Majelis Legislatif Negara Bagian Selangor adalah lembaga legislatif satu kamar tingkat daerah Negara Bagian Selangor, Malaysia. Majelis ini terdiri dari 56 anggota yang sering dirujuk dengan sebutan sebagai Anggota Dewan Undangan Negeri (ADUN) Selangor yang dipilih untuk mewakili daerah pemilihan tunggal di dalam Negara Bagian Selangor. Pemilihan anggota Majelis dilakukan setiap lima tahun sekali, Pemilihan para anggota ADUN diadakan tidak lebih dari lima tahun, dan oleh konvensi politik Malaysia, dilakukan bersamaan dengan pemilihan parlemen federal dan majelis negara bagian lainnya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Dewan Undangan Negeri Selangor Dewan Negeri Selangor ديوان نڬري سلاڠور | |
|---|---|
| DUN Selangor Ke- 14 | |
| Jenis | |
| Jenis | |
| Sejarah | |
| Didirikan | 8 Juli 1959 |
| Didahului oleh | Majlis Mesyuarat Negeri[1] |
| Pimpinan | |
Sultan | Sultan Sharafuddin Idris Shah Al-Marhum Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah Al-Haj sejak 22 November 2001 |
Ketua | |
Wakil Ketua | |
Pemimpin Oposisi | |
Sekretaris Dewan | Gayathri Prasena Jaya Kumar |
| Komposisi | |
| Anggota | 56 Kuorum: 19 mayoritas Sederhana: 29 Mayoritas dua per tiga : 37 |
Partai & kursi | (Hingga 22 Januari 2022[update]) Pemerintah (40) Dukungan dan Kepercayaan (9)
Oposisi (Malaysia)|Oposisi (7) PBM (2) Speaker (1) |
| Komisi | 10
|
| Pemilihan | |
| Pluralitas: First-past-the-post (56 daerah pemilihan satu anggota) | |
Pemilihan terakhir | 9 May 2018 |
Pemilihan berikutnya | 26 August 2023 or earlier |
| Tempat bersidang | |
| Bangunan Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah, Shah Alam, Selangor | |
| Situs web | |
| dewan | |
Majelis Legislatif Negara Bagian Selangor (bahasa Melayu: Dewan Undangan Negeri Selangorcode: ms is deprecated ) adalah lembaga legislatif satu kamar tingkat daerah Negara Bagian Selangor, Malaysia. Majelis ini terdiri dari 56 anggota yang sering dirujuk dengan sebutan sebagai Anggota Dewan Undangan Negeri (ADUN) Selangor yang dipilih untuk mewakili daerah pemilihan tunggal di dalam Negara Bagian Selangor. Pemilihan anggota Majelis dilakukan setiap lima tahun sekali, Pemilihan para anggota ADUN diadakan tidak lebih dari lima tahun, dan oleh konvensi politik Malaysia, dilakukan bersamaan dengan pemilihan parlemen federal dan majelis negara bagian lainnya (kecuali Sabah dan Sarawak).