Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Teratai

Teratai (Nymphaea) adalah nama genus untuk tanaman air dari famili Nymphaeaceae. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai water-lily atau waterlily. Di Indonesia, teratai juga digunakan untuk menyebut tanaman dari genus Nelumbo (lotus). Pada zaman dulu, orang sering mencampuradukkan antara tanaman genus Nelumbo seperti seroja dengan genus Nymphaeaceae (teratai). Pada Nelumbo, bunga tegak dan terdapat di atas permukaan air, kelopak bersemu merah, daun berbentuk lingkaran penuh dan rimpangnya biasa dikonsumsi.

genus tumbuh-tumbuhan
Diperbarui 6 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Teratai
"Terate" beralih ke halaman ini. Untuk desa di Sumatera Selatan, lihat Terate, Sirah Pulau Padang, Ogan Komering Ilir. Untuk desa di Banten, lihat Terate, Kramatwatu, Serang. Untuk organisasi pencak silat, lihat Persaudaraan Setia Hati Terate.

Teratai
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Ordo: Nymphaeales
Famili: Nymphaeaceae
Genus: Nymphaea
L.
Artikel takson sembarang

Teratai (Nymphaea) adalah nama genus untuk tanaman air dari famili Nymphaeaceae. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai water-lily atau waterlily.[1][2] Di Indonesia, teratai juga digunakan untuk menyebut tanaman dari genus Nelumbo (lotus).[3][4] Pada zaman dulu, orang sering mencampuradukkan antara tanaman genus Nelumbo seperti seroja dengan genus Nymphaeaceae (teratai). Pada Nelumbo, bunga tegak dan terdapat di atas permukaan air (tidak mengapung), kelopak bersemu merah (teratai berwarna putih hingga kuning), daun berbentuk lingkaran penuh dan rimpangnya biasa dikonsumsi.[5][4][3]

Teratai terdiri dari sekitar 50 spesies yang tersebar dari wilayah tropis hingga daerah subtropis seluruh dunia. Teratai yang tumbuh di daerah tropis berasal dari Mesir.

Morfologi

Tanaman tumbuh di permukaan air yang tenang. Bunga dan daun terdapat di permukaan air, keluar dari tangkai yang berasal dari rhizoma yang berada di dalam lumpur pada dasar kolam, sungai atau rawa. Tangkai terdapat di tengah-tengah daun. Daun berbentuk bundar atau bentuk oval yang lebar yang terpotong pada jari-jari menuju ke tangkai. Permukaan daun tidak mengandung lapisan lilin sehingga air yang jatuh ke permukaan daun tidak membentuk butiran air.

Bunga terdapat pada tangkai yang merupakan perpanjangan dari rimpang. Diameter bunga antara 5–10 cm.

Buah teratai berwarna coklat dengan panjang 16,55 mm (15,88-17,23 mm) dan diameter 17,33 mm (15,54-19,12 mm); bentuk buah bulat tanpa tangkai; diameter 10–11 mm. Jumlah biji dalam buah: 750 biji.

Biji yang matang berwarna hitam dan biji yang muda berwarna merah muda; Dimensi biji: panjang 2,52 mm (2,31-2,74 mm), diameter 1,36 mm (1,21-1,52 mm); Luas biji: 2,70 mm2(2,20-3,20 mm2); Keliling biji: 6,90 mm (6,70-7,11 mm); Bentuk lonjong pipih pada kedua sisi; Ketebalan testa: 90-100 µm berwarna putih dan berbentuk bulat[6]

Manfaat

Teratai menjadi tanaman di kebun-kebun karena bunganya yang indah. Pelukis Prancis bernama Claude Monet terkenal dengan lukisan bunga teratai.

