Pekan Olahraga Nasional (PON) VI adalah ajang Pekan Olahraga Nasional yang direncanakan akan diselenggarakan di Jakarta pada akhir tahun 1965. Acara ini tidak jadi diselenggarakan akibat peristiwa pemberontakan oleh Gerakan 30 September (G30S).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Tuan rumah | |
|---|---|
Pekan Olahraga Nasional (PON) VI adalah ajang Pekan Olahraga Nasional yang direncanakan akan diselenggarakan di Jakarta pada akhir tahun 1965. Acara ini tidak jadi diselenggarakan akibat peristiwa pemberontakan oleh Gerakan 30 September (G30S).
Pada bulan Agustus 1964 telah terbentuk Dewan Olahraga Republik Indonesia (DORI) (sekarang KONI) di Jakarta yang bertugas menangani segala kegiatan dan urusan olahraga. DORI telah menetapkan bahwa PON VI berlangsung di Jakarta pada tahun 1965.
Pada saat itu sebenarnya penyelenggaraan PON VI ini ditangani dengan penuh keyakinan mengingat telah dibangunnya Gelora Bung Karno yang memiliki cukup banyak tempat pertandingan olahraga dan daya tampung yang cukup bagi para atlet peserta.
Selain itu dilihat dari hasil prestasi, Indonesia dalam Asian Games IV berhasil keluar sebagai urutan kedua teratas dalam pengumpulan medali. Pada tahun 1963 berikutnya Indonesia juga menjadi negara penyelenggara Games of The New Emerging Forces (GANEFO) dengan hasil yang cukup baik. Pada akhirnya penyelenggaraan acara olahraga ini tidak jadi terlaksana karena peristiwa G30S.