Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Untuk portal wayang sebagaimana yang anda ajukan, saya sangat mendukung. Bukankah wayang Indonesia sudah diakui PBB sebagai salah satu warisan budaya dunia? Tentunya kita sebagai orang Indonesia harus ikut serta melestarikannya, misalnya dengan cara memperkenalkan dan mempopulerkannya melalui dunia maya.
Mengenai gambar wayang, untuk saat ini saya baru punya Baladewa, itu pun hasil lukisan saya sendiri dari bahan kertas karton. Jika Bung Adiputra berminat, silakan kirim alamat e-mail pada saya. Salam hormat (Antapurwa 02:45, 13 Mei 2008 (UTC)).
Made, kamu tahu gak, kain yg dipake arca ini apa namanya ya?
Ya, silakan pindahkan --BlackKnight (kirim pesan) 05:49, 24 Mei 2008 (UTC)
bahasa sansekerta dari healer tuh apa ya?
Oh gitu, hahaha ok. Kalau bisa logonya dalam format SVG, pakai inkscape/corel draw, ada softwarenya gak? --BlackKnight(kirim pesan) 15:58, 1 Juni 2008 (UTC)
Mungkin maksudnya dibikin halaman peralihan kali ya? Tentang sarutobi, sepertinya Sarutobi saja cukup, tapi di bagian intro diberi tambahan Sarutobi atau hokage ke-3 bla bla bla.. Yah seperti itu lah. Mau menambahkan? Off dulu ah, mata sepet...--BlackKnight(kirim pesan) 16:17, 1 Juni 2008 (UTC)
Salam, Bung Adiputra!
Saya sudah melihat portal wayang anda. Bagus sekali. Menunya baru tiga, yaitu Halaman Utama, Mahabharata, dan Ramayana. Saya setuju pada usulan Bung Meursault tentang penekanan pada Wayang Nusantara. Bagaimana kalau tema tersebut dijadikan menu keempat?
Seperti yang pernah saya ceritakan sebelumnya, kisah wayang di Jawa mungkin hanya 10-20% saja yang bersumber dari India. Sedangkan sisanya adalah hasil kireativitas para pujangga dan dalang. Itu baru Jawa. Bagaimana dengan pulau-pulau lainnya yang juga tidak sepi seniman?
Sebagai sumbangan saya untuk portal wayang yang baru diluncurkan ini, saya kirimkan ke e-mail Bung Adiputra berupa foto Baladewa hasil lukisan sendiri. Kalau memang memenuhi syarat, saya merasa terhormat bila dipajang di Wikipedia.
Saya masih punya banyak foto wayang lainnya tapi hasil browsing dari situs lain. Jika Bung Adiputra tidak keberatan, bisa saya kirimkan. Saya tunggu balasannya. (Antapurwa 10:38, 5 Juni 2008 (UTC))
artikel ini bagus ndak buat di jadiin artikel utama? kalo sekiranya belom, lo kembangin dong. kasian gue ngeliat artikel2 tentang negara-negara di dunia. informasinya dikit amat! paling cina ama AS doang yang rada mutuan. plis yeh. Neorhazes 07:48, 6 Juni 2008 (UTC)
Sudah saya pindah Mimihitam Bicara 12:03, 5 Juni 2008 (UTC)
Wah, maaf saya gak bisa. Saya sedang mengembangkan artikel Universitas Indonesia#Fakultas
--BlackKnight(kirim pesan) 13:41, 8 Juni 2008 (UTC)
Halo! Jika ingin mengusulkan artikel bagus, silakkan diusulkan di Wikipedia:Artikel bagus/Usulan Mimihitam Bicara 02:52, 9 Juni 2008 (UTC)

Hallo, dik Made. Ini tulisan Ramayana dan Mahabharata dalam aksara Jawa.
Guru or Brihaspati is believed to exert teaching influences. -> "Batara Guru atau Batara Wrehaspati/Respati diyakini memberikan pengaruh pengajaran." Dalam tradisi Nusantara, khususnya di Jawa dan Bali Brihaspati ditulis Wrehaspati atau bahkan Respati. Ini juga merupakan kata hari Kamis. Meursault2004ngobrol 09:39, 11 Juni 2008 (UTC)
Salam, Bung Adiputra!
