Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Mahmud Syah dari Melaka

Sultan Mahmud Syah adalah raja kedelapan dan terakhir dari Kesultanan Melaka. Dia dipilih sebagai raja menggantikan ayahnya, Ala'uddin Riayat Syah dari Malaka, melangkahi saudaranya yang lebih tua, Munawar Syah.

Wikipedia article
Diperbarui 7 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Mahmud Syah I
Khalifatul Mukminin Zilullah fil Alam, Paduka Sri Sultan
Raja Melaka ke-8
Berkuasa1446–1511, 1513 – 1528
Penobatan1446
PendahuluAlauddin Riayat Syah I
PenerusAlauddin Riayat Syah II (Sebagai Kesultanan Johor Riau)
Raja Pekantua Kampar ke-3
Berkuasa1526-1528
Penobatan1526
PendahuluRaja Abdullah dari Kampar
PenerusTidak ada (Bergabung dengan Kesultanan Johor-Riau yang baru berdiri)
KelahiranRaja Hussain
Kematian1528
Pekantua, Kampar
Pemakaman
Kuala Tolam, Kec. Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Riau
Pasangan
  • Tengku Ampuan Tun Fatimah binti Tun Mutahir
  • Raja Wati binti Sultan Muhammad Syah I Pahang
  • Tun Teja Ratna Manggala binti Sri Amar Bangsa
  • Unang Kemuning binti Sultan Mansur Syah I Kelantan
  • Tun Kudu binti Tun Tahir
  • Tun Sabariyah binti Hang Tuah
Keturunan
  • Alauddin Riayat Syah II
  • Sultan Mudzaffar Syah I Perak
  • Sultan Muda Ahmad Syah
  • Raja Khadijah (m. Sultan Mahmud Shah I dari Pahang)
  • Raja Puteh (m. Sultan Ali Boncar Haru)
  • Raja Putri Dewi (m. Sultan Zainal Abidin Syah Pahang
  • Raja Kamala Dewi (m. Sultan Ahmad bin Muhammad Trengganu)
  • Raja Fatimah (m. Khoja Ahmad Syah Raja Siak)
  • Raja Sri Dewi (m. Sultan Raja Mansur II Kelantan)
  • Putri Bakal (m. Raja Narasinga II Indragiri)
  • Raja Nara
  • Raja Amara Dewi
  • dan lainnya
WangsaMelaka
DinastiMelaka
AyahSultan Alauddin Riayat Syah I
IbuTun Senaja binti Sri Nara Diraja Tun Ali
AgamaIslam

Sultan Mahmud Syah adalah raja kedelapan dan terakhir dari Kesultanan Melaka. Dia dipilih sebagai raja menggantikan ayahnya, Ala'uddin Riayat Syah dari Malaka, melangkahi saudaranya yang lebih tua, Munawar Syah.

Pemerintahan Sultan Mahmud Syah atas Malaka berakhir dengan serangan Portugis yang menaklukkan Melaka pada 1511. Mahmud Syah kemudian memindahkan ibu kotanya ke Bintan. Setelah ibu kota di Bintan dibumihanguskan Portugis, dia kemudian mengundurkan diri ke Kampar, tempat dia wafat pada tahun 1528.

Putra ke-2 Sultan Mahmud Syah, Ala'uddin Riayat Syah II dari Johor kemudian mendirikan kerajaan baru di Johor. Putra Sulung Sultan Mahmud Syah, Mudzaffar Syah kemudan mendirikan kerajaan baru di Perak

Pranala luar

  • (Melayu) Pemerintah Kelapan Melaka:Sultan Mahmud Syah[pranala nonaktif permanen] Perpustakaan Negara Malaysