Abu Muhammad al-Hasan bin Abu'l-Hayja 'Abdallah bin Hamdan al-Taghlibi, yang lebih sering disebut dengan laqab-nya Nasir ad-Daulah, adalah penguasa Hamdaniyah kedua dari Keamiran Mosul, yang terbentang di sebagian besar Jazira. Sebagai anggota senior dari dinasti Hamdaniyah, ia mewarisi basis kekuasaan keluarganya di sekitaran Mosul dari ayahnya, dan dapat mengamankannya dari serangan-serangan dari para pamannya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | 10 abad Mosul |
| Kematian | 969 Zakho Fort (en) |
| Wazir (Kekhalifahan Abbasiyah) | |
| 942 – 943 – Tuzun → | |
| Data pribadi | |
| Agama | Islam |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | pemimpin militer, wali (en) |
| Konflik | Battle of Baghdad (en) |
| Lain-lain | |
| Gelar bangsawan | Amir al-umara Kesalahan: waktu tidak sah. – Kesalahan: waktu tidak sah. (Kesalahan: waktu tidak sah. – Kesalahan: waktu tidak sah.) |
| Keluarga | Dinasti Hamdaniyah |
| Anak | Abu Taghlib, Abu Abdallah al-Husayn ibn Nasir al-Dawla (en) |
| Ayah | Abdallah ibn Hamdan (mul) |
| Saudara | Sayf al-Dawla |
| Kerabat | Hamdan bin Hamdun (kakek) Husayn bin Hamdan (father's brother (en) Sa'id ibn Hamdan (en) Ibrahim ibn Hamdan (en) Abu Firas al-Hamdani (en) Sa'd al-Dawla (en) Nasir al-Dawla bin Hamdan (cucu laki-laki) |
Abu Muhammad al-Hasan bin Abu'l-Hayja 'Abdallah bin Hamdan al-Taghlibi (bahasa Arab: أبو محمد الحسن ابن أبو الهيجاء عبدالله ابن حمدان ناصر الدولة التغلبيcode: ar is deprecated ; wafat 968 atau 969), yang lebih sering disebut dengan laqab-nya (sebutan kehormatan) Nasir ad-Daulah ("Pembela Dinasti [Abbasiyah]"), adalah penguasa Hamdaniyah kedua dari Keamiran Mosul, yang terbentang di sebagian besar Jazira. Sebagai anggota senior dari dinasti Hamdaniyah, ia mewarisi basis kekuasaan keluarganya di sekitaran Mosul dari ayahnya, dan dapat mengamankannya dari serangan-serangan dari para pamannya.