Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Manusia Piltdown

Manusia Piltdown adalah sebuah penipuan yang mungkin dilakukan oleh Charles Dawson dan/atau orang-orang lainnya terhadap para paleontolog dari November 1912 hingga terbongkar pada tahun 1953.

Wikipedia article
Diperbarui 12 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Manusia Piltdown
Artikel ini sudah memiliki daftar referensi, bacaan terkait, atau pranala luar, tetapi sumbernya belum jelas karena belum menyertakan kutipan pada kalimat. Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetail bila perlu. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Potret kelompok tengkorak Piltdown sedang diperiksa. Baris belakang (dari kiri): F. O. Barlow, G. Elliot Smith, Charles Dawson, Arthur Smith Woodward. Baris depan: A.S. Underwood, Arthur Keith, W. P. Pycraft, dan Ray Lankester. Perhatikan potret Charles Darwin di dinding. Lukisan oleh John Cooke, 1915.

Manusia Piltdown (Eoanthropus dawsoni) adalah sebuah penipuan yang mungkin dilakukan oleh Charles Dawson dan/atau orang-orang lainnya terhadap para paleontolog dari November 1912 hingga terbongkar pada tahun 1953.

Dawson mengeklaim bahwa dia telah menemukan sebuah tengkorak hominid di daerah penggalian Piltdown, dekat Uckfield di Sussex di Inggris, dan memberinya nama Latin seperti yang tertera di atas (artinya "Manusia Senja Dawson"). Penemuan ini dianggap oleh para palentologis Inggris sebagai suatu kunci pembukti hubungan antara kera dengan manusia, karena adanya kranium (bagian tulang yang membungkus otak) yang mirip milik manusia dan rahang berbentuk seperti rahang kera. Banyak yang meragukan penemuan ini hingga dikabarkan adanya penemuan kedua (Piltdown II) pada tahun 1915. Meskipun begitu, semakin sulit bagi para ahli untuk menemukan persamaan antara Manusia Piltdown dengan penemuan hominid (yang asli) lainnya dan Manusia Piltdown hampir bisa dikatakan telah diabaikan oleh para ahli pada sekitar akhir 1930-an. Setelah melalui tes penyerapan florin pada 1949 dan penanggalan ulang usia tanah di Piltdown, Manusia Piltdown akhirnya dinyatakan sebagai sebuah penipuan pada tanggal 21 November 1953.

Manusia Piltdown ternyata merupakan (secara harfiah) setengah-kera, setengah-manusia: ia terdiri dari tengkorak manusia zaman pertengahan, rahang bagian bawahnya berasal dari seekor orangutan dari Kalimantan (Indonesia) dan fosil giginya dari simpanse. Umurnya pun disamarkan dengan menodai tulang-tulangnya dengan larutan besi dan asam kromat.

Ada dua alasan mengapa penipuan ini bisa bertahan selama 40 tahun. Pertama, ia memuaskan keinginan orang-orang Eropa agar manusia terawal berasal dari Eurasia, dan kedua, orang Inggris juga menginginkan seorang "manusia pertama dari Inggris" setelah kabar ditemukannya manusia purba di Prancis dan Jerman (Manusia Neanderthal). Rasa cemburu inilah yang menyebabkan tengkorak dan rahang palsu tersebut dipublikasikan secara luas sebagai penemuan penting dalam sejarah evolusi manusia.

Pranala luar

  • Plot Piltdown
  • Pemalsuan Arkeologi
  • The Unmasking of Piltdown Man: BBC
  • Informasi-informasi dan pranala yang berguna[pranala nonaktif permanen]

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pranala luar

Artikel Terkait

Charles Dawson

beberapa penemuan yang ternyata terbukti sebagai penipuan, termasuk manusia Piltdown, yang dipresentasikannya pada tahun 1912. Ia sering kali hadir sewaktu

Manusia Solo

fosil hominid

Franz Weidenreich

bahwa Manusia Piltdown merupakan perpaduan komposisi dari dua spesies yang tidak berhubungan, jauh sebelum analisis fluoride membuktikan bahwa manusia Piltdown

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026