Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pembubaran Antillen Belanda

Antillen Belanda adalah negara otonom Karibia yang berada di dalam Kerajaan Belanda. Negara ini dibubarkan pada tanggal 10 Oktober 2010.

gambaran umum tentang pembubaran Antilles Belanda
Diperbarui 11 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pembubaran Antillen Belanda
Pembubaran Antillen Belanda
Antillen Belanda sebelum pembubarannya secara penuh pada tahun 2010
Tanggal1 Januari 1986 (Aruba),
10 Oktober 2010
LokasiAntillen Belanda
Peserta
  • Pemerintahan wilayah kepulauan Antillen Belanda
  • Pemerintah Antillen Belanda
  • Pemerintah Belanda
HasilPemisahan Aruba pada tahun 1986 (Status aparte), pembubaran total pada tahun 2010
Peta Kerajaan Belanda. Belanda dan kepulauan di Karibia memiliki skala yang sama.

Antillen Belanda adalah negara otonom Karibia yang berada di dalam Kerajaan Belanda. Negara ini dibubarkan pada tanggal 10 Oktober 2010.[1][2]

Setelah pembubaran, "pulau-pulau BES" di Karibia Belanda—Bonaire, Sint Eustatius, dan Saba—menjadi Belanda Karibia, "kotamadya khusus" dari Belanda—struktur yang hanya ada di Karibia. Sementara itu, Curaçao dan Sint Maarten menjadi negara konstituen dalam Kerajaan Belanda, status yang sama seperti yang diperoleh Aruba sebelumnya, ketika dipisahkan dari Antillen Belanda pada 1 Januari 1986.

Sejarah

Gagasan Antilles Belanda sebagai negara tidak pernah memiliki dukungan dari semua pulau-pulau yang membentuknya dan hubungan politik antar pulau juga sering tegang. Setelah perjuangan panjang, Aruba memisahkan diri dari Antilles Belanda pada tahun 1986 dan membentuk negara sendiri sebagai bagian dari Kerajaan Belanda. Keinginan untuk memisahkan diri juga kuat di Sint Maarten. Pada tahun 2004, komisi pemerintah Antilles Belanda dan Belanda melaporkan status masa depan untuk Antilles Belanda. Komisi ini menyarankan revisi pada Piagam Kerajaan Belanda guna mempertiadakan Antilles Belanda.

Referendum

Dari tahun 2000 sampai 2005 referendum diadakan pada semua pulau yang membentuk Antilles Belanda untuk menentukan masa depan kepulauan ini.

Sint Maarten

Pada tanggal 14 Oktober 1994, 59,6% penduduk Sint Maarten memilih untuk tetap menjadi bagian dari Antilles Belanda. Pada referendum kedua yang diadakan pada tanggal 22 Juni 2000, 68,9% pemilih memilih untuk menjadi sebuah negara yang menjadi bagian dari Kerajaan Belanda; status aparte seperti yang dimiliki Aruba sekarang.[3]

Referendum tentang status Sint Maarten, 14 Oktober 1994
Pilihan Total suara Persentase
Pilihan A: Sint Maarten tetap menjadi bagian dari Antillen Belanda 4.697 59.6%
Pilihan B: Sint Maarten menjadi negara yang memerintah sendiri sebagai bagian dari Kerajaan Belanda 2.606 33,1%
Pilihan C: Sint Maarten menggabungkan diri ke Belanda 72 0,9%
Pilihan D: Sint Maarten menjadi negara independen 493 6,2%
Suara sah 7.868 99,8%
Suara tidak sah atau kosong ? 0,2%
Sumber: countrysintmaarten.org
Referendum tentang status Sint Maarten, 22 Juni 2000
Pilihan Total suara Persentase
Pilihan A: Sint Maarten tetap menjadi bagian dari Antillen Belanda 332 3,7%
Pilihan B: Sint Maarten menjadi negara yang memerintah sendiri sebagai bagian dari Kerajaan Belanda 6.212 69,9%
Pilihan C: Sint Maarten menggabungkan diri ke Belanda 1.050 11,6%
Pilihan D: Sint Maarten menjadi negara independen 1.282 14,2%
Suara sah 8.876 99,4%
Suara tidak sah atau kosong ? 0,6%
Sumber: countrysintmaarten.org

Bonaire

Pada tanggal 10 September 2004, Bonaire memilih untuk hubungan yang lebih dekat dengan Belanda. Pilihan ini mendapatkan 59,0% suara, sedangkan status aparte mendapatkan 24,1%. Tetap menjadi bagian dari Antilles Belanda mendapatkan 15,9% suara; independen hanya mendapatkan kurang dari satu persen suara.[4]

Referendum tentang status Bonaire, 10 September 2004
Pilihan Total suara Persentase
Pilihan A: Tetap menjadi bagian dari Antillen Belanda 853 15,94%
Pilihan B: Hubungan konstitusi langsung dengan Belanda 3.182 59,45%
Pilihan C: Menjadi negara yang memerintah sendiri sebagai bagian dari Kerajaan Belanda 1.290 24,10%
Pilihan D: Independen 27 0.50%
Suara sah 5352 98,06%
Suara tidak sah atau kosong 106 1,94%
Total 5.458 100,00%
Jumlah pemilih 57,24%
Sumber:

Saba

Pada tanggal 5 November 2004, 86,05% penduduk di Saba juga memilih hubungan yang lebih dekat dengan Belanda sedangkan pilihan tetap menjadi bagian dari Antilles Belanda mendapatkan 13,18% suara. Pilihan independen hanya mendapatkan kurang dari satu persen suara.[5]

