Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Metode Gauss-Seidel

Metode Gauss-Seidel digunakan untuk menyelesaikan sistem persamaan linear (SPL) berukuran besar dan proporsi koefisien nolnya besar, seperti sistem-sistem yang banyak ditemukan dalam sistem persamaan diferensial. Metode iterasi Gauss-Seidel dikembangkan dari gagasan metode iterasi pada solusi persamaan tak linier.

Wikipedia article
Diperbarui 7 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Metode Gauss-Seidel digunakan untuk menyelesaikan sistem persamaan linear (SPL) berukuran besar dan proporsi koefisien nolnya besar, seperti sistem-sistem yang banyak ditemukan dalam sistem persamaan diferensial. Metode iterasi Gauss-Seidel dikembangkan dari gagasan metode iterasi pada solusi persamaan tak linier.

Teknik iterasi seperti Metode Gauss-Seidel jarang digunakan untuk menyelesaikan SPL berukuran kecil karena metode-metode langsung seperti metode eliminasi Gauss lebih efisien daripada metode iteratif. Akan tetapi, untuk SPL berukuran besar dengan persentase elemen nol pada matriks koefisien besar, teknik iterasi lebih efisien daripada metode langsung dalam hal penggunaan memori komputer maupun waktu komputasi. Dengan metode iterasi Gauss-Seidel sesatan pembulatan dapat diperkecil karena dapat meneruskan iterasi sampai solusinya seteliti mungkin sesuai dengan batas sesatan yang diperbolehkan.

Metode iterasi Gauss-Seidel untuk menyelesaikan sistem persamaan linear

Suatu sistem persamaan linier terdiri atas sejumlah berhingga persamaan linear dalam sejumlah berhingga variabel. Menyelesaikan suatu sistem persamaan linier adalah mencari nilai-nilai variabel yang belum diketahui yang memenuhi semua persamaan linier yang diberikan.

Rumus iterasi untuk hampiran ke-k pada metode iterasi Gauss-Seidel adalah sebagai berikut. Untuk i = 1, 2, …, n dan k = 1, 2, 3, …,

x i ( k ) = 1 a i i ( b i − ∑ j = 1 a i j x j ( k ) − ∑ j = i + 1 a i j x j ( k − 1 ) ) , i = 1 , 2 , … , n . {\displaystyle x_{i}^{(k)}={\frac {1}{a_{ii}}}\left(b_{i}-\sum _{j=1}a_{ij}x_{j}^{(k)}-\sum _{j=i+1}a_{ij}x_{j}^{(k-1)}\right),\,i=1,2,\ldots ,n.} {\displaystyle x_{i}^{(k)}={\frac {1}{a_{ii}}}\left(b_{i}-\sum _{j=1}a_{ij}x_{j}^{(k)}-\sum _{j=i+1}a_{ij}x_{j}^{(k-1)}\right),\,i=1,2,\ldots ,n.}

Algoritma Iterasi Gauss-Seidel

Untuk menyelesaikan sistem persamaan linier AX = b dengan A adalah matriks koefisien n × n, b vektor konstanta n × 1, dan X vektor n × 1 yang perlu di cari.

INPUT: n, A, b dan hampiran awal Y = (y1 y2 y3 ...yn)T, batas toleransi T dan maksimum iterasi N.

OUTPUT: X = (x1 x2 x3 ...xn)T atau pesan "gagal".

