Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Payangko

Payangko, juga dikenal sebagai Nokdiak sentani alah satu dari tiga spesies genus Zaglossus yang terdapat di Papua. Namanya diambil sebagai rasa hormat terhadap Sir David Attenborough. Spesies ini tinggal di Pegunungan Cyclops di Papua.

Hewan endemik papua
Diperbarui 1 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Payangko

Payangko
Status konservasi

Kritis  (IUCN 3.1)[1]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Monotremata
Famili: Tachyglossidae
Genus: Zaglossus
Spesies:
Z. attenboroughi
Nama binomial
Zaglossus attenboroughi
Flannery & Groves, 1998

Payangko[2] (Zaglossus attenboroughi), juga dikenal sebagai Nokdiak sentani[3] alah satu dari tiga spesies genus Zaglossus yang terdapat di Papua. Namanya diambil sebagai rasa hormat terhadap Sir David Attenborough. Spesies ini tinggal di Pegunungan Cyclops di Papua.

Ia adalah anggota terkecil dari genusnya, ukurannya lebih mendekati nokdiak moncong-pendek daripada anggota genusnya. Ia memiliki lima kuku pada kaki depan dan belakangnya. Ia juga memiliki bulu pendek yang lebat.

Saat ini diklasifikasikan sebagai sangat terancam kritis oleh IUCN, dan belum terlihat sejak penemuan awalnya pada tahun 1961 hingga penampakan kembali pada November 2023[4]

Pranala luar

Wikispecies mempunyai informasi mengenai Zaglossus.
  • EDGE of Existence (Zaglossus spp.) Diarsipkan 2007-12-25 di Wayback Machine. - Saving the World's most Evolutionarily Distinct and Globally Endangered (EDGE) species

Referensi

  1. ↑ "Zaglossus attenboroughi". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2008. International Union for Conservation of Nature. 2008. Diakses tanggal 28 December 2008. ; ; Database entry includes justification for why this species is listed as critically endangered
  2. ↑ "Papua: Hewan mamalia yang hilang selama 62 tahun ditemukan kembali, ekidna Zaglossus attenboroughi". BBC News Indonesia. 2023-11-10. Diakses tanggal 2026-03-01.
  3. ↑ "Checklist of the mammals of Indonesia : scientific name and distribution area table in Indonesia including CITES, IUCN, and Indonesian category for conservation". LIPI. 2019. Diakses tanggal 1 Maret 2026.
  4. ↑ "Papua: Hewan mamalia yang hilang selama 62 tahun ditemukan kembali, ekidna Zaglossus attenboroughi". BBC News Indonesia. 2023-11-10. Diakses tanggal 2023-11-25.
  • l
  • b
  • s
Spesies Monotremata yang masih hidup
  • Kingdom Animalia
  • Filum Chordata
  • Kelas Mammalia
  • (tanpa tingkatan) Australosphenida
Tachyglossidae
(Ekidna)
Tachyglossus
  • Nokdiak moncong-pendek (T. aculeatus)
Zaglossus
(Nokdiak moncong panjang)
  • Payangko (Z. attenboroughi)
  • Nokdiak moncong-panjang timur (Z. bartoni)
  • Nokdiak moncong-panjang barat (Z. bruijni)
Ornithorhynchidae
Ornithorhynchus
  • Platipus (O. anatinus)
Kategori
Pengidentifikasi takson
Zaglossus attenboroughi
  • Wikidata: Q757942
  • Wikispecies: Zaglossus attenboroughi
  • CoL: 7GBTK
  • EoL: 1000242
  • GBIF: 2433390
  • iNaturalist: 43247
  • IRMNG: 10002077
  • ITIS: 709357
  • IUCN: 136322
  • MDD: 1000003
  • MSW: 10300011
  • NCBI: 1684341
  • Open Tree of Life: 3615204
  • Paleobiology Database: 166667
  • Species+: 9673
  • Xeno-canto: Zaglossus-attenboroughi
  • ZooBank: 211BFA99-3B5E-4B7A-875F-3713EE0E804B

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pranala luar
  2. Referensi

Artikel Terkait

Flora Papua

jenis anggrek.Keunikan flora Papua tidak hanya terletak pada jumlahnya yang melimpah, tetapi juga pada keberadaan spesies endemik yang tidak ditemukan di tempat

Kuskus

mamalia berkantung & nokturnal

Kuskus branjangan-pohon

marsupial dari famili Phalangeridae. Kuskus branjangan-kayu adalah hewan endemik Papua Nugini, khususnya di Pulau Madau dan Pulau Woodlark. Groves, C.P

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026