Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pemerintahan Dinasti Han

Dinasti Han dari Tiongkok kuno adalah dinasti kekaisaran kedua Cina, setelah Dinasti Qin. Dinasti ini dibagi ke dalam periode Han Barat dan Han Timur, secara singkat terputus oleh Dinasti Xin oleh Wang Mang. Ibu kota Han Barat adalah Chang'an, dan ibu kota Han Timur adalah Luoyang. Kaisar memimpin pemerintahan, menyebarkan seluruh peraturan tertulis, bertindak sebagai panglima tertinggi angkatan perang, dan memimpin sebagai eksekutif pemerintahan. Ia menunjuk semua pejabat pemerintah yang memperoleh gaji sebesar 600 gantang gandum atau lebih dengan bantuan para penasihat yang meninjau setiap calon. Janda permaisuri bisa saja merupakan ibu kandung atau ibu angkat kaisar dan secara praktik lebih dihormati dibandingkan kaisar, karena ia bisa mencabut keputusan kaisar; ia bahkan bisa membentuk sebuah keputusan atas nama kaisar dalam masalah dilema negara atau untuk ketertiban dan kelangsungan dinasti, bahkan jika perlu, dengan dukungan para bangsawan, dia akan memutuskan penggantinya atau pemecatannya. Meskipun tantangan seperti itu diajukan oleh janda permaisuri kepada kaisar selama kaisar masih muda atau tidak mampu. Kekuasaan eksekutif kaisar juga dapat dijalankan oleh pejabat mana pun yang diberi Staf Wewenang olehnya. Kekuasaan ini termasuk hak untuk mengeksekusi penjahat tanpa izin pengadilan kekaisaran.

Wikipedia article
Diperbarui 19 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pemerintahan Dinasti Han

Dinasti Han dari Tiongkok kuno adalah dinasti kekaisaran kedua Cina, setelah Dinasti Qin. Dinasti ini dibagi ke dalam periode Han Barat dan Han Timur, secara singkat terputus oleh Dinasti Xin oleh Wang Mang. Ibu kota Han Barat adalah Chang'an, dan ibu kota Han Timur adalah Luoyang. Kaisar memimpin pemerintahan, menyebarkan seluruh peraturan tertulis, bertindak sebagai panglima tertinggi angkatan perang, dan memimpin sebagai eksekutif pemerintahan. Ia menunjuk semua pejabat pemerintah yang memperoleh gaji sebesar 600 gantang gandum atau lebih dengan bantuan para penasihat yang meninjau setiap calon. Janda permaisuri bisa saja merupakan ibu kandung atau ibu angkat kaisar dan secara praktik lebih dihormati dibandingkan kaisar, karena ia bisa mencabut keputusan kaisar; ia bahkan bisa membentuk sebuah keputusan atas nama kaisar dalam masalah dilema negara atau untuk ketertiban dan kelangsungan dinasti, bahkan jika perlu, dengan dukungan para bangsawan, dia akan memutuskan penggantinya atau pemecatannya. Meskipun tantangan seperti itu diajukan oleh janda permaisuri kepada kaisar selama kaisar masih muda atau tidak mampu. Kekuasaan eksekutif kaisar juga dapat dijalankan oleh pejabat mana pun yang diberi Staf Wewenang olehnya. Kekuasaan ini termasuk hak untuk mengeksekusi penjahat tanpa izin pengadilan kekaisaran.

Bagikan artikel ini

Share:

Artikel Terkait

Dinasti Han

dinasti kekaisaran di Tiongkok dari 202 SM hingga 2020 M

Dinasti Qing

dinasti pimpinan Manchu di Tiongkok (1644–1912)

Dinasti Qin

dinasti yang berkuasa di Tiongkok pada 221 hingga 206 SM

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026