Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pascaimpresionisme

Pascaimpresionisme adalah sebuah gerakan seni Prancis umum yang berkembang antara 1886 dan 1905, dari pameran Impresionis terakhir sampai kelahiran Fauvisme. Pasca-Impresionisme timbul sebagai reaksi melawan perhatian para Impresionis untuk penggambaran naturalistik dari cahaya dan warna. Karena penekanannya yang luas pada kualitas abstrak atau konten simbolis, Pascaimpresionisme mencakup Neo-Impresionisme Les Nabis, Simbolisme, Cloisonnisme, Mazhab Pont-Aven, dan Sintetisme, bersama dengan beberapa karya impresionis kemudian. Gerakan tersebut dipimpin oleh Paul Cézanne, Paul Gauguin, Vincent van Gogh, Albert André, dan Georges Seurat.

Wikipedia article
Diperbarui 18 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pascaimpresionisme
Henri Rousseau, The Centenary of Independence, 1892, Getty Center, Los Angeles

Pascaimpresionisme adalah sebuah gerakan seni Prancis umum yang berkembang antara 1886 dan 1905, dari pameran Impresionis terakhir sampai kelahiran Fauvisme. Pasca-Impresionisme timbul sebagai reaksi melawan perhatian para Impresionis untuk penggambaran naturalistik dari cahaya dan warna. Karena penekanannya yang luas pada kualitas abstrak atau konten simbolis, Pascaimpresionisme mencakup Neo-Impresionisme Les Nabis, Simbolisme, Cloisonnisme, Mazhab Pont-Aven, dan Sintetisme, bersama dengan beberapa karya impresionis kemudian. Gerakan tersebut dipimpin oleh Paul Cézanne (dikenal sebagai bapak Pasca-Impresionisme), Paul Gauguin, Vincent van Gogh, Albert André, dan Georges Seurat.[1]

Istilah Pascaimpresionisme pertama kali digunakan oleh kritikus seni Roger Fry pada tahun 1906.[2][3] Kritikus Frank Rutter dalam ulasannya mengenai Salon d'Automne yang diterbitkan di Art News, 15 Oktober 1910, mendeskripsikan Othon Friesz sebagai "pemimpin pasca-impresionis"; ada juga sebuah iklan untuk pertunjukan The Post-Impressionists of France.[4] Tiga minggu kemudian, Roger Fry menggunakan istilah itu lagi ketika ia menyelenggarakan pameran pada 1910, Manet and the Post-Impressionists, mendefinisikannya sebagai perkembangan seni Prancis sejak Manet.

Post-Impresionis memperluas Impresionisme sambil menolak keterbatasannya: mereka terus menggunakan warna-warna cerah, aplikasi cat yang sering kali tebal, dan subjeknya merupakan kehidupan nyata, tetapi lebih cenderung menekankan bentuk-bentuk geometris, mengubah bentuk untuk efek ekspresif, dan menggunakan warna yang tidak alami atau semaunya.

Referensi

  1. ↑ Metropolitan Museum of Art Timeline, Post-Impressionism
  2. ↑ Richard R. Brettell, Modern Art, 1851-1929: Capitalism and Representation, Oxford University Press, 1999, p. 21
  3. ↑ Peter Morrin, Judith Zilczer, William C. Agee, The Advent of Modernism. Post-Impressionism and North American Art, 1900-1918, High Museum of Art, 1986
  4. ↑ Bullen, J. B. Post-impressionists in England, p.37. Routledge, 1988. ISBN 0-415-00216-8, ISBN 978-0-415-00216-5

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Post-Impressionism.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Post-impressionnisme.
  • "Post-Impressionists", Walter Sickert's review in The Fortnightly Review of the "Manet and the Post-Impressionists" exhibition at the Grafton Galleries
  • "Post-Impressionism", Roger Fry's lecture on the closing of the "Manet and the Post-Impressionists" exhibition at the Grafton Galleries, as published in The Fortnightly Review
  • Georges Seurat, 1859-1891, a full text exhibition catalog from The Metropolitan Museum of Art
  • Toulouse-Lautrec in the Metropolitan Museum of Art, a full text exhibition catalog from The Metropolitan Museum of Art
  • "Roger Fry, Walter Sickert and Post-Impressionism at the Grafton Galleries", a reflection by Prof. Marnin Young on the 1910-1911 exhibition
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

February Azure

dikenal sebagai February Blue, adalah lukisan lanskap karya pelukis pascaimpresionisme Rusia Igor Grabar, dibuat pada tahun 1904. Lukisan ini dipersembahkan

Seni lukis

seni menggambar, mengecat, atau mewarnai suatu permukaan

Seni

proses membuat benda yang tidak bernilai intrinsik namun memiliki nilai ekstrinsik melalui pendekatan emosional atau estetika

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026