Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPembicaraan Pengguna:ADIWIDYA
Artikel Wikipedia

Pembicaraan Pengguna:ADIWIDYA

Wikipedia article
Diperbarui 3 Juli 2013

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Halo, ADIWIDYA. Selamat datang di Wikipedia bahasa Indonesia!
Memulai
Memulai
Memulai
  • Para pengguna baru dapat melihat halaman Pengantar Wikipedia terlebih dahulu.
  • Anda bisa mengucapkan selamat datang kepada Wikipediawan lainnya di Halaman perkenalan.
  • Bingung mulai menjelajah dari mana? Kunjungi Halaman sembarang.
  • Untuk mencoba-coba menyunting, silakan gunakan bak pasir.
  • Tuliskan juga sedikit profil Anda di Pengguna:ADIWIDYA, halaman profil dan ruang pribadi Anda, agar kami dapat lebih mengenal Anda.
  • Baca juga aturan yang disederhanakan sebelum melanjutkan. Ini adalah hal-hal mendasar yang perlu diketahui oleh semua penyunting Wikipedia.
Bantuan
Bantuan
Bantuan
  • Bantuan:Isi - tempat mencari informasi tentang berkontribusi di Wikipedia, sebelum bertanya kepada pengguna lain.
  • FAQ - pertanyaan yang sering diajukan tentang Wikipedia.
  • Portal:Komunitas - informasi aktivitas di Wikipedia.
Tips
Tips
Kiat
  • Selalu tanda tangani pertanyaan Anda di Warung Kopi atau halaman pembicaraan dengan mengetikkan ~~~~ pada akhir kalimat Anda. Ini akan otomatis diubah menjadi nama pengguna dan tanggal.
  • Jangan lupa: Prinsip dan pedoman dasar Wikipedia.
  • Ingin membuat atau menyunting halaman? Kenali dulu gaya Wikipedia! Lalu lihat memulai halaman baru dan menyunting sebuah halaman.
Membuat kesalahan?
Membuat kesalahan?
Membuat kesalahan?
  • Jangan takut! Anda tidak perlu takut salah ketika menyunting atau membuat halaman baru, menambahkan atau menghapus kalimat.

    Pengurus dan para pengguna lainnya yang memantau perubahan terbaru akan segera menemukan kesalahan Anda dan mengembalikannya seperti semula.

Welcome! If you are not an Indonesian speaker, you may want to visit the Indonesian Wikipedia embassy or a slight info to find users speaking your language. Enjoy!
Selamat menjelajah, kami menunggu suntingan Anda di Wikipedia bahasa Indonesia!

IvanLanin (bicara) 2 Juli 2013 02.45 (UTC)