Daun teratai memiliki kandungan fenolik yang tinggi yang didominasi dengan tanin terhidrolisis, terutama ellagitannin, di samping kandungan flavonoid dari aktivitas antioksidan utama. N. alba juga muncul sebagai sumber asam lemak esensial yang kaya dengan nilai gizi yang tinggi. Daun dan bunga N. alba membantu dalam pemulihan fitur fisiologis dan histologis hati, mengendalikan penyakit hati yang berhubungan dengan inflamasi dan stres oksidatif, dengan aktivitas hepatoprotektif yang kuat dan potensial dan berpotensi dikembangkan sebagai obat untuk pengobatan penyakit terkait hati.[7][8]

Tanaman ini telah digunakan selama ratusan tahun dalam pengobatan herbal tradisional. Tanaman ini dicirikan oleh fitokimia yang berbeda, tergantung pada lokasi geografisnya. Metode ultrasonik telah digunakan secara menyeluruh untuk mengekstraksi senyawa antioksidan dari berbagai bagian anatomi N. alba (buah, bunga, daun, batang, dan akar). Ekstrak yang diperoleh dengan menggunakan iradiasi ultrasonik menunjukkan kandungan polifenol yang besar (19,42 mg EqGA/100 mg ekstrak) dan flavonoid (0,97 mg EqQ/100 mg ekstrak). Ekstrak buah dan bunga menunjukkan indeks aktivitas antioksidan (AAI) tertinggi. Rutin dan asam p-koumarat ditemukan sebagai komponen utama dalam semua ekstrak N.alba. Kandungan unsur makro dan mikro dalam ekstrak N. alba bergantung pada bagian anatomi tanaman yang berbeda.[9]

Keunikan

Teratai merupakan tanaman air yang unik. Teratai yang tumbuh di air yang sangat berlumpur (kotor, coklat), warna bunganya lebih cemerlang. Warna bunga bila putih lebih putih, dan bila merah lebih merah, bila merah muda makin terang warnanya.

Teratai (Nymphaea) adalah tanaman air yang mampu tumbuh di perairan tenang meskipun dalam kondisi berlumpur. Adaptasi uniknya, seperti batang dan akar berongga untuk mengangkut oksigen, daun lebar yang mengapung untuk fotosintesis, serta lapisan lilin yang menjaga daun tetap kering, memungkinkan teratai berkembang dengan baik. Selain itu, permukaan daun dan bunganya bersifat superhidrofobik atau dikenal sebagai "efek daun teratai", yang membuatnya tetap bersih meski tumbuh di lingkungan kotor.[10]

Sejarah

Pada zaman Mesir kuno, teratai dan lotus banyak tumbuh di pinggir Sungai Nil. Nymphaea caerulea dan Nymphaea lotus adalah dua spesies yang berasal dari Mesir. Bunga N. caerulea hanya berumur sehari, mekar di pagi hari dan tenggelam di bawah air di senja hari. Bunga dari N. lotus mekar pada malam hari dan menguncup di pagi hari. Peninggalan dari kedua jenis teratai asli Mesir ini ditemukan di makam Ramses II.

Perbedaan dengan Nuphar

Teratai masih satu suku dengan genus Nuphar yang perbedaannya terletak pada besar daun mahkota. Bunga teratai memiliki daun mahkota yang lebih besar dari daun kelopak, sedangkan genus Nuphar memiliki daun mahkota yang lebih kecil daripada daun kelopak. Pematangan buah Teratai terjadi di bawah permukaan air, berbeda dengan pematangan buah dari genus Nuphar yang terjadi di atas permukaan air.

Ornamen ukiran teratai (Kambang Talipuk) pada Rumah Bubungan Tinggi Anjungan Kalimantan Selatan TMII Jakarta.

