Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiMalayisasi
Artikel Wikipedia

Malayisasi

Malayisasi adalah proses ketika orang-orang dari berbagai latar budaya dan etnis di Asia Tenggara Maritim mengadopsi identitas budaya Islam dan Melayu. Proses ini awalnya terjadi di semenanjung Melayu, Sumatra, dan Kalimantan zaman pra-modern dan cenderung didorong oleh penyebaran Islam sekaligus pendirian kesultanan dan pos dagang Melayu di seluruh nusantara. Etnis Melayu dikenal sebagai masyarakat pedagang pesisir dengan identitas budaya yang beragam. Identitas umum yang mengikat masyarakat Melayu adalah bahasa Melayu, Islam, dan budayanya. Identitas sosio-kultural Melayu Muslim ini, yang mendominasi sampai zaman modern, terbentuk selama konsolidasi Kesultanan Melaka sebagai kekuatan regional pada abad ke-15. Malayisasi juga dipandang sebagai proses "pengajaran", terutama terhadap masyarakat suku non-Muslim Batak, Orang Asli, dan Dayak.

Wikipedia article
Diperbarui 12 Juni 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Malayisasi
Triwarna Melayu Semenanjung Malaka

Malayisasi (bahasa Melayu: Pemelayuancode: ms is deprecated [1] atau Melayuisasi[2] atau lazimnya Masuk Melayu[3][4][5][6][7][8]) adalah proses ketika orang-orang dari berbagai latar budaya dan etnis di Asia Tenggara Maritim mengadopsi identitas budaya Islam dan Melayu. Proses ini awalnya terjadi di semenanjung Melayu, Sumatra, dan Kalimantan zaman pra-modern dan cenderung didorong oleh penyebaran Islam sekaligus pendirian kesultanan dan pos dagang Melayu di seluruh nusantara. Etnis Melayu dikenal sebagai masyarakat pedagang pesisir dengan identitas budaya yang beragam.[9][10][11] Identitas umum yang mengikat masyarakat Melayu adalah bahasa Melayu, Islam, dan budayanya. Identitas sosio-kultural Melayu Muslim ini, yang mendominasi sampai zaman modern, terbentuk selama konsolidasi Kesultanan Melaka sebagai kekuatan regional pada abad ke-15. Malayisasi juga dipandang sebagai proses "pengajaran", terutama terhadap masyarakat suku non-Muslim Batak, Orang Asli, dan Dayak.[12]

Referensi

  1. ↑ Nik Hassan Shuhaimi, p. 71
  2. ↑ Mohamed Anwar, p. 34
  3. ↑ Benjamin, p. 306
  4. ↑ Ooi, p. 195
  5. ↑ Milner, p. 200
  6. ↑ Kipp, p. 29
  7. ↑ Andaya, Barbara W, p. 55
  8. ↑ Barnard, p. 243
  9. ↑ Barnard, p. 7, 32, 33 & 43
  10. ↑ Milner, p. 131
  11. ↑ Benjamin, p. 458
  12. ↑ Milner, p. 232

