Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
KH. Hery Saparjan Mursi, M.Ag (lahir di Riau, 9 Januari 1979) adalah seorang ulama, pendidik, dan penggerak dakwah Al-Qur’an di Indonesia.
Ia dikenal sebagai Pengasuh Pesantren Pondok Quran Bandung serta Ketua Umum Majelis Pesantren dan Dakwah Indonesia (MPDI) Jawa Barat.<ref">Majelis Pesantren dan Dakwah Indonesia Jawa Barat.</ref> Aktivitas dan kiprahnya berfokus pada penguatan pendidikan Al-Qur’an, pembinaan generasi Qurani, serta pengembangan dakwah berbasis pesantren.
KH. Hery Saparjan Mursi dibesarkan dalam lingkungan religius. Sejak usia muda, ia menanamkan prinsip pengabdian kepada Al-Qur’an yang kemudian menjadi dasar dalam aktivitas dakwah dan pendidikannya.<ref name="biografi"> KH. Hery Saparjan Mursi.</ref https://www.youtube.com/watch?v=KuGNoLw487M> Prinsip tersebut tercermin dalam motto hidup yang sering ia sampaikan, “Mengabadikan jiwa dan raga untuk berkhidmah pada Al-Qur’an.” Prinsip ini tercermin dalam konsistensinya mengembangkan lembaga pendidikan, program pelatihan, serta berbagai kegiatan dakwah di sejumlah wilayah di Indonesia.
Perjalanan akademik KH. Hery Saparjan Mursi menunjukkan perpaduan antara kompetensi manajerial dan keilmuan Al-Qur’an. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) pada bidang Manajemen di Universitas Padjadjaran pada periode 1997–2003.<ref name="unpad">Universitas Padjadjaran.</ref https://www.unpad.ac.id> Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan ke bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dengan menempuh: Magister (S2) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ), 2022–2024 <ref name="IIQ"> Program Doktor (S3) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ), sejak 2024 </ref https://iiq.ac.id > Latar belakang pendidikan tersebut memperkuat perannya sebagai ulama yang tidak hanya aktif berdakwah, tetapi juga mengkaji dan mengajarkan Al-Qur’an secara akademik.
Sejak 2015, KH. Hery Saparjan Mursi mengasuh Pesantren Pondok Quran Bandung, sebuah lembaga pendidikan Islam yang menitikberatkan pada tahfiz Al-Qur’an, tadabbur, serta pembinaan karakter santri.<ref name="pqbs">Pondok Quran Bandung.</ref https://psb.pondokquran.id/> Pesantren ini berkembang sebagai pusat pembelajaran Qurani yang memadukan pendekatan tradisional pesantren dengan sistem manajemen modern.
Ia merupakan perintis program MQPN (Mengajar Al-Qur’an ke Pelosok Negeri), yaitu program pengiriman pengajar Al-Qur’an ke wilayah terpencil dan daerah tertinggal di Indonesia.<ref name="mqpn">Program MQPN.</ref https://www.instagram.com/reel/DRj-LZOiS20/?utm_source=ig_web_button_share_sheet&igsh=ZDNlZDc0MzIxNw> Selain itu, ia juga dikenal sebagai pendiri dan Master Trainer program Taqiya, sebuah inisiatif pelatihan pembelajaran Al-Qur’an yang menjangkau berbagai daerah di Nusantara.
KH. Hery Saparjan Mursi aktif mengisi majelis taklim dan menjadi narasumber kajian Al-Qur’an di berbagai forum. Ia juga menjadi narasumber tetap dalam program Inspirasi Al-Qur’an di radio MQFM 102.7.<ref name="mqfm">Radio MQFM 102.7.</ref https://mqfmnetwork.com]> > Selain itu, ia berperan sebagai konsultan ke-Al-Qur’anan dalam bidang pendidikan dan pembinaan umat.
Dalam bidang pelayanan ibadah, ia berperan sebagai pembimbing umrah dengan pendekatan pembinaan ruhiyah jamaah. Ia juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Imani Berkah Gemilang serta Komisaris Utama PT Pariwisata Qurani Berkah Gemilang, perusahaan yang bergerak di bidang perjalanan islami dan edukatif.<ref name="pariwisata">PT Pariwisata Qurani Berkah Gemilang.<>
Pada periode 2024–2029, KH. Hery Saparjan Mursi menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Pesantren dan Dakwah Indonesia (MPDI) Jawa Barat.<ref name="mpdi-jabar">MPDI Jawa Barat.<> Dalam peran tersebut, ia terlibat dalam penguatan jaringan pesantren, pelatihan dai dan guru Al-Qur’an, serta pengembangan literasi Qurani di lingkungan pendidikan Islam.
KH. Hery Saparjan Mursi memiliki sanad qira’ah Al-Qur’an, yaitu mata rantai transmisi bacaan Al-Qur’an yang bersambung hingga Rasulullah ﷺ.<ref name="sanad"> Sanad Qira’ah Al-Qur’an.</ref https://www.facebook.com/pondokquran > Sanad qira’ah yang dimilikinya mencakup beberapa riwayat, antara lain:
Sanad tersebut diperoleh melalui bimbingan Dr. Syaikh Umar Yusuf Mirany Al-Kurdi Asy-Syafi‘i, pemegang sanad qira’ah Al-‘Ashr di Yordania.
Dalam bidang akademik, KH. Hery Saparjan Mursi menulis artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Volume 8 Nomor 1 (2023).<ref name="jurnal">Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.</ref https://jurnal.staialhidayahbogor.ac.id/index.php/alt/article/view/4329]>
KH. Hery Saparjan Mursi, M.Ag dikenal sebagai ulama yang memadukan latar belakang manajemen, keilmuan Al-Qur’an dan tafsir, serta otoritas sanad qira’ah. Kiprahnya dalam pendidikan pesantren, dakwah Qurani, dan pembinaan masyarakat menjadikannya salah satu tokoh yang berperan dalam penguatan generasi Qurani di Indonesia.