa kekuatan besar Eropa yang berkaitan dengan ketakutan akan kemungkinan penyatuan antara Spanyol dan Prancis di bawah seorang raja dari Wangsa Bourbon.

Meski Spanyol terus mengalami kemunduran pada abad ke-17, negeri tersebut masih punya banyak jajahan, seperti Napoli, Milan, Belanda Spanyol, dan Hindia. Maka dari itu, Britania Raya dan negara lain merasa penyatuan tersebut akan mengubah keseimbangan kekuatan di Eropa. Perang ini meletus antara mereka yang mendukung penyatuan - orang Spanyol yang loyal kepada Philippe V, Prancis, dan Elektorat Bayern - melawan mereka yang menentang penyatuan - Aliansi Agung yang terdiri dari orang Spanyol yang loyal kepada Karl, Kekaisaran Romawi Suci, Britania Raya, Republik Belanda, Kerajaan Portugal, dan Kadipaten Savoy. Perang lebih banyak berkecamuk di Eropa, tetapi di luar Eropa juga terjadi pertempuran, seperti Perang Ratu Anne di Amerika Utara.

Perang yang berlangsung selama lebih dari satu dekade ini diakhiri oleh Perjanjian Utrecht dan Perjanjian Rastatt. Berdasarkan kedua perjanjian tersebut, Philippe V tetap menjadi Raja Spanyol tetapi dihapuskan dari daftar suksesi Prancis, sehingga menghilangkan kemungkinan penyatuan antara kedua kerajaan. Austria memperoleh wilayah Spanyol di Italia dan Belanda. Hegemoni Prancis di Eropa diakhiri dan keseimbangan kekuasaan menjadi bagian dari tatanan internasional.[3] Philippe segera memulihkan ambisi Spanyol; dengan memanfaatkan kekosongan kekuasaan akibat kematian Louis XIV pada tahun 1715, Philippe mengumumkan ia akan mengklaim takhta Prancis jika Louis XV meninggal, sehingga memicu Perang Aliansi Empat pada tahun 1717.[3]

Catatan kaki

  1. 1 2 Lynn, The Wars of Louis XIV: 1667–1714, hal.271.
  2. ↑ Simon Barton, "A History of Spain", hal.136.
  3. 1 2 Wolf, The Emergence of the Great Powers: 1685–1715. hal.92

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai War of the Spanish Succession.
  • Documents about The case of the catalans dating to 1714, at the House of Lords, UK.
  • Journal of the House of Lords: volume 19, 2 August 1715, Further Articles of Impeachment against E. Oxford brought from H.C. Article VI Diarsipkan 2007-09-28 di Wayback Machine.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Israel
Lain-lain
  • Kamus Sejarah Swiss
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan kaki
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Philippe V dari Spanyol

sebagai Charles III oleh Aragon. Perang tersebut tidak hanya terjadi di Eropa, tetapi juga di kolonial Amerika Utara, di mana konflik menjadi dikenal

Daftar kekuatan besar modern

daftar artikel Wikipedia

Carlos III dari Spanyol

Raja Spanyol

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026