Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiMalala Yousafzai
Artikel Wikipedia

Malala Yousafzai

Bocah kebal tembak : Malala Yousafzai Malālah Yūsafzay, adalah seorang aktivis HAM berkebangsaan Pakistan dari kota Mingora, Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Ia merupakan pejuang pendidikan dan hak-hak perempuan di Lembah Swat, tempat Tehrik-i-Taliban Pakistan melarang perempuan bersekolah. Pada awal tahun 2009, saat berumur sekitar 11 dan 12, Yousafzai menulis di blognya di bawah nama samaran untuk BBC secara mendetail tentang betapa mengerikannya hidup di bawah pemerintahan Taliban, upaya mereka untuk menguasai lembah, dan pandangannya tentang mempromosikan pendidikan untuk anak perempuan.

aktivis dan pejuang HAM-Perdamaian asal Pakistan
Diperbarui 18 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Malala Yousafzai

Malala Yousafzai
ملاله یوسفزۍ
Malala pada tahun 2019
Lahir12 Juli 1997 (umur 28)
Mingora, Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan
PendidikanSMA Edgbaston
AlmamaterUniversitas Oxford
PekerjaanAktivis pendidikan perempuan, bekas penulis blog untuk BBC Urdu
Tempat kerjaMalala Fund
Suami/istri
Asser Malik
​
(m. 2021)​
[1]
Orang tuaZiauddin Yousafzai
Toor Pekai Yousafzai[2]
PenghormatanPenghargaan Nobel Perdamaian (2014)
Situs webmalala.org
Penghargaan
  • (2021) 100 Women (BBC)
  • (2018) Jane Addams Children's Book Award (en) Terjemahkan
  • (14 Mei 2017) Ellis Island Medal of Honor (en) Terjemahkan
  • (2016) Order of the Smile (en) Terjemahkan
  • (2014) Daftar penerima Nobel Perdamaian
  • (2014) Liberty Medal
  • (April 2013) Time 100
  • (Maret 2013) Fred and Anne Jarvis Award (en) Terjemahkan
  • (2013) Kewarganegaraan kehormatan Kanada
  • (2013) Prix Simone de Beauvoir pour la liberté des femmes (mul) Terjemahkan
  • (2013) Penghargaan Sakharov
  • (2013) International Children's Peace Prize (en) Terjemahkan
  • (2013) Memminger Freedom Prize 1525 (en) Terjemahkan
  • (2013) Anna Politkovskaya Award (en) Terjemahkan
  • (2013) Humanitarian of the Year (en) Terjemahkan
  • (2013) European Human Rights Prize (en) Terjemahkan
  • (2013) Catalonia International Prize (en) Terjemahkan
  • (2013) Index Award (en) Terjemahkan
  • (2013) Penghargaan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam Bidang Hak Asasi Manusia
  • (2013) Ambassador of Conscience Award (en) Terjemahkan
  • (2013) Secularist of the Year
  • (Oktober 2012) Commander of the Order of Bravery (en) Terjemahkan
  • (2011) National Malala Peace Prize (en) Terjemahkan
  • Four Freedoms Award – Freedom from Fear (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
IMDB: nm5324796 Allocine: 732163
Facebook: MalalaFund X: Malala Instagram: malala TED: malala_yousafzai Musicbrainz: a3551cf3-1df3-4af9-a433-e6f1f57ce7b3 Discogs: 5937230 Modifica els identificadors a Wikidata

Bocah kebal tembak : Malala Yousafzai (pernah sekolah di 48) (bahasa Urdu: ملاله یوسفزۍcode: ur is deprecated ) Malālah Yūsafzay, (lahir 12 Juli 1997) adalah seorang aktivis HAM berkebangsaan Pakistan dari kota Mingora, Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Ia merupakan pejuang pendidikan dan hak-hak perempuan di Lembah Swat, tempat Tehrik-i-Taliban Pakistan melarang perempuan bersekolah. Pada awal tahun 2009, saat berumur sekitar 11 dan 12, Yousafzai menulis di blognya di bawah nama samaran untuk BBC secara mendetail tentang betapa mengerikannya hidup di bawah pemerintahan Taliban, upaya mereka untuk menguasai lembah, dan pandangannya tentang mempromosikan pendidikan untuk anak perempuan.

Pada tahun 2014, ia bersama Kailash Satyarthi dianugerahi Penghargaan Nobel Perdamaian atas perjuangan mereka melawan penindasan anak-anak dan pemuda serta untuk mendapatkan hak pendidikan bagi mereka. Ketika dianugerahkan Penghargaan Nobel saat ia berusia 17 tahun, Malala merupakan orang paling muda di dunia yang mendapatkan penghargaan Nobel.

