Paris Saint-Germain Féminine adalah klub sepak bola wanita profesional yang berbasis di Paris, Prancis. Mereka bermain di Divisi 1 Féminine, divisi teratas sepak bola wanita di Prancis. Tim ini adalah tim wanita dari klub Paris Saint-Germain F.C..
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Nama lengkap | Paris Saint-Germain Football Club | |||
|---|---|---|---|---|
| Julukan | Les Parisiennes (The Parisians) Les Rouge-et-Bleu (The Red and Blues) | |||
| Nama singkat | PSG, Paris SG, Paris | |||
| Berdiri | 1971 (1971) | |||
| Stadion | Stade Jean-Bouin (Kapasitas: 20.000) | |||
| Pemilik | Qatar Sports Investments | |||
| Presiden | Nasser Al-Khelaifi | |||
| Pelatih | – | |||
| Liga | Première Ligue | |||
| 2024–2025 | 2 dari 12 | |||
| Situs web | Situs web resmi klub | |||
| ||||
Paris Saint-Germain Féminine (pengucapan bahasa Prancis: [paʁi sɛ̃ ʒɛʁmɛ̃]; disebut juga dengan Paris Saint-Germain, Paris SG, atau hanya Paris atau PSG) adalah klub sepak bola wanita profesional yang berbasis di Paris, Prancis. Mereka bermain di Divisi 1 Féminine, divisi teratas sepak bola wanita di Prancis. Tim ini adalah tim wanita dari klub Paris Saint-Germain F.C..
PSG telah bermain di divisi teratas sejak 2001, setelah mereka menjuarai Divisi 2 pada musim sebelumnya. Gelar juara pertama mereka didapat pada kompetisi Coupe de France pada tahun 2010. Setelah pengambil alihan PSG, PSG berubah dari penghuni papan tengah liga Prancis menjadi salah satu tim terbaik di sepak bola wanita Eropa. Gelar liga pertama PSG didapatkan pada musim 2020–2021.
Rival utama Paris Saint-Germain adalah Olympique Lyonnais. Kedua tim bersaing ketat dalam perebutan juara liga tiap musim ke musim. Pertandingan yang mempertemukan kedua tim disebut sebagai "Le Classique" atau "Classique Féminin".[1][2][3] Tim pria mereka juga bersaing ketat dan pertandingan yang mempertemukan kedua tim tersebut juga disebut Le Classique.[3] Lyon tampil lebih dominan di Prancis dan Eropa sejak pembentukan mereka pada 2004, menjadi juara Divisi 1 Féminine 14 kali berturut-turut dari 2007 hingga 2020, juara Liga Champions sebanyak tujuh kali, dimana lima gelar didapatkan berturut-turut.[3][4][5] Di lain sisi, PSG baru mulai memberikan perlawanan dominasi Lyon pada 2012 setelah akusisi Qatar Sports Investments pada 2012.
Selain dengan Lyon, Paris Saint-Germain juga bersaing dengan klub lokal asal Île-de-France, Paris FC (bernama Juvisy hingga 2017). Derbi lokal tersebut disebut dengan Derbi Parisian.
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.
|
|

| Posisi | Nama |
|---|---|
| Pemilik | |
| Pemilik Mayoritas | |
| Presiden | |
| Manajer | |
| Perekrutan dan pengembangan | |
| Legal |
| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Pelatih kepala | |
| Asisten pelatih | |
| Pelatih kiper | |
| Pelatih fisik | |
| Asisten pelatih fisik |