Mengenai gambar Baladewa yang saya kirimkan, itu adalah hasil jepretan kawan saya. Dia pesan Baladewa pada saya, dan kemudian dia pajang di rumahnya lalu difoto. Jadi setting yang terpampang adalah tembok rumahnya. Sekarang ini dia sudah keluar dari perusahaan tempat kami bekerja, jadi agak sulit kalau saya minta agar dia memotret ulang.
Saya sendiri saat ini sedang minim peralatan, misalnya tidak punya kamera digital. Kalau pakai kamera film harus scan dulu, padahal scanner juga belum ada. Jadi, untuk portal wayang lebih baik kita sempurnakan dulu artikelnya. Fotonya ditambahkan kelak saja.
Mengenai artikel Ki Manteb Soedharsono memang saya baru membuat rintisannya saja. Pasti akan segera saya benahi karena dia itu artis favorit saya. Terima kasih banyak atas kerja samanya. (Antapurwa 01:54, 12 Juni 2008 (UTC))
Salam, Sdr. Adiputra!
Mengenai naskah Mahabharata yang anda tanyakan, saya memiliki naskah lengkapnya dari situs www.sacred-text.com. Saya copy ke dalam format ms word. Apabila anda mau, bisa saya kirim lewat e mail. Tapi belum saya terjemahkan dan susunannya silakan diedit sendiri sesuai selera anda.
Mengenai judul artikel pada wikipedia saya agak bingung. Sebenarnya kita gunakan standar Mahabharata atau standar ejaan Indonesia? Misalnya, kalau Mahabharata tetap ditulis Mahabharata, tapi mengapa Bhimasena harus ditulis Bimasena? Atau kalau Abhimanyu harus ditulis Abimanyu, tapi kenapa Bharata tetap ditulis Bharata?
Sewaktu kuliah saya pernah membaca terjemahan naskah Bharatayuddha tulisan Mpu Sedah-Mpu Panuluh. Dalam naskah itu Bhimasena tetap ditulis Bhimasena, Yudhisthira tetap ditulis Yudhisthira, Abhimanyu tetap ditulis Abhimanyu. Yang berubah hanya Chitraksha, ditulis Citraksha, Chitranggada ditulis Citranggada, dan sebagainya. Kemudian Dhristadyumna ditulis Dhrestadyumna, Dhritarashtra ditulis Dhretarashtra, dan sebagainya.
Apa tidak sebaiknya kita gunakan standarisasi dalam penulisan judul artikel tokoh Mahabharata? Kalau memang harus, pedoman mana yang sebaiknya kita gunakan? versi Sansekerta, versi Jawa Kuno, atau versi Jawa Baru? Misalnya, versi Sansekerta adalah Krishna, versi Jawa Kuno adalah Kreshna, sedangkan versi Jawa Baru adalah Kresna. Kalau saya lebih suka menggunakan versi aslinya (Sansekerta) sedangkan nama dalam versi Jawa lebih baik digunakan sebagai sisipan saja. Alasan saya, versi Sansekerta lebih populer di seluruh dunia.
Mengenai versi Pewayangan Jawa saya mengusulkan untuk disisipkan saja ke dalam artikel utama sebagaimana yang telah saya terapkan pada artikel Yudistira. Hal ini untuk menghindari pengulangan-pengulangan yang kurang efektif dan efisien apabila diceritakan dalam judul tersendiri di bagian akhir artikel sebagaimana sebelumnya. Terima kasih atas kerja samanya, semoga portal wayang semakin berkembang. (Antapurwa 09:13, 20 Juni 2008 (UTC))

Terima kasih telah mengunggah Berkas:'''Mermaidtwo.jpg''', dan kelihatannya berkas tersebut masih memiliki informasi yang kurang mengenai status hak cipta dan lisensi. Wikipedia sangat memperhatikan status hak cipta dengan serius. Berkas yang tidak berlisensi atau memiliki informasi hak cipta akan dihapus segera, kecuali kami dapat memeriksa dan menyatakan bahwa berkas tersebut memiliki status lisensi dan bersumber dengan jelas. Silakan tambahkan informasi ini dengan menyunting Berkas:'''Mermaidtwo.jpg'''. Anda mungkin perlu membaca Kebijakan penggunaan gambar untuk mengetahui berkas apa saja yang dapat dimuat ke Wikipedia. Halaman tag hak cipta mungkin dapat membantu Anda dalam memilih tag yang cocok untuk digunakan dalam berkas yang Anda unggah.
Tolong periksa juga berkas lain yang Anda unggah dan pastikan berkas tersebut telah memiliki tag yang tepat. Ini adalah halaman pengunggahan berkas oleh Anda.
Terima kasih.
halo, M. Adiputra/Arsip 6 ,coba lihat lagi Berkas:Mermaidtwo.jpg, apakah anda yang memuatnya?, berkas tersebut di sunting oleh Pengguna:Bennylin setelah di chek ke asal berkas (en) berkas tersebut sudah dihapus, dan Jenislisensi pemuatan anda menggunakan {{Tampilan-Wikipedia}}, bisa anda perbaiki, atau berkas tersebut akan dihapus.--•• Jagawana ⌨ 12:01, 21 Juni 2008 (UTC)
Halo mas Made, Anda tertarik dengan arsitektur ga? • Mimihitam • 12:43, 21 Juni 2008 (UTC)
OK deh sep! Yang penting bahasanya bagus, akurat dan ada catatan kaki
Saya akan bantu2 melalui typo • Mimihitam • 13:02, 21 Juni 2008 (UTC)
Artikel-artikelnya sudah saya buat (4 4nya). BTW, kok Ganesha yang 63 KB itu tau2 ilang? • Mimihitam • 00:56, 22 Juni 2008 (UTC)
Sebentar, saya udah minta bantuan ama mas Rex • Mimihitam • 05:24, 23 Juni 2008 (UTC)
OK saya lihatnya dulu ya, saya kemarin tidak online :-) Nanti saya beri terjemahannya secepat mungkin. Meursault2004ngobrol 09:30, 22 Juni 2008 (UTC)
Salam, Sdr. Adiputra!
Saya sudah kirim lewat E-mail beberapa gambar wayang hasil karya sendiri. Meskipun hasil jepretannya kurang bagus, tapi lumayan kalau cuma buat sementara. Mengenai naskah Adiparwa sampai Swargarohanikaparwa bagaimana? Jadi dikirim, tidak?
Soal ejaan tokoh Mahabharata - Ramayana, saya ikut saja kalau gitu. Mengenai Bharata lebih baik ditulis Barata saja, karena nama ini sudah banyak terdapat dalam naskah-naskah Jawa. Begitu pula naskah-naskah bahasa Indonesia tulisan Sunardi DM ataupun Kamajaya, juga menulis Barata, bukan Bharata.
Mengenai artikel Bharatayuddha dan perang di Kurukshetra lebih baik digabungkan saja dengan judul Baratayuda sesuai ejaan Indonesia. Sedangkan artikel dengan judul Kakawin Bharatayuddha khusus mengenai sebuah karya sastra zaman Kerajaan Kadiri karya Mpu Sedah dan Mpu Panuluh. Begitu usulan saya. (Antapurwa 07:25, 23 Juni 2008 (UTC))
Keliatannya sudah diperbaiki Mimihitam ya? Kemarin saya mengembalikan Ganesha. Karena cara pemindahan Anda salah. borgx(kirim pesan) 07:34, 23 Juni 2008 (UTC)
Sudah saya buat rintisannya, kecuali anekdot • Mimihitam • 08:55, 23 Juni 2008 (UTC)
Om Swastyastu,
tiang baru belajar berkontribusi di wikipedia dengan arahan winana. tapi sayang kakak sekarang sudah di bali sedangkan tiang masih kuliah di jakarta.. Sempat melihat artikel artikel anda tentang wayang khususnya mahabharata. Tertarik dan tentunya ingin ikut serta dalam media amal ini, mohon bantuan dan arahannya ya...