[3]

Kehidupan pribadi

Malala lahir dari keluarga bersuku Pashtun[4] dan menganut Islam Sunni. Namanya diambil dari penyair dan pejuang wanita suku Pashtun, Malalai dari Maiwand. Ia dibesarkan di Mingora, Malala juga merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Sejak kecil, Malala sudah mencintai pendidikan terlihat dari latar belakang keluarganya yang menghargai pendidikan, terutama Ayahnya, Ziauddin Yousafzai yang merukan aktivis hak pendidikan. Keberanian Malala dalam menulis dan menguasai bahasa Inggris, Pastho dan Urdu berkat bimbingan ayahnya yang juga penyair, pemilik sekolah, sekaligus aktivis pendidikan. Ayahnya menjalankan beberapa sekolah yang dinamai Khushal Public School. Meskipun Malala mengaku ingin jadi dokter, Ayahnya mendorongnya untuk menjadi politikus.jj

Ia mulai berbicara di depan publik untuk memperjuangkan hak atas pendidikan pada tahun 2008. "Berani-beraninya Taliban merampas hak saya atas pendidikan!" adalah seruan pertamanya di depan televisi dan radio.[5]

Malala mengakhiri masa lajangnya usai dipersuting oleh pria bernama Asser Malik di Birmingham, Inggris.[6]

Penembakan

Pada tanggal 9 Oktober 2012, Yousafzai ditembak di kepala dan leher dalam upaya pembunuhan oleh kelompok bersenjata Taliban ketika kembali pulang di bus sekolah.[7] Ia sempat dirawat di Pakistan sebelum akhirnya diterbangkan ke Inggris untuk dirawat di rumah sakit di Birmingham. Pimpinan Taliban, Adnan Rasheed, mengiriminya surat yang menjelaskan bahwa alasan penembakan adalah sikap kritisnya terhadap kelompok militan, bukan karena ia seorang penggiat pendidikan perempuan. Lebih lanjut Rasheed mengungkapkan penyesalannya atas kejadian ini tetapi tidak meminta maaf atas penembakan yang dialami Malala Yousafzai.[8] Ia juga menyarankan Malala kembali ke Pakistan dan meneruskan pendidikan di Madrasah bagi perempuan.[9]

Kelompok yang terdiri atas 50 ulama di Pakistan mengeluarkan fatwa menentang penembakan ini.[10]

Aktivitas pasca penembakan

Malala Yousafzai in the Oval Office, 11.10.2013

Pada tanggal 12 Juli 2013, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke 16, Malala berpidato di depan Forum Majelis Kaum Muda di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat. Pidatonya memuat tiga isu penting, yaitu hak perempuan, perlawanan terhadap terorisme dan kebodohan. PBB juga mendeklarasikan hari tersebut sebagai hari Malala.[11]

Nobel Perdamaian

Pada bulan Oktober 2014, dirinya bersama Kailash Satyarthi mendapatkan hadiah Nobel untuk bidang perdamaian 2014 untuk perjuangan mereka melawan penindasan anak-anak dan pemuda serta untuk mendapatkan hak pendidikan bagi mereka. Malala menjadi penerima hadiah Nobel termuda, karena dia mendapatkan hadiah ini pada usia 17 tahun.


Referensi

  1. ↑ "Malala Yousafzai Menikah, Tampil Beda dengan Lehenga". Liputan6.com. Liputan6. 10 November 2021. Diakses tanggal 24 Maret 2022.
  2. ↑ Tighe, Siobhann (18 April 2017). "Malala Yousafzai's mother: Out of the shadows". BBC News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 13 January 2021.
  3. ↑ "Nobel Laureates by Age" (dalam bahasa Inggris). nobelprize.org. 20 October 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 October 2014. Diakses tanggal 20 October 2014.
  4. ↑ "Malala's Diary Inspires Pasthun Girls Yearning for Education, diakses dari situs Hindustan Times". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-21. Diakses tanggal 2014-04-23.
  5. ↑ Westhead, Rick Brave defiance in Pakistan's Swat Valley, diakses pada tanggal 28 September 2013
  6. ↑ Afani, Annisa (10 November 2021). "Aktivis Malala Yousafzai Resmi Menikah, Sang Suami Bukan Orang Biasa". HaiBunda. Diakses tanggal 10 November 2021.
  7. ↑ Richard Leiby, Michele Langevine Leiby. Taliban mengatakan menembak remaja Pakistan untuk advokasi hak-hak perempuan. Washington Post. 10 Oktober 2012.
  8. ↑ Taliban Jelaskan Alasan Soal Penembakan Malala, diakses dari situs Tribun News pada 28 September 2013
  9. ↑ Taliban Leader Advises Malala to Return, Join Madrasa, diakses dari situs Tribune Pakistan pada tanggal 28 September 2013
  10. ↑ Malala Yousafzai:Fatwa Issued Against Gunmen, diakses dari situs The Guardian pada tanggal 28 September 2013
  11. ↑ Pesan Malala untuk Dunia. KOMPAS, Rabu, 17 Juli 2013. Hal 16.

