Pada tahun 1673, naik takhta. Mengambil alih Tahta Kerajaan dari Sultan Abdul Hakkul Mubin.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Muhyiddin Mansur Shah | |||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Paduka Seri Al-Sultan Dan Yang di-Pertuan Besar Negeri Brunei Darus Salam | |||||||||||||
| Sultan Brunei | |||||||||||||
| Berkuasa | - | ||||||||||||
| Penobatan | - | ||||||||||||
| Penobatan | - | ||||||||||||
| Pendahulu | sultan | ||||||||||||
| Penerus | sultan | ||||||||||||
| Wali | 2 | ||||||||||||
| - - | |||||||||||||
| Berkuasa | - | ||||||||||||
| Permaisuri | - | ||||||||||||
| Istri |
| ||||||||||||
| Keturunan | - | ||||||||||||
| |||||||||||||
| Wangsa | - | ||||||||||||
| Wangsa | - | ||||||||||||
| Agama | islam sunni | ||||||||||||
| Pekerjaan | - | ||||||||||||
| Tanda tangan | |||||||||||||
| Kerabat Di Raja Negeri Brunei | |||||||||||||
Pada tahun 1673, naik takhta. Mengambil alih Tahta Kerajaan dari Sultan Abdul Hakkul Mubin.
Termasyhur bijak, gagah dan berjaya menyatukan rakyat Brunei setelah Perang Saudara tamat. Pada tahun 1685, berjaya mengatasi tipu daya angkatan bersenjata Spanyol yang berpura-pura datang mengunjungi Brunei. Ketika memerintah, Datu Dakula datang ke Brunei untuk membela ayahandanya tetapi dapat diselesaikan oleh kakandanya, Pangeran Bendahara Pengiran Muda Amir ibnu Sultan Abdul Hakkul Mubin. Pada tahun 1690 belaiu wafat dan terkenal dengan nama Marhum Bungsu.
| Gelar kebangsawanan | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Abdul Hakkul Mubin |
Sultan Brunei 1740–1795 |
Diteruskan oleh: Nashruddin |