Bondol dada biru
Bondol dada biru (Uraeginthus angolensis) merupakan spesies burung pengicau dalam famili Estrildidae. Beberapa nama alternatifnya adalah southern blue waxbill, blue-breasted waxbill, southern cordon-bleu, blue-cheeked cordon-bleu, blue-breasted cordon-bleu dan Angola cordon-bleu. Burung ini juga relatif umum dipelihara sebagai burung kurungan. Ia endemik di sejumlah negara di Afrika selatan garis Khatulistiwa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Bondol dada biru | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Aves |
| Ordo: | Passeriformes |
| Famili: | Estrildidae |
| Genus: | Uraeginthus |
| Spesies: | U. angolensis |
| Nama binomial | |
| Uraeginthus angolensis | |
Bondol dada biru[2] (Uraeginthus angolensis) merupakan spesies burung pengicau dalam famili Estrildidae.[3] Beberapa nama alternatifnya adalah southern blue waxbill, blue-breasted waxbill, southern cordon-bleu, blue-cheeked cordon-bleu, blue-breasted cordon-bleu dan Angola cordon-bleu. Burung ini juga relatif umum dipelihara sebagai burung kurungan.[4] Ia endemik di sejumlah negara di Afrika selatan garis Khatulistiwa.[5]
Pemerian
Burung ini memiliki wajah, dada, pantat, dan sisi tubuh berwarna biru pucat dengan bagian atas tubuh berwarna cokelat pucat. Burung betina lebih pucat daripada burung jantan dan warna birunya terbatas pada pantat, ekor, kepala, dan dada bagian atas, sedangkan bagian bawah tubuh lainnya berwarna cokelat kekuningan. Ukuran panjangnya 12–13 cm.[6] Kicauannya adalah 'seee-seee' yang lembut, sering diulang saat burung terbang di antara semak-semak dan semak belukar bagian bawah.
Sebaran dan habitat
U. angolensis sebagian besar ditemukan di Afrika selatan Khatulistiwa, dari Republik Demokratik Kongo selatan dan Tanzania, melalui Angola dan Zambia hingga Afrika bagian selatan. Di sini, tumbuhan ini umum ditemukan dari Mozambik, Zimbabwe, dan Afrika Selatan bagian timur laut hingga Botswana utara dan timur, serta Namibia utara. Umumnya lebih menyukai sabana mesik dan semi-kering, terutama dengan tumbuhan berduri payung (Acacia tortilis), juga tumbuh alami di lahan pertanian, Mopane (Colosphermum mopane), dan tepi hutan hijau abadi.[5]
Perilaku
Di penangkaran, burung pipit ini secara umum dikenal damai dan tenang, tetapi selama musim kawin mereka akan melindungi sarang mereka. Mereka bisa tumbuh menjadi sangat percaya diri.[7]
Makanan
Makanan mereka umumnya terdiri dari biji-bijian, biji rumput, dan biji-bijian lainnya, serta milet. Terkadang mereka juga memakan lilin lebah. Khususnya saat membesarkan anak-anaknya, mereka akan mengonsumsi serangga untuk memastikan kecukupan protein dalam makanan anak-anaknya, yang dibutuhkan untuk pertumbuhan mereka.[7]
Pembiakan
Sarang mereka yang besar dan berbentuk kubah terbuat dari ranting dan bahan tanaman lainnya dengan pintu masuk samping. Sarang-sarang ini biasanya ditempatkan di pohon atau semak-semak. Satu sarang rata-rata terdiri dari 4-5 telur berwarna putih.[7]
Referensi
- ↑ IUCN Detail 22719488
- ↑ Ramadhani, Anjar Triananda (2024-10-21). "5 Fakta Bondol Dada Biru, Burung Imut dengan Keluarga Kompak". IDN Times. Diakses tanggal 2026-03-29.
- ↑ Oiseaux.net. "Cordonbleu de l'Angola - Uraeginthus angolensis - Blue Waxbill". www.oiseaux.net (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ "Cordon bleus (blue waxbills)". www.petinfoclub.com. Diakses tanggal 2025-11-30.
- 1 2 "Uraeginthus angolensis (Blue waxbill)". www.biodiversityexplorer.info. Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ Clement, Peter (1994). Finches & sparrows: an identification guide (Edisi Repr). London: Helm. ISBN 978-0-7136-8017-1.
- 1 2 3 Ramel, Gordon (2023-07-12). "Blue Waxbills (Uraeginthus angolensis) Information". Earth Life (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-30.
