Kota Depok
Halo Bung Ajie, salam kenal. Suntingan anda tentang bagian komunitas di kota Depok tidak saya hapus, melainkan hanya saya sembunyikan, karena menurut saya, komunitas itu belum layak untuk dituliskan di wikipedia, kecuali jika sudah pernah mendapat penghargaan (minimal) tingkat nasional. Ditambah lagi, kalau bisa pranala keluarnya tidak diambil dari situs jejaring sosial (facebook, twitter, dkk) dan blog. Salam, RaymondSutanto (bicara) 14 Juni 2012 11.12 (UTC)
- Halo Bung Ajie, terima kasih atas semua sumber yang diberikan. Namun, dari semua sumber yang anda sertakan, saya menemukan beberapa kelemahan: 1) Kebanyakan sumber dari situs yang sama dan bukan situs bertaraf nasional 2) Data dari sumber yang diberikan tidak cukup layak untuk dimasukkan ke wikipedia, karena isinya hanya memberitakan kegiatan komunitas saja, yang kontribusinya belum signifikan. Salam, RaymondSutanto (bicara) 17 Juni 2012 05.08 (UTC)
- Hmm, Bung Ajie, karena kegigihan anda, saya memutuskan untuk memperbolehkan tulisan komunitas anda di artikel Kota Depok. Hal ini dikarenakan 1) Saya sendiri tidak tinggal di Depok sehingga tidak tahu-menahu mengenai portal/situs/blog apapun tentang Depok 2)Saya juga tidak hobi fotografi sehingga juga tidak tahu klub-klub fotografi dan 3) Kelihatannya belum ada kebijakan resmi untuk penulisan komunitas pada bagian artikel. Namun, dalam penulisannya, diharapkan 1) untuk tidak beriklan (mis. dengan menyertakan alamat dan no telp. bergabung, dsb.) dan 2) tidak menggunakan kata-kata hiperbola (mis.: "Klub ini adalah klub terbaik", dsb.). Silakan ditulis sewajarnya. Salam, RaymondSutanto (bicara) 18 Juni 2012 16.35 (UTC)
- Bung Ajie, agar masalah komunitas ini tidak semakin runyam, sebaiknya anda memulai pembicaraan di Warung kopi kebijakan agar dapat didiskusikan bersama-sama, dan siapa tahu menghasilkan kebijakan baru. Bung Ajie sebaiknya perlu mengetahui bahwa keputusan saya bukanlah keputusan komunitas Wikipedia Indonesia juga. RaymondSutanto (bicara) 3 Juli 2012 07.23 (UTC)