Dinasti Han dari Tiongkok kuno adalah dinasti kekaisaran kedua Cina, setelah Dinasti Qin. Dinasti ini dibagi ke dalam periode Han Barat dan Han Timur, secara singkat terputus oleh Dinasti Xin oleh Wang Mang. Ibu kota Han Barat adalah Chang'an, dan ibu kota Han Timur adalah Luoyang. Kaisar memimpin pemerintahan, menyebarkan seluruh peraturan tertulis, bertindak sebagai panglima tertinggi angkatan perang, dan memimpin sebagai eksekutif pemerintahan. Ia menunjuk semua pejabat pemerintah yang memperoleh gaji sebesar 600 gantang gandum atau lebih dengan bantuan para penasihat yang meninjau setiap calon. Janda permaisuri bisa saja merupakan ibu kandung atau ibu angkat kaisar dan secara praktik lebih dihormati dibandingkan kaisar, karena ia bisa mencabut keputusan kaisar; ia bahkan bisa membentuk sebuah keputusan atas nama kaisar dalam masalah dilema negara atau untuk ketertiban dan kelangsungan dinasti, bahkan jika perlu, dengan dukungan para bangsawan, dia akan memutuskan penggantinya atau pemecatannya. Meskipun tantangan seperti itu diajukan oleh janda permaisuri kepada kaisar selama kaisar masih muda atau tidak mampu. Kekuasaan eksekutif kaisar juga dapat dijalankan oleh pejabat mana pun yang diberi Staf Wewenang olehnya. Kekuasaan ini termasuk hak untuk mengeksekusi penjahat tanpa izin pengadilan kekaisaran.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Dinasti Han dari Tiongkok kuno adalah dinasti kekaisaran kedua Cina, setelah Dinasti Qin. Dinasti ini dibagi ke dalam periode Han Barat dan Han Timur, secara singkat terputus oleh Dinasti Xin oleh Wang Mang. Ibu kota Han Barat adalah Chang'an, dan ibu kota Han Timur adalah Luoyang. Kaisar memimpin pemerintahan, menyebarkan seluruh peraturan tertulis, bertindak sebagai panglima tertinggi angkatan perang, dan memimpin sebagai eksekutif pemerintahan. Ia menunjuk semua pejabat pemerintah yang memperoleh gaji sebesar 600 gantang gandum atau lebih dengan bantuan para penasihat yang meninjau setiap calon. Janda permaisuri bisa saja merupakan ibu kandung atau ibu angkat kaisar dan secara praktik lebih dihormati dibandingkan kaisar, karena ia bisa mencabut keputusan kaisar; ia bahkan bisa membentuk sebuah keputusan atas nama kaisar dalam masalah dilema negara atau untuk ketertiban dan kelangsungan dinasti, bahkan jika perlu, dengan dukungan para bangsawan, dia akan memutuskan penggantinya atau pemecatannya. Meskipun tantangan seperti itu diajukan oleh janda permaisuri kepada kaisar selama kaisar masih muda atau tidak mampu. Kekuasaan eksekutif kaisar juga dapat dijalankan oleh pejabat mana pun yang diberi Staf Wewenang olehnya. Kekuasaan ini termasuk hak untuk mengeksekusi penjahat tanpa izin pengadilan kekaisaran.