Nunun Nurbaetie adalah istri dari mantan Wakapolri Adang Daradjatun. Selain menjadi petinggi di perusahaannya, ia juga tergolong kaum sosialita di Jakarta yang suka menghadiri fashion show.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Nunun Nurbaeti | |
|---|---|
| Lahir | 28 September 1951 Sukabumi, Jawa Barat |
| Tempat tinggal | Jalan Cipete Raya No. 39, Jakarta Selatan [1] |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Nama lain | Nunun Daradjatun |
| Pekerjaan | Pemilik PT Wahana Esa Sejati |
| Dikenal atas | Tersangka Kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia[2] |
| Tinggi | 155 m (508 ft 6+1⁄2 in)[3] |
| Berat | 55 kg (121 pon) (121 pon)[3] |
| Gugatan kejahatan | Tersangka Kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia,[2] Buronan Interpol (Wanted Person) [3] atas pelanggaran penipuan (Fraud) |
| Status kriminal | Tersangka (Suspected) |
| Suami/istri | Adang Daradjatun |
Nunun Nurbaetie adalah istri dari mantan Wakapolri[4] Adang Daradjatun. Selain menjadi petinggi di perusahaannya, ia juga tergolong kaum sosialita di Jakarta yang suka menghadiri fashion show.[1]
Namanya mulai dikenal orang sejak tersangkut kasus suap pemilihan Deputi Senior Bank Indonesia, Miranda Gultom. Namun kasusnya hingga kini tidak kejelasan, karena Nunun sendiri menghilang sejak tahun 2010.[5] Nunun diduga melakukan penyogokan dan menjadi buronan kepolisian internasional, Interpol. Ia akhirnya ditangkap di Thailand pada Desember 2011 setelah melarikan diri keluar negeri berbulan bulan.[6][7]