perjalanan arya wintang

ARYA WINTANG DALAM PERJALANAN KE SARINBUANA

ARYA WINTANG

Dikisahkan Ida Rsi Agung Sakti Arya Wintang telah keluar dari istana Dalem Balingkang tidak lagi ikut mengurusi kerajaan, beliau lebih menekuni dan melaksanakan dharma kependetaannya. Setelah beliau keluar dari istana pertama kali menuju pucak gunung agung ( pucak Tohlangkir ),untuk melakukan tapa yoga semadi. Selanjutnya beliau mendapatkan pawisik ( sabda ), berupa tempat yang cocok bagi beliau sebagai tempat tinggal. Dari pucak gunung Agung Ida Rsi Agung Sakti Arya Wintang melihat ke arah barat ( Gunung Batukaru ), terlihat oleh beliau ada cahaya putih dari bawah menembus keangkasa. Menurut pawisik yang beliau terima agar nantinya beliau bertempat tinggal di mana cahaya tersebut muncul. Akhirnya beliau memutuskan untuk mencari cahaya tersebut karena tempat itu sangat utama dan cocok bagi beliau sebagai tempat tinggal setelah keluar dari lingkungan istana. Diceritakan Ida Rsi Agung Sakti Arya Wintang selanjutnya turun dari pucak gunung Agung, menuju Pura Besakih. Setelah beberapa lama beliau di Pura Besakih, sambil melakukan pemujaan kepada Sang Hyang widhi aggar perjalanannya direstui dan selamat mencari cahaya yang terlihat putih menjulang ke angkasa. Di Besakih beliau juga mendapat pawisik agar selamat dalam perjalanan harus selalu mengadakan pemujaan kepada Ida Sang Hyang Widhi dan para Dewata dimanapun berada. Terutama agar selalu memuja kebesaran Ida Batari Sri, supaya m asyarakat bisa mendapatkan anugrah amertaning buana. Selanjutnya beliau melanjutkan perjalanan kearah barat, menyusuri hutan dan akhirnya perjalanan beliau diteruskan lewat jalur pantai agar selalu bisa melihat tanda cahaya yang ditunjukkan oleh para dewata.Setelah beberapa l;ama disebutkan beliau sampailah di daerah jimbaran. Disini beliau beristirahat sambil melakukan pemujaan memohon anugrah amertaning buana yang disebut SARIN BUANA . SAellanjutnya ditempat pemujaan beliau tersebut sekarang berdiri Puara Saribuana. yang disungsung masyarakat untuk memuja Batari sri. Seterusnya Ida Rsi agung sakti Arya Wintang melajutkan perjalanan menuju ke arah barat dan disebutkan beliau tiba disuatu tempat dipinggir pantai dan dari situ cahaya putih yang dicari sudah terlihat jelas sekali diarah utara serta nampaknya sudah dekat. Ditempat ini kembali beliau melakukan pemujaan karena tujuan beliau sudah tampak. demikian pula ditempat dimana beliau melakukan pemujaan tempat itu diberi nama Saribuana dan sekarang ditempat itu berdiri Pura Sarinbuana yang mana juga disungsung masyarakat sekitar untuk memuja Batari Sri. Tempat pura tyersebut sekarang bernama Desa Klecung.

Kembali Ida Rsi Agung Sakti Aryta Wintang melanjutkan perjalanan ke arah utara menembus hutan yang sangat lebat. Dan tidak lama diceritakan tibalah beliau ditengah hutan dilereng gunung Batukaru yang sangat sejuk . Dan ditempat inilah beliau menemukan Pohon Cenana/cendana yang besar serta darii pohon cendana tersebutlah keluar cahaya putih menjulang ke angkasa, sampai daerah disekitar pohon cendana tersebut terang karena sinar putih tersebut. Kemudian Ida Rsi agung sakti Arya Wintang menyebut itu Kayu Cenana Pellet. Selajutnya Ida Rsi agung sakti Arya Wintang menetap disekitar cenana pelet tersebut membuat tempat tinggal yang diberi nama GRIYA SARINBUANA. Diposkan oleh Jro Gunung di 22.41 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook ARYA WINTANG SETELAH DALEM BALINGKANG WAFAT ARYA WINTANG Kira-kira 30 tahun Sri Aji Jayapangus/ Dalem Balingkang berkuasa, baginda lalu wafat pada akhir tahun 1103 saka. Jenazah baginda dimakamkan di pertapaan Dharma Anyar. dikisahkan baginda punya dua putra yang sulung bernama Sri Hekajaya, adiknya bernama Sri Dhanadiraja. Keduanya perjaka sama-sama berwajah tampan.Selanjutnya Sri Hekajaya yang bertahta di Bali, setelah selesai upacara penobatan beliau bergelar Paduka Sri Maharaja Hekajaya.Disaat beliau memegang pemerintahan, beliau tidak menghiraukan upacara pada semua pura-pura atau upacara agama di pulau Bali. Sri Baginda tidak pernah mendengarkan masukan, nasehat dari para pengabih istana termasuk para bagawanta kerajaan.Dan dikisahkan pemerintahan beliau tidak lama karena umur beliau pendek. Selanjutnya pemerintahan dilanjutkan oleh adiknya Sri Dhanadiraja.Cara pemerintahannya tidak jauh berbeda bahkan hampir sama dengan kelakuan kakaknya. Sehingga para pendeta / bagawanta kerajaan merasa kecewa, dengan kepemimpinan baginda raja. Demikian pula bagawanta kerajaan Ida Rsi Agung Sakti Arya Wintang sekarang serba sulit, apalagi beliau sekarang lebih mendalami dharma kependetaannya ketimbang pemerintahan. Untuk menghindari keributan di istana akhirnya Ida Rsi Agung Sakti Arya Wintang mohon diri dari kehidupan istana kurang lebih pada tahun 1125 saka.mohon mundur dari istana . Demikian pula banyak para pendeta yang lain ikut keluar dari lingkungan istana.Para pendeta lebih memilih hidup diluar istana sehingga lebih tenang melaksanakan dharma kependetaannya. Selanjutnya diceritrakan Ida Rsi Agung Sakti Arya Wintang bersama keluarga meninggalkan istana dengan membawa presasti jayapangus ( presasti Saribuana A dan B ) yang merupakan bukti beliau sebagi petugas kerajaan dan beliau juga membawa Pusaka Bjra yang berkepala Cakra yang dihadiahkan oleh baginda Sri Jayapangus sebagai Maha Brahmana atau pemimpin bagawanta kerajaan.Semenjak itulah Ida Rsi Agung Sakti Arya Wintang idak terlibat lagi urusan kerajaan .


Diposkan oleh Jro Gunung di 02.06 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook Sabtu, 25 Mei 2013 ARYA WINTANG DENGAN DALEM BALINGKANG

HUBUNGAN ARYA WINTANG DENGAN DALEM BALINGKANG

Kerajaan Bali setelah wafatnya Sri Jaya Sakti pada tahun 1072 saka, pemerintahan di bali dilanjutkan oleh keturunannya yang bernama Sri Jayapangus dari tahun 1099 - 1103 . Sri Jayapangus bertahta dengan gelar Paduka Maha Raja Aji Jayapangus Arkaja-Lancana. Beliau didampingi oleh permaisuri yang bergelar Paduka Sri Parameswari Induja Katana. Pada pemerintahan beliau datanglah saudagar dari china untuk berdagang dengan anak putrinya yang sangat cantik yang bernama Kang Ching We. Melihat kecantikan utri china Maha Raja berkehendak mempersunting putri saudagar china tersebut namun kehendak Beliau ditentang oleh kalangan istana pada saat itu. Beliaupun menjadi sedih dan tidak ada semangat untuk mengurus pemerintahan. Kerajaan menjadi tidak terurus, masyarakat banyak yang tidak mau bayar pajak dan keadaan semakin kacao. Kemudian datanglah seorang ahli pemerintahan dan ahli agama dari hindu/jawa yang masih keturunan dari Mpu Siwagandu., yaitu Mpu widyatmika. Beliau membantu Raja memecahkjan masakah kerajaan. Mula-mula beliau meyakinkan kalangan istana agar diberikan Raja mempersunting putri china ( Kang ching We ), untuk dijadikan permaisuri, dengan maksud Beliau agar bisa lebih banyak belajar tentang perdagangan sehingga rakyat bali bisa kontak dagang dengan china. Dengan demikian nantinya diharapkan kerajaan akan lebih berkembang dan rakyat makmur. Dengan kepandaian dan tutur kata yang lembut serta strategi yang baik Mpu Widyatmika berhasil membujuk kalanagan istana akhirnya Sri Jayapangus jedi mengambil Kang Ching We dijadikan permaisuri dengan gelar Paduaka Sri Mahadewi Sasangkaja-Chihna.Berkat nasehat Mpu Widyatmika selajutnya diperkenalkan uang kepeng ( pipis bolong ) sebagai alat tukar dalam perdagangan di bali dan termasuk dalam upacara keagamaan. Keadaan kerajaan Bali di bawah Sri aji Jayapangus yang sekarang lebih dikenal dengan nama Dalem Balingkang. Dalem dimaksudkan adalah raja , Bali adalah wilayah kerajaan Bali dan Kang untuk mengenal istri beliau dari keluarga Kang orang china. Selanjutnya Mpu Widyamika mengambil adik dari Dalem Balingkang dijadikan istri yang bernama Teja wintang sari stelah mendapat restu dan sebagai ucapan terimakasih kepada Mpu. Diceritakan beliau Maha raja Dalem balingkan juga disarankan membuat aturan perpajakan untuk wilayah-wilayak kecil yang merupakan kerajaan bawahan untuk memudahkan pemungutan pajak sesuai dengan daerah masding-masing. Pendapat ini disetujui oleh raja selanjutnya Raja Jayapangus mengeluarkan 43 buah presasti Jayapangus yang intinya memuat tentang penugasan dan pelaksana pemerintahan diwilayah kerajaan kecil yang zaman itu disebut dengan Swatantra atau Karaman. Seterusnya Mpu Widyamika juga dianggkat menjadi raja pada Karaman Rabitantaka , sesuai dengan bunyi presasti Sarinbuana A dan B. dengan Gelar I Batara Teken Lwirprabawa. Selajutnya setelah sekian lama beliau juga diangkat menjadi Bagawanta kerajaan dan di beri gelar Rsi Agung Sakti Arya Wintang. Gelar itu bermaksud adalah : Rsi Agung adalah Pendeta/sulinggih, Sakti adalah pandai dalam pengetahuan, Arya adalah juga seorang satrya karena menjadi raja, dan Wintang merupakan tanda penghargaan berupa bintang lencana dan sekaligus mengingat istrinya adalah adik Jaya pangus yaitu Teja Wintang sari. Semenjak itu beliau lebih dikenal dengan sebutan Rsi Agung Sakti Aryya Wintang. Ida Rsi Agung Sakti arya Wintang juga diberikan alat-alat siwakarana, terutama yang istimewa adalah bajra yang dipuncaknya adalah berbentuk cakra. Hal ini juga mengingatkan pada beliau selain jadi bagawanta kerajaan juga bliau seorang raja pada karaman Rabitantaka.. Sampai saat ini bajra tersebut masih bagus dan tersimpan di Griya Sarinbuna, termasuk presasti Sarinbuana A dan B yang merupakan salah satu presasti yang dikeluarkan oleh raja Dalem Balingkang atau Jayapangus pada Wuku Wayang saka1103 juga masih tersimpan rapi disusung oleh keturunan /keluaraga Arya Wintang.Pada masa tersebut kerajaan bali dibawah Jayapangus//Dalem Balingkan aman tentram dan semua umat melaksanakan upacara keagamaan dengan rutin dan hikmat Diposkan oleh Jro Gunung di 17.26 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook Minggu, 19 Mei 2013 MENGENAL ARYA WINTANG ARYA WINTANG

Arya Wintang adalah nama dari keturunan dari Ida Rsi Agung Sakti Manggar Agung dari griya Sarinbuana yang berada di dusun Sarinbuana ,desa Wanagiri, kecamatan Selemadeg, kabupaten Tabanan.. Semua pratisentana dari Ida Rsi Agung Sakti Manggar Agung diberi nama Keluarga Arya Wintang.Keluarga Arya Wintang merupakan satu keluarga /wangsa yang meyakini merasa satu darah dan menyungsung pada Siwa_Kawitan yang berpusat di Sarinbuna..Adapun pretisentana keluarga Arya Wintang yang diketemukan sampai sekarang ada di Desa Sarinbuana, desa Sangketan, Desa Beng Tabanan, desa Sanda, Desa Karyasari, Desa Rijasa, Desa Tegal Linggah, Desa Sigaran, Desa Batungsel, Desa Kebon Tumpalan, Desa , Mangesta. Desa Piling, Desa Subamia, Desa Manik Yang, Desa Apit Yeh, Desa Gempinis, Desa Cepaka, Desa Dalang, Desa Mendek. Desa Pupuan Sawah, Desa Kikian, Desa Menungul, Desa Cibukan, Desa Klecung, Desa Kambangan, Desa Ampadan, Desa Bantas, yang semua itu ada di Kabupaten Tabanan, dan di Negara ada di Desa Penyaringan dan Desa Tegal Cangkring.

Diposkan oleh Jro Gunung di 20.13 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. perjalanan arya wintang

Artikel Terkait

Pembicaraan Pengguna:Dainrifqi adiwidya

Halo, Dainrifqi adiwidya. Selamat datang di Wikipedia bahasa Indonesia! Memulai Bacalah halaman Pengantar Wikipedia terlebih dahulu. Baca juga informasi

Pembicaraan Pengguna:Adiwidya 098

Halo, Adiwidya 098. Selamat datang di Wikipedia bahasa Indonesia! Memulai Bacalah halaman Pengantar Wikipedia terlebih dahulu. Baca juga informasi tentang

Pembicaraan Pengguna:Prabawa Adiwidya

Halo, Prabawa Adiwidya. Selamat datang di Wikipedia bahasa Indonesia! Memulai Bacalah halaman Pengantar Wikipedia terlebih dahulu. Baca juga informasi

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026