Galeri

  • Nymphea rubra
    Nymphea rubra
  • Nymphea alba
    Nymphea alba

Referensi

  1. ↑ "eFlora Search Page". www.efloras.org. Diakses tanggal 2025-11-24.
  2. ↑ "Nymphaea". Integrated Taxonomic Information System.
  3. 1 2 S, Novriadi (2024-10-13). "8 Fakta Menarik Seroja, Sering Dikira Bunga Teratai". IDN Times Jateng. Diakses tanggal 2025-11-24.
  4. 1 2 "Lotus atau Teratai? Kenali 5 Perbedaan Utama Bunga Air Populer Ini". Kompas.com. 2025-09-02.
  5. ↑ Glimn-Lacy, Janice; B. Kaufman, Peter (2006). Botany Illustrated : Introduction to Plants, Major Groups, Flowering Plant Families. Springer. hlm. 79. ISBN 9780387288703. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Latowski, Karol; Toma, Cezary; Dąbrowska, Magdalena; Zviedre, Egita (2014-06-01). "Taxonomic features of fruits and seeds of Nymphaea and Nuphar taxa of the Southern Baltic region". Limnological Review. 14 (2): 83–91. doi:10.2478/limre-2014-0009. ISSN 2300-7575.
  7. ↑ Bakr, Riham Omar; El-Naa, Mona Mohamed; Zaghloul, Soumaya Saad; Omar, Mahmoud Mohamed (2017-01-17). "Profile of bioactive compounds in Nymphaea alba L. leaves growing in Egypt: hepatoprotective, antioxidant and anti-inflammatory activity". BMC Complementary and Alternative Medicine. 17 (1). doi:10.1186/s12906-017-1561-2. ISSN 1472-6882. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  8. ↑ Paharia, Ashish K.; Pandurangan, A. (2013-08-06). "Evaluation of Hepatoprotective activity of Ethanolic Extract of Nymphaea alba Linn Flower in experimental rats". International Journal of Biomedical Research. 4 (7): 349. doi:10.7439/ijbr.v4i7.326. ISSN 0976-9633.
  9. ↑ Cudalbeanu, Mihaela; Ghinea, Ioana; Furdui, Bianca; Dah-Nouvlessounon, Durand; Raclea, Robert; Costache, Teodor; Cucolea, Iulia; Urlan, Florentina; Dinica, Rodica (2018-05-23). "Exploring New Antioxidant and Mineral Compounds from Nymphaea alba Wild-Grown in Danube Delta Biosphere". Molecules. 23 (6): 1247. doi:10.3390/molecules23061247. ISSN 1420-3049. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  10. ↑ "Adaptasi Bunga Teratai Dengan Lingkungannya". Blog Kumau Info. 2021-01-10. Diakses tanggal 2025-02-28.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Nymphaea.
  • Knotts, K. Hibrida teratai pertama.
  • Rekaman Spesies Nymphaea GRIN.

Bacaan lanjutan

  • Slocum, P. D. Waterlilies and Lotuses. Timber Press. 2005. ISBN 0-88192-684-1 (versi daring terbatas di Google Books)
Pengidentifikasi takson
Nymphaea
  • Wikidata: Q146628
  • Wikispecies: Nymphaea
  • APDB: 193075
  • BioLib: 3416
  • BOLD: 125709
  • CoL: 63GBF
  • EoL: 60384
  • EPPO: 1NYMG
  • FloraBase: 21429
  • FNA: 122531
  • FoAO2: Nymphaea
  • FoC: 122531
  • GBIF: 2882411
  • GRIN: 8329
  • iNaturalist: 51122
  • IPNI: 330032-2
  • IRMNG: 1108800
  • ISC: 36758
  • ITIS: 18383
  • NBN: NHMSYS0000461111
  • NCBI: 4418
  • NZOR: 74ab8f4f-b462-4954-8c68-d1a3c7a5761f
  • Open Tree of Life: 583523
  • Paleobiology Database: 157335
  • PPE: genus-nymphaea
  • PLANTS: NYMPH
  • POWO: urn:lsid:ipni.org:names:330032-2
  • Tropicos: 40029644
  • VASCAN: 1467
  • VicFlora: cb56044c-3244-4b72-ad90-e9db471241b2
  • WFO: wfo-4000026422
  • WoRMS: 1415723
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Republik Ceko
    • 2
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Morfologi
  2. Manfaat
  3. Keunikan
  4. Sejarah
  5. Perbedaan dengan Nuphar
  6. Galeri
  7. Referensi
  8. Pranala luar
  9. Bacaan lanjutan

Artikel Terkait

Tumbuhan

kerajaan dari eukariota fotosintetis

Tumbuhan berbunga

klade tumbuhan berbiji yang menghasilkan bunga

Tumbuhan paku

kelompok tumbuhan berpembuluh berspora

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026