dan naruto shippuden harus ditayangkan juga. saya ngefans berat sama naruto shippuden dan ingin melihat lanjutannya. ok saya mohon
Bung, kenapa judul Avatar: The Legend of Aang tidak memakai terjemahan bahasa Indonesianya saja: Avatar: Pengendali Angin Terakhir, atau Global TV menggunakan judul bahasa Inggris? – (-_-)V bennylin (404 • sumbangan) 11:57, 11 Juli 2008 (UTC)
Maaf sekali saya sangat sibuk dengan pekerjaan. Nanti saya lakukan terjemahannya, saya janji. Terima kasih atas tulisannya. Meursault2004ngobrol 21:48, 12 Juli 2008 (UTC)
Done. borgx(kirim pesan) 23:45, 21 Juli 2008 (UTC)
Salam, Saudara Made! Sudah lama saya tidak mengirim surat ke sini. Langsung saja, sebagai sesama penggemar wayang saya berharap kita dapat menyamakan persepsi dalam hal penyuntingan. Saya selalu berusaha untuk menulis kata-kata dengan berpedoman pada Ejaan yang Disempurnakan, antara lain dengan cara merujuk kepada KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA.
Misalnya, untuk penulisan kata "putra" adalah "putra", bukan "putera". Begitu pula dengan "putri", sebaiknya ditulis "putri", bukan "puteri". Sementara itu kata "takhta" bisa ditulis "takhta" bisa pula ditulis "tahta".
Beberapa penulis sering keliru (terutama pada lagu-lagu populer saat ini) dalam menulis kata-kata misalnya: "merubah" seharusnya "mengubah"; "mempesona" seharusnya "memesona"; "memperhatikan" seharusnya "memerhatikan"; dan banyak lagi yang lainnya.
Dalam hal ini situs kamus bahasa Indonesia on line yang biasa saya kunjungi sebagai acuan dalam kegiatan penyuntingan adalah:
Salam dari saya, Antapurwa (bicara) 08:07, 21 September 2008 (UTC)

Menurut saya "Tokoh dalam mitologi Hindu" dan "Tokoh wayang". borgx(kirim pesan) 11:51, 23 November 2008 (UTC)
Saya sudah lihat situs gambar wayang yang anda tunjukkan. Begitulah, di Jawa ada berbagai jenis aliran wayang. Misalnya ada versi Surakarta, Yogyakarta, Jawatimuran, Banyumas, dan Cirebon. Ada lagi versi baru yang melahirkan pro dan kontra karya Ki Enthus Susmono yang dinamakan Wayang Kulit Rai Wong.
Sejak kecil saya hobi melukis wayang. Meskipun dibesarkan di Surabaya, namun saya lebih akrab dengan aliran Surakarta. Itulah sebabnya, gambar-gambar yang saya pajang di Wikipedia hampir semuanya dari versi Solo.
Mengenai tokoh Citranggada dalam pewayangan bukanlah tokoh yang populer. Begitu pula istri Arjuna juga tidak ada yang bernama Citranggada. Tapi akan saya coba mencari informasi tentang tokoh ini dalam pewayangan Jawa.
Apakah Dinasti Surya bersaudara dengan Dinasti Candra? Dalam pewayangan Jawa semuanya bersaudara. Ciri khas pewayangan Jawa adalah silsilah yang rumit dan saling berhubungan. misalnya, leluhur Pandu dan Salya ternyata orang yang sama, yaitu Manumanasa.
Bahkan, salah satu versi yang pernah saya baca menyebutkan kalau Kresna adalah keturunan langsung dari Rama. Konon, Sri Rama memiliki putra bernama Lawa yang bergelar Ramabatlawa. Kemudian Ramabatlawa berputra Kuntiboja, Kuntiboja berputra Basukunti, Basukunti berputra Basudewa, dan Basudewa akhirnya berputra Kresna. Selain itu, Kresna versi Jawa juga disebut sebagai reinkarnasi dari Rama.
Salam dari saya, Antapurwa (bicara) 15:18, 19 Desember 2008 (UTC)
Aq baru di WBI nich bisa kasitau g apa itu arsip ? Ditunggu the answer !
Aq baru di WBI nich bisa kasitau g apa itu arsip ? Ditunggu the answer ! -- MasrudinBicara
Selamat merayakan hari raya Nyepi dan Selamat tahun Baru Saka! 1931 Meursault2004ngobrol 16:05, 26 Maret 2009 (UTC)