Mudéjar (Spanyol: [muˈðexar, muˈðehar], bahasa Portugis: [muˈðɛʒaɾ], bahasa Katalan: Mudèjarcode: ca is deprecated [muˈðɛʒər], bahasa Arab: مدجنcode: ar is deprecated trans. Mudajjan, "dijinakkan; didomestifikasi" adalah nama yang diberikan kepada orang Moor atau Muslim Andalusia yang tetap tinggal di Iberia setelah peristiwa Reconquista Kristen tetapi tidak berubah menjadi penganut Kekristenan. Istilah ini dipergunakan untuk membedakan antara Muslim yang hidup di wilayah pemerintahan Muslim dan juga membedakan dengan Morisco yang dipaksa untuk berubah keyakinan dan mungkin masih atau sudah tidak menjalankan keyakinan Islam secara rahasia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Mudéjar (Spanyol: [muˈðexar, muˈðehar], bahasa Portugis: [muˈðɛʒaɾ], bahasa Katalan: Mudèjarcode: ca is deprecated [muˈðɛʒər], bahasa Arab: مدجنcode: ar is deprecated trans. Mudajjan, "dijinakkan; didomestifikasi"[1] adalah nama yang diberikan kepada orang Moor atau Muslim Andalusia yang tetap tinggal di Iberia setelah peristiwa Reconquista Kristen tetapi tidak berubah menjadi penganut Kekristenan. Istilah ini dipergunakan untuk membedakan antara Muslim yang hidup di wilayah pemerintahan Muslim (sebagai contoh, Muslim Granada sebelum 1492) dan juga membedakan dengan Morisco yang dipaksa untuk berubah keyakinan dan mungkin masih atau sudah tidak menjalankan keyakinan Islam secara rahasia.
Istilah mudéjar juga mengacu kepada gaya arsitektur dan dekorasi Iberia pada abad pertengahan, khususnya Aragon dan Kastilia, yang sangat dipengaruhi oleh cita rasa dan keahlian kerja ala Moor.