Batak Museum atau yang bisa disebut Museum Batak Tomok adalah museum yang memamerkan koleksi terkait dengan kehidupan masyarakat Toba di masa lampau. Museum ini terletak di Desa Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Di bangun pada tahun 2005, dengan arsitektur bangunan khas Batak yang disebut Rumah Bolon.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

museum | |
|---|---|
| Tempat | |
| Negara berdaulat | Indonesia |
| Provinsi di Indonesia | Sumatera Utara |
| Kabupaten | Samosir |
| Kecamatan | Simanindo |
| Negara | Indonesia |
Batak Museum atau yang bisa disebut Museum Batak Tomok adalah museum yang memamerkan koleksi terkait dengan kehidupan masyarakat Toba di masa lampau.[1] Museum ini terletak di Desa Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Di bangun pada tahun 2005, dengan arsitektur bangunan khas Batak yang disebut Rumah Bolon.[2]
Selain berkawasan di sekitar Danau Toba, museum ini disorot karena bentuk bangunan yang mirip dengan Rumah Bolon sehingga mendapatkan nuansa tradisional. Dinding bangunan museum yang memiliki ukiran-ukiran dan ornamen yang bernama Gorga. Desain pintu masuk yang diposisikan lebih rendah dari atap rumah yang lebih tinggi di bagian depan daripada bagian belakang, bersama dengan elemen-elemen detail lainnya, membuat bangunan museum ini terlihat menarik dan asli.[3]
Kumpulan artefak museum berkaitan dengan kehidupan masyarakat di Toba pada zaman dulu, termasuk perkakas pertanian, peralatan makan dari porselen, alat memasak, dan berbagai patung yang digunakan sebagai objek persembahan. Di antara ekshibisi tersebut, juga terdapat peralatan perang masa lalu, seperti pedang besi. Museum ini juga sering menjadi tempat pembelajaran anak sekolah, mahasiswa dan akademisi.[4]