LANGKAH-LANGKAH:

1. Set penghitung iterasi k = 1
2. WHILE k <= N DO
(a) FOR i = 1, 2, 3, ..., n, hitung: x i ( k ) = 1 a i i ( b i − ∑ j = 1 a i j x j − ∑ j = i + 1 a i j x j ) , i = 1 , 2 , … , n . {\displaystyle x_{i}^{(k)}={\frac {1}{a_{ii}}}\left(b_{i}-\sum _{j=1}a_{ij}x_{j}-\sum _{j=i+1}a_{ij}x_{j}\right),\,i=1,2,\ldots ,n.} {\displaystyle x_{i}^{(k)}={\frac {1}{a_{ii}}}\left(b_{i}-\sum _{j=1}a_{ij}x_{j}-\sum _{j=i+1}a_{ij}x_{j}\right),\,i=1,2,\ldots ,n.}
(b) Set X = (x1 x2 x3 ...xn)T
(c) IF ||X - Y|| < T THEN STOP
(d) Tambah penghitung iterasi, k = k + 1
(e) FOR i = 1, 2, 3, ..., n, Set yi = xi
(f) Set Y = (y1 y2 y3 ...yn)T
3. Tulis pesan "metode gagal setelah N iterasi"
4. STOP.

Implementasi dengan MATLAB

function [X1,g,H] = seidel(A,b,X0,T,N)

H = X0';

n = length(b);

X1 = X0 ;

for k=1:N,

for i=1:n,
S=b(i)-A(i,1:i-1)*X1(1:i-1)-A(i,i+1:n)*X0(i+1:n);
X1(i)=S/A(i,i);
end
g=abs(X1-X0);
err=norm(g);
relerr=err/(norm(X1)+eps);
X0=X1;
H=[H,X0'];
if(err<T)|(relerr<T),break,end

end

Contoh

Sebagai gambaran misalkan mencari penyelesaian SPL

10x1 - x2 +2x3=6

-x1+11x2-x3+3x4=25

2x1-x2+10x3-x4=-11

3x2-x3+8x4=15

Berikut pemakaian fungsi MATLAB seidel untuk penyelesaian soal di atas dan keluaran yang diperoleh:

>> A=[10 -1 2 0;-1 11 -1 3;2 -1 10 -1;0 3 -1 8]

A =

   10    -1     2     0
   -1    11    -1     3
    2    -1    10    -1
    0     3    -1     8

>> b=[6;25;-11;15]

b =

    6
   25
  -11
   15

>> X0=[0;0;0;0]

X0 =

    0
    0
    0
    0

>> T=0.0001;N=25;

>> [X,g,H]=seidel(A,b,X0,T,N)

X =

   1.0000
   2.0000
  -1.0000
   1.0000

g =

 1.0e-004 *
   0.8292
   0.2017
   0.2840
   0.1111

H =

 Columns 1 through 5 
        0         0         0         0    0.6000
 Columns 6 through 10 
   2.3273   -0.9873    0.8789    1.0302    2.0369
 Columns 11 through 15 
  -1.0145    0.9843    1.0066    2.0036   -1.0025
 Columns 16 through 20 
   0.9984    1.0009    2.0003   -1.0003    0.9998
 Columns 21 through 25 
   1.0001    2.0000   -1.0000    1.0000    1.0000
 Columns 26 through 28 
   2.0	     -1.0000    1.0000

Proses iterasi dapat diulangi sampai tingkat keakuratan yang diinginkan tercapai, penyelesaian eksak contoh di atas adalah (1, 2, -1, 1).

Daftar Pustaka

Munir, R. 2003. Metode Numerik. Informatika. Bandung.

Sahid. 2005. Pengantar Komputasi Numerik dengan MATLAB. Andi. Yogyakarta.

Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • GND

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Metode iterasi Gauss-Seidel untuk menyelesaikan sistem persamaan linear
  2. Algoritma Iterasi Gauss-Seidel
  3. Implementasi dengan MATLAB
  4. Contoh
  5. Daftar Pustaka

Artikel Terkait

Metode iteratif

{\displaystyle M:=D} Metode Jacobi terbobot: M := 1 ω D ( ω ≠ 0 ) {\displaystyle M:={\frac {1}{\omega }}D\quad (\omega \neq 0)} Metode Gauss–Seidel: M := D + L

Metode Jacobi

salah satu bidang analisis numerik yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan persamaan linear dan sering dijumpai dalam berbagai disiplin ilmu

Matahari

bintang di pusat Tata Surya

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026