Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
PERNYATAAN SIKAP MASYARAKAT ADAT RAKYAT PENUNGGU
Category: Berita KPRI
Created on Monday, 31 October 2011 09:48
Kami atas nama Masyarakat Adat Rakyat Penunggu yang tergabung dibawah panji-panji Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia dan Anggota Aliansi Masyarakat Adat Nusantara dengan ini Menyatakan Sikap Kepada Bapak Gubernur Propinsi Sumatera Utara agar:
Pemerintah Daerah Sumatera Utara harus melaksanakan kebijakan kebijakan yang pernah di keluarkan untuk penyelesaian kasus Masyarakat Adat Rakyat Penunggu diantaranya:
Surat dari Gubernur Sumatera Utara , EWP Tambunan dengan nomor, 14233/3 pada tanggal 24 Mei 1980, perihal; Usaha Penyelesaian BPRPI yang ditujukan kepada Bupati Langkat dan Bupati Deli Serdang. Dalam surat ini juga menegaskan supaya kepala Daerah (Bupati Langkat dan Bupati Deli Serdang) berusaha menyelesaikan masalah BPRPI dan di tangani sunguh – sungguh.
Surat Bupati Deli Serdang , Teteng Ginting nomor.10675/3 pada tanggal 4 Agustus 1980 , prihal pendaftaran petani yang dikategorikan sebagai Rakyat Penunggu, ditujukan kepada 10 Camat di kecamatan Deli Serdang.
Surat Camat Percut Sei Tuan, /294/3.- pada tanggal 14 Agustus 1980, prihal; pendaftaran petani yang dikategorikan sebagai Rakyat Penunggu, yang ditujukan kepada Kepala Desa sekecamatan Percut Sei Tuan.
Surat Asisten Bidang Pertanahan , atas nama Gubernur TK I Sumatera Utara Tengku Putra Aziz no;593.7/ii889 tanggal 30 April 1982 Penyelesaian Tanah Jaluran BPRPI di tujukan kepada Bupati Langkat dan Deli Serdang, isi surat tersebut menyatakan: ( Khusus Bupati Langkat untuk realisasikan penyediaan lahan 1000 hektar tanah untuk BPRPI) , dan masalah BPRPI ini harus ditangani sungguh-sungguh , karena itu kami minta penyelesaian yang tuntas dan segera, demikian disampaikan untuk dapat penyelesaian.
Mendesak Gubernur untuk membuat Perda atau Surat Keputusan Khusus Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat Rakyat Penunggu.
Pemerintah Pusat harus membentuk tim khusus yang melibatkan masyarakat adat untuk mencari tanah yang pernah didistribusikan oleh Pemerintah kepada masyarakat BPRPI sebanyak + 9.085 Ha yang terletak di dua Kabupaten Langkat dan Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara, yang sampai saat ini sejengkalpun tidak diterima oleh Masyarakat Adat BPRPI.
Pemerintah Daerah Sumatera Utara wajib melindungi tanah tanah adat yang telah dikelola secara mandiri oleh masyarakat adat BPRPI yang merupakan contoh nyata keberhasilan dalam mewujudkan ketahanan pangan seperti yang menjadi salah satu prioritas program pemerintah.
Pemerintah Daerah Sumatera Utara harus mengusut dan memeriksa tanah tanah yang di perjual belikan oleh pihak PTPN II ( Ex. PTPN IX )
Pemerintah harus mencabut HGU PTPN II ( Ex. PTPN IX ) di atas tanah adat BPRPI
Laksanakan Deklarasi PBB
Laksanakan Mou BPN RI dengan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN)
Pemerintah Daerah Sumatera Utara harus menghormati konsep FPIC , yaitu siapapun yang memasuki wilayah adat harus menghormati hak-hak masyarakat adat. Dan masyarakat adat berhak menyatakan setuju atau tidak tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun.
Meminta Kapolda Sumatera Utara untuk menangkap para ADM – ADM PTPN 2 yang suka mengadu domba Masyarakat Adat dengan Karyawan PTPN 2 dan Aparat keamanan.
Demikianlah pernyataan sikap ini kami perbuat kesepakatan bersama dengan seluruh kampong Rakyat Penunggu.
Hormat kami yang membuat pernyataan:
AMAN SUMUT BPRPI SUMUT BPA SUMUT PERAPI SUMUT
Diikuti Oleh Seluruh Masyarakat Adat Rakyat Penunggu dari :
1. Kampong Secanggang
2. Kampong Selemak
3. Kampong Durian
4. Kampong Pertumbukan
5. Kampong Kwala Begumit
6. Kampong Pantai Gemi
7. Kampong Tanjung Mulia
8. Kampong Menteng
9. Kampong Denai Kramat Indah
10. Kampong Terjun Andan Sari
11. Kampong Tanjung Gusta
12. Kampong Klambir Lima Kampong
13. Kampong Sei Jernih
14. Kampong Percut Pasar Iiiseintis
15. Kampong Tandukan Raga
16. Kampong Tanjung Morawa A/ Dalu X A
17. Kampong Sempali
18. Kampong Sigara-Gara Pasar Ii
19. Kampong Klambir
20. Kampong Patumbak Pasar Iv
21. Kampong Tumpatan Nibung
22. Kampong Sei Limbat
23. Kampong Stabat Baru
24. Kampong Arah Condong
25. Kampong Teluk Dusun Melayu
26. Kampong Paya Kangkung
27. Kampong Cinta Raja
28. Kampong Cengkeh Turi
29. Kampong Mabar
30. Kampong Tanah Enam Ratus
31. Kampong Medan Area
32. Kampung Baru
33. Kampong Binjai Amplas
34. Kampong Marendal 1
35. Kampong Rengas Pulau
36. Kampong Indra Kasih
37. Kampong Sialang Muda Rusip
38. Kampong Bandar Klippa
39. Kampong Bandar Khalipa
40. Kampong Bandar Setia
41. Kampong Klumpang Kampung
42. Kampong Desa Lama
43. Kampong Selemak
44. Kampong Paloh Sibaji Dusun I
45. Kampong Tanjung Morawa B
46. Kampong Dagang Krawang
47. Kampong Desa Baru
48. Kampong Tungkusan Bandar Labuhan
49. Kampong Bintang Meriah
50. Kampong Batang Kuis Pekan
51. Kampong Desa Masjid
52. Kampong Lau Dendang
53. Kampong Tembung
54. Kampong Tambak Bayan
55. Kampong Bulu Cina
56. Kampong Klambir
57. Kampong Nangka
58. Kampong Hinai Kiri
59. Kampong Sugiharjo
60. Kampong Desa Mancang Dusun Batu Gajah
61. Kampong Desa Mancang Dusun Sei Sebenang