Referendum tentang status Saba, 5 November 2004
Pilihan Total suara Persentase
Pilihan A: Hubungan konstitusi langsung dengan Belanda 555 86,05%
Pilihan B: Tetap menjadi bagian dari Antillen Belanda 85 13,18%
Pilihan C: Independen 5 0,78%
Suara sah 645 96,85%
Suara tidak sah atau kosong 21 3,15%
Total 666 100,00%
Jumlah pemilih 77,80%
Sumber: sabatourism.com

Curaçao

Setelah memilih pada tahun 1993 untuk merestrukturisasi Antilles Belanda, 68% penduduk Curaçao memilih untuk status aparte dalam referendum yang diadakan pada tanggal 8 April 2005. Hubungan yang lebih dekat dengan Belanda memperoleh 23% sedangkan independen hanya memperoleh 5% suara.[6]

Referendum tentang status Curaçao, 1993
Pilihan Total suara Persentase
Pilihan A: Merestrukturisasi Antillen Belanda 48,587 73.56%
Pilihan B: Menjadi negara yang memerintah sendiri sebagai bagian dari Kerajaan Belanda 11.841 17,93%
Pilihan C: Menjadi bagian langsung dari Belanda 5.299 8,02%
Pilihan D: Independen 325 0,49%
Suara sah 66.052 ?
Suara tidak sah atau kosong ? ?
Total ? 100.00%
Jumlah pemilih ?
Sumber:
Referendum tentang status Curaçao, 8 April 2005
Pilihan Total suara Persentase
Pilihan A: Menjadi negara yang memerintah sendiri sebagai bagian dari Kerajaan Belanda 42.425 67,83%
Pilihan B: Independen 3.014 4,82%
Pilihan C: Tetap menjadi bagian dari Antillen Belanda 2.342 3,74%
Pilihan D: Menjadi bagian langsung dari Belanda 14.769 23,61%
Suara sah 62.550 99,25%
Suara tidak sah atau kosong 474 0,75%
Total 63.024 100,00%
Jumlah pemilih 55,04%
Sumber:

Pada tanggal 15 Mei 2009, referendum yang lain diadakan di Curaçao tentang apakah untuk menyetujui persetujuan bahwa Curaçao akan menjadi negara otonom sebagai bagian dari Kerajaan Belanda atau tidak. 52% pemilih menyetujui persetujuan tersebut.[7][8][9][10]

Referendum tentang status Curaçao , 2009
Pertanyaan: "Saya menyetujui hasil Perjanjian Meja Bundar untuk menjadikan Curaçao wilayah otonom dalam Kerajaan Belanda"
Pilihan Total suara Persentase
Menyetujui 41.398 51,90%
Tidak menyetujui 38.363 48,10%
Total 79.761 100,00%
Jumlah pemilih 67%
Sumber: Het Parool

Sint Eustatius

Juga pada tanggal 8 April 2005, 76% pemilih di Sint Eustatius memilih untuk tetap menjadi bagian dari Antilles Belanda. 20% memilih untuk hubungan yang lebih dekat dengan Belanda dan kurang dari satu persen memilih independen.

Referendum tentang status Sint Eustatius, 8 April 2005
Pilihan Total suara Persentase
Pilihan A: Tetap menjadi bagian dari Antillen Belanda 605 76,6%
Pilihan B: Hubungan konstitusional langsung dengan Belanda 163 20,6%
Pilihan C: Menjadi negara yang memerintah sendiri sebagai bagian dari Kerajaan Belanda 17 2,2%
Pilihan D: Independen 5 0,6%
Suara sah 790 ?
Suara tidak sah atau kosong ? ?
Total ? 100,00%
Jumlah pemilih 56,0%
Sumber:

Referensi

  1. ↑ Officielebekendmakingen.nl – Besluit van 23 September 2010 tot vaststelling van het tijdstip van inwerkingtreding van de artikelen I en II van de Rijkswet wijziging Statuut in verband met de opheffing van de Nederlandse Antillen
  2. ↑ "Netherlands Antilles to cease to exist as a country". NRC. Amsterdam. 1 October 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 2 October 2009. Diakses tanggal 2010-10-10.
  3. ↑ Cahoon, Benjamin M. "Islands of the Netherlands Antilles: Sint Maarten". World Statesmen. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-02-20. Diakses tanggal 2007-02-02.
  4. ↑ Kley, Brigitte. "Results Referendum". Bonaire Talk. Diakses tanggal 2007-02-02.
  5. ↑ Saba Tourist Bureau. "Referendum on the Constitutional Future of Saba 2004". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-12-30. Diakses tanggal 2007-02-02.
  6. ↑ van den Berg, Stephanie (2005-04-11). "Curacao votes for more autonomy". Caribbean Net News. Diakses tanggal 2007-02-02.
  7. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-08-25. Diakses tanggal 2010-03-17.
  8. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-05-14. Diakses tanggal 2010-03-17.
  9. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-11-23. Diakses tanggal 2010-03-17.
  10. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-05-18. Diakses tanggal 2010-03-17.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Referendum
  3. Sint Maarten
  4. Bonaire
  5. Saba
  6. Curaçao
  7. Sint Eustatius
  8. Referensi

Artikel Terkait

Belanda

negara konstituen Kerajaan Belanda & negara di Eropa Barat Laut

Suriname (Kerajaan Belanda)

Bagian Dari Kerajaan Belanda

Sint Eustatius

pulau di Belanda

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026