Daftar pustaka

  • Andaya, Barbara W. (1984). A History of Malaysia. London: Palgrave Macmillan. ISBN 0-333-27672-8,0-333-27672-8. ;
  • Andaya, Leonard Y. (2008). Leaves of the Same Tree: Trade and Ethnicity in the Straits of Melaka. New York: University of Hawaii press. ISBN 978-082-4-83189-9.
  • Barnard, Timothy P. (2004). Contesting Malayness: Malay identity across boundaries. Singapore: Singapore University press. ISBN 9971-69-279-1.
  • Barrington, Lowell (2006). After Independence: Making and Protecting the Nation in Postcolonial and Postcommunist States. University of Michigan Press. ISBN 978-0-472-06898-2.
  • Benjamin, Geoffrey (2002). Tribal Communities in the Malay World: Historical, Cultural and Social Perspectives. Institute of Southeast Asian Studies. ISBN 978-981-230-166-6.
  • Cheah, Boon Kheng (2002). Malaysia: the Making of a Nation. Institute of Southeast Asian Studies. ISBN 978-9-8123-0154-3.
  • Crouch, Harold A. (1996). Government and Society in Malaysia. New York: Cornell University. ISBN 0-8014-3218-9.
  • Esposito, John L. (1999). The Oxford History of Islam. New York: Oxford University Press. ISBN 978-0-1951-0799-9.
  • Freedman, Amy L. (2000). Political Participation and Ethnic Minorities: Chinese Overseas in Malaysia, Indonesia, and the United States. Routledge. ISBN 978-0-415-92446-7.
  • He, Baogang (2007). Federalism in Asia. Edward Elgar Publication. ISBN 978-1-84720-140-9.
  • Joseph, Suad (2006). Economics, Education, Mobility And Space (Encyclopedia of women & Islamic cultures). Brill Academic Publishers. ISBN 978-90-04-12820-0.
  • Kipp, Rita Smith (1996). Dissociated Identities: Ethnicity, Religion, and Class in an Indonesian Society. University of Michigan Press. ISBN 978-04-72-08402-9.
  • Lian, Kwen Fee (2001). "The construction of Malay identity across nations Malaysia, Singapore, and Indonesia". Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde 157. 4 Pemeliharaan CS1: Postscript (link)
  • Marshall Cavendish (2007). World and Its Peoples: Eastern and Southern Asia. Marshall Cavendish. ISBN 978-076-1476-31-3.
  • Milner, Anthony (2010). The Malays (The Peoples of South-East Asia and the Pacific). Wiley-Blackwell. ISBN 978-1-4443-3903-1.
  • Mohamed Anwar Omar Din (2011). "Asal Usul Orang Melayu: Menulis Semula Sejarahnya (The Malay Origin: Rewrite Its History)". Jurnal Melayu, Universiti Kebangsaan Malaysia. Diakses tanggal 2012-06-04.
  • Mohd Fauzi, Yaacob (2009). Malaysia: Transformasi dan perubahan sosial. Kuala Lumpur: Arah Pendidikan Sdn Bhd. ISBN 978-967-3-23132-4.
  • Nik Hassan Shuhaimi, Nik Abdul Rahman (1998). Sejarah dan Proses Pemantapan Negara Bangsa: Prosiding Kongres Sejarah Malaysia Kedua (Volume 1). Kuala Lumpur: Persatuan Sejarah Malaysia. ISBN 978-983-2-14000-9.
  • Ooi, Keat Gin (2009). Historical Dictionary of Malaysia. Scarecrow Press. ISBN 978-081-0-85955-5.
  • Phang, Fatin Aliah (2011-12-18). "'Changing religion, not ethnicity'". New Straits Times. Diakses tanggal 2012-05-31.
  • Reid, Anthony (1993). Southeast Asia in the Early Modern Era: Trade, Power, and Belief. Cornell University Press. ISBN 978-0-8014-8093-5.
  • Sneddon, James N. (2003). The Indonesian language: its history and role in modern society. University of New South Wales Press. ISBN 0-86840-598-1.
  • Tirtosudarmo, Riwanto (2005). "The Orang Melayu and Orang Jawa in the 'Lands Below the Winds". Centre for research on inequality, human security and ethnicity. Diakses tanggal 2010-06-21.
  • Wang, Gungwu (2005). Nation Building: Five Southeast Asian Histories. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies. ISBN 978-981-230-320-2.
  • Yeoh, Kim Wah (1973). Political Development of Singapore, 1945-1955. Singapore: Singapore University Press. ISBN 0-8214-0486-5.
  • l
  • b
  • s
Asimilasi budaya
  • Afrikanisasi
  • Albanisasi
  • Amerikanisasi
  • Anglifikasi
  • Arabisasi
  • Araukanisasi
  • Batavianisasi
  • Belarusisasi
  • Bulgarisasi
  • Castilianisasi
  • Kristenisasi
  • Kroasisasi
  • Cekisasi
  • Desinisisasi
  • Estonianisasi
  • Eropanisasi
  • Fennisisasi
  • Fransisasi
  • Gaelisisasi
  • Globalisasi
  • Helenisasi
  • Hispanisisasi
  • Indo-Aryanisasi
  • Jermanisasi
  • Indonesianisasi
  • Islamisasi
  • Italianisasi
  • Japanisasi
  • Jawanisasi
  • Judaisasi
  • Kurdifikasi
  • Lituanisasi
  • Magyarisasi
  • Malayisasi
  • Pashtunisasi
  • Persianisasi
  • Polonisasi
  • Romanianisasi
  • Romanisasi
  • Rusifikasi
  • Sanskritisasi
  • Serbianisasi
  • Sinhalisasi
  • Sinifikasi(Tibet)
  • Slavisisasi
  • Slowakisasi
  • Sovietisasi
  • Swahilisasi
  • Surianisasi
  • Taiwanisasi
  • Tamilisasi
  • Thaifikasi
  • Turkifikasi
  • Turkmenisasi
  • Ukrainisasi
  • Uzbekisasi
  • Westernisasi

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Suku Melayu

kelompok etnik yang berasal dari Sumatera bagian timur

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026