Love at Second Sight adalah film drama romantis yang disutradarai dan ditulis oleh Hugo Gélin, dibintangi oleh François Civil, Joséphine Japy dan Benjamin Lavernhe. Film ini tayang perdana di L'Alpe d'Huez Film Festival pada 18 Januari 2019, di mana Civil menerima Penghargaan Aktor Terbaik. Film ini dirilis di bioskop Prancis oleh Mars Films pada 3 April 2019. Film ini memenangkan penghargaan Swann d'Or untuk Film Terbaik di Festival Film Cabourg 2019. Benjamin Lavernhe dinominasikan untuk Penghargaan César sebagai Aktor Pendukung Terbaik atas penampilannya dalam film ini.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Love at Second Sight | |
|---|---|
Poster film | |
| Nama lain | |
| Prancis | Mon Inconnue |
| Sutradara | Hugo Gélin |
| Ditulis oleh | Hugo Gélin Igor Gotesman Benjamin Parent |
| Pemeran | |
Perusahaan produksi |
|
| Distributor | |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 118 menit[1] |
| Negara | |
| Bahasa |
|
Pendapatan kotor | $6 juta[3] |
Love at Second Sight (Prancis: Mon Inconnue, har. 'Orang Asingku'code: fr is deprecated ) adalah film drama romantis yang disutradarai dan ditulis oleh Hugo Gélin, dibintangi oleh François Civil, Joséphine Japy dan Benjamin Lavernhe.[4] Film ini tayang perdana di L'Alpe d'Huez Film Festival pada 18 Januari 2019,[5] di mana Civil menerima Penghargaan Aktor Terbaik.[6] Film ini dirilis di bioskop Prancis oleh Mars Films pada 3 April 2019.[2] Film ini memenangkan penghargaan Swann d'Or untuk Film Terbaik di Festival Film Cabourg 2019. Benjamin Lavernhe dinominasikan untuk Penghargaan César sebagai Aktor Pendukung Terbaik atas penampilannya dalam film ini.
Raphaël adalah seorang mahasiswa yang suka menulis novel fiksi ilmiah, namun dia kesulitan untuk menemukan akhir cerita yang tepat untuk karya yang lagi ditulisnya. Suatu malam, dia secara tidak sengaja mendengar sebuah lantunan lagu dari sebuah gedung. Dia menghampirinya dan melihat permainan musik seorang gadis bernama Olivia yang sedang berlatih piano. Raphaël secara tidak sengaja menekan tombol alarm sekolah yang menyebabkan keduanya berlari sekuat tenaga keluar dari kampus. Keduanya langsung jatuh cinta pada pandangan pertama dan pingsan bersama di sebuah bangku di luar kampus. Pertemuannya dengan Olivia menginspirasi Raphaël untuk menciptakan karakter baru di novel tulisannya. Mereka berpacaran sampai akhirnya menikah. Raphaël berhasil menyelesaikan novelnya "Zoltan & Shadow" dan sukses besar di pasaran. Kesuksesan dan kesibukan Raphaël membuat hubungan antara Raphaël dan Olivia semakin renggang. Suatu malam, Raphaël, yang sedang menyelesaikan novel sekuelnya, memutuskan untuk membunuh karakter perempuan yang ia buat berdasarkan Olivia, dan pada malam yang sama, ia terlibat dalam perdebatan hebat dengannya. Setelah badai salju, keesokan paginya, Raphaël menemukan dirinya berada di dunia paralel di mana dia dan Olivia tidak saling mengenal. Di dunia ini, Olivia menjadi pianis sukses dan terkenal, sementara Raphaël adalah guru sastra yang tidak pernah menyelesaikan novelnya.
Setelah menyadari apa yang terjadi, Raphaël berusaha mencari cara agar bisa kembali ke dunia asalnya. Dengan bantuan sahabatnya, Félix, ia belajar lebih banyak tentang hidupnya di dunia ini dan berhasil berbicara dengan Olivia. Namun, ia menemukan bahwa Olivia kini menjalin hubungan dengan manajernya, Marc. Dengan dalih palsu untuk menulis kisah biografinya, Raphaël menghabiskan banyak waktu dengan Olivia dan membuatnya jatuh cinta padanya lagi. Meskipun demikian, Olivia menerima lamaran Marc ketika ia memintanya untuk menikahinya, dan mengatakan kepada Raphaël bahwa ia berharap bertemu dengannya bertahun-tahun yang lalu.
Dalam upaya terakhir untuk mendapatkan kembali hidupnya, Raphaël menulis ulang novel sekuelnya dengan akhir yang berbeda, dan berasumsi bahwa novel yang dibaca Olivia mungkin menjadi kunci untuk mengembalikan segalanya. Ia lalu memberikan novel tersebut kepada Olivia dan memintanya untuk membacanya sebagai permintaan terakhirnya. Ketika Olivia mulai membaca novel tersebut, salju mulai turun seperti malam ketika mereka bertengkar. Akibatnya, Raphaël menyadari teorinya berhasil. Namun, saat ia mengenang seluruh kisah cintanya dengan Olivia, ia menyadari bahwa Olivia mungkin lebih baik tanpa dirinya. Saat Olivia sedang tampil di panggung, ia mengambil kembali novel tersebut sebelum Olivia selesai membacanya, dan memilih untuk tetap tinggal di dunia ini di mana Olivia tampak lebih bahagia. Setelah pertunjukan, Olivia memutuskan untuk meninggalkan Marc, mengejar Raphaël dan menciumnya dengan penuh cinta.
Pengambilan gambar dilakukan di Paris antara tanggal 16 Januari 2018 dan 18 Maret 2018.[8]
Karakter yang diperankan Joséphine Japy adalah seorang pianis virtuoso klasik. Inilah sebabnya kita menemukan karya-karya Bach (Concerto en ré mineur yang dibawakan oleh Glenn Gould), Liszt (Liebestraum yang dibawakan oleh Khatia Buniatishvili, yang muncul sebentar dalam film), atau Chopin (terutama Fantaisie-Impromptu yang dibawakan oleh Daniil Trifonov). Adegan konser difilmkan di Paris, di Théâtre de l'Odéon dan Salle Gaveau.
Soundtrack film ini diproduksi oleh Sage, dari band Prancis Revolver, yang sebelumnya berkolaborasi dengan Hugo Gélin dalam filmnya tahun 2012 Just Like Brothers.
| No. | Judul | Durasi |
|---|---|---|
| 1. | "Someday Baby" | 4:20 |
| 2. | "Until Tomorrow (Only Love)" | 1:45 |
| 3. | "Shadow" | 1:01 |
| 4. | "The Storm" | 2:20 |
| 5. | "A Complete Stranger" | 1:56 |
| 6. | "The Dinner" | 1:32 |
| 7. | "Twice Upon a Time" | 2:02 |
| 8. | "Train Station" | 0:55 |
| 9. | "Ten Years Too Late" | 2:25 |
| 10. | "Rewrite" | 1:50 |
| 11. | "Selamat Tinggal Sahabatku" | 2:04 |
| 12. | "Love at Second Sight" | 2:37 |
| Durasi total: | 24:47 | |
AlloCiné, sebuah situs web film Prancis, memberikan film tersebut rating rata-rata 3,9/5 berdasarkan survei terhadap 25 ulasan Prancis.[9]
50% dari 8 ulasan yang dikumpulkan oleh Rotten Tomatoes bersifat positif, dengan rating rata-rata 4,7/10.[10]
Film ini debut di posisi ke-5 di box office Prancis dengan 209.564 penonton.[11] Film ini menjual total 559.126 tiket setelah 13 minggu tayang di bioskop Prancis dan meraih pendapatan global sebesar $5,9 juta.[12][3]
Love at Second Sight adalah film Prancis pertama yang dirilis di China sejak COVID-19 pandemic.[13] Film ini menjadi film Prancis terlaris kedua di box office internasional (di bawah The Wolf and the Lion) pada April 2022.[13] Film ini meraih 261.000 penonton dan €1,17 juta di box office China hingga Desember 2022.[14]
| Tahun | Penghargaan / Festival | Kategori | Nominasi | Hasil | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| 2019 | L'Alpe d'Huez Film Festival | Best Actor | François Civil | Menang | [15] |
| Cabourg Film Festival | Swann d'Or for Best Film | Hugo Gélin | Menang | [16] | |
| 2020 | César Awards | Best Supporting Actor | Benjamin Lavernhe | Nominasi | [17] |