Dalam sintaksis, pelengkap atau komplemen adalah bagian frasa verba yang membuatnya menjadi predikat lengkap dalam klausa. Pelengkap dapat berupa frasa -- nomina, verba, adjektiva, atau preposisi -- atau klausa. Letaknya langsung di belakang predikat bila tidak ada objek atau di belakang objek bila ada objek. Dalam contoh-contoh klausa bahasa Indonesia berikut, bagian yang bercetak miring adalah pelengkap:Suaminya menjadi polisi. Botol itu berisi minyak tanah. Ibu membelikan adik sepatu baru.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Dalam sintaksis, pelengkap atau komplemen adalah bagian frasa verba yang membuatnya menjadi predikat lengkap dalam klausa. Pelengkap dapat berupa frasa -- nomina, verba, adjektiva, atau preposisi -- atau klausa. Letaknya langsung di belakang predikat bila tidak ada objek atau di belakang objek bila ada objek. Dalam contoh-contoh klausa bahasa Indonesia berikut, bagian yang bercetak miring adalah pelengkap:
Kedudukan pelengkap mirip dengan objek dengan perbedaan bahwa keberadaan objek ditentukan oleh faktor ketransitifan verba, sedangkan keberadaan pelengkap ditentukan oleh faktor keharusan untuk melengkapi predikat. Dalam tata bahasa tradisional, pelengkap lazim disebut sebagai objek kedua.