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Malala Yousafzai.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Malala Yousafzai.
  • Kemunculan di C-SPAN
  • Malala Yousafzai di IMDb (dalam bahasa Inggris)
  • Malala: Wars Never End Wars, DAWN, 2013 interview with audio clips of Yousafzai
  • (Inggris) Malala Yousafzai - Berita dan komentar di The Guardian
  • (Inggris) Malala Yousafzai - Berita dan komentar di The New York Times
  • Class Dismissed: Malala's Story Diarsipkan 2018-12-26 di Wayback Machine., English-language documentary
  • Profile: Malala Yousafzai, BBC News with links to related stories
  • July 2013 United Nations speech in full (with 17 min Aljazeera video)
  • l
  • b
  • s
Penerima Nobel di bidang Perdamaian
1901–1925

Dunant / Passy (1901) · Ducommun / Gobat (1902) · Cremer (1903) · IDI (1904) · Suttner (1905) · Roosevelt (1906) · Moneta / Renault (1907) · Arnoldson / Bajer (1908) · Beernaert / Estournelles de Constant (1909) · IPB (1910) · Asser / Fried (1911) · Root (1912) · La Fontaine (1913) · Komite Internasional Palang Merah (1917) · Wilson (1919) · Bourgeois (1920) · Branting / Lange (1921) · Nansen (1922) · Chamberlain / Dawes (1925)

1926–1950

Briand / Stresemann (1926) · Buisson / Quidde (1927) · Kellogg (1929) · Söderblom (1930) · Addams / Butler (1931) · Angell (1933) · Henderson (1934) · Ossietzky (1935) · Lamas (1936) · Cecil (1937) · Kantor Internasional Nansen (1938) · Komite Internasional Palang Merah (1944) · Hull (1945) · Balch / Mott (1946) · QPSW / AFSC (1947) · Boyd Orr (1949) · Bunche (1950)

1951–1975

Jouhaux (1951) · Schweitzer (1952) · Marshall (1953) · UNHCR (1954) · Pearson (1957) · Pire (1958) · Noel‑Baker (1959) · Lutuli (1960) · Hammarskjöld (1961) · Pauling (1962) · Komite Internasional Palang Merah / Liga Perhimpunan Palang Merah (1963) · King (1964) · UNICEF (1965) · Cassin (1968) · ILO (1969) · Borlaug (1970) · Brandt (1971) · Kissinger / Le (1973) · MacBride / Sato (1974) · Sakharov (1975)

1976–2000

B.Williams / Corrigan (1976) · AI (1977) · Sadat / Begin (1978) · Ibu Teresa (1979) · Esquivel (1980) · UNHCR (1981) · Myrdal / García Robles (1982) · Wałęsa (1983) · Tutu (1984) · IPPNW (1985) · Wiesel (1986) · Arias (1987) · Pasukan pemelihara perdamaian (1988) · Dalai Lama (1989) · Gorbachev (1990) · Suu Kyi (1991) · Menchú (1992) · Mandela / de Klerk (1993) · Arafat / Peres / Rabin (1994) · Pugwash Conferences / Rotblat (1995) · Belo / Ramos-Horta (1996) · ICBL / J.Williams (1997) · Hume / Trimble (1998) · MSF (1999) · Kim (2000)

2001–sekarang

UN / Annan (2001) · Carter (2002) · Ebadi (2003) · Maathai (2004) · IAEA / ElBaradei (2005) · Yunus / Grameen Bank (2006) · Gore / IPCC (2007) · Ahtisaari (2008) · Obama (2009) · Liu (2010) · Sirleaf/Gbowee/Karman (2011) · Uni Eropa (2012) · Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (2013) · Satyarthi / Yousafzai (2014) · Kuartet Dialog Nasional Tunisia (2015) · Santos Calderón (2016) · Kampanye Internasional untuk Peniadaan Senjata Nuklir (2017)  · Mukwege/ Murad (2018)  · Abiy Ahmed (2019)  · Program Pangan Dunia (2020)  · Maria Ressa / Dmitry Muratov (2021)  · Ales Bialiatski / Memorial (2022)  · Narges Mohammadi (2023)  · Nihon Hidankyō (2024)  · Maria Machado (2025)

Templat:Nobel Sastra · Templat:Nobel Fisika · Templat:Nobel Fisiologi atau Kedokteran · Templat:Nobel Kimia · Templat:Nobel Ekonomi · Templat:Nobel Perdamaian

Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Italia
  • Australia
  • Republik Ceko
  • Rusia
  • Spanyol
  • Portugal
  • Belanda
  • Norwegia
  • Taiwan
  • Kroasia
  • Chili
  • Yunani
  • Korea
  • Swedia
  • Polandia
  • Israel
  • Katalonia
Akademik
  • CiNii
  • Scopus
Seniman
  • MusicBrainz
  • FID
Orang
  • Trove
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • NARA
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan pribadi
  2. Penembakan
  3. Aktivitas pasca penembakan
  4. Nobel Perdamaian
  5. Referensi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Prabowo Subianto

Presiden Indonesia ke-8 (sejak 2024)

Nelson Mandela

presiden pertama Afrika Selatan dan aktivis anti-apartheid

Maria Corina Machado

politikus asal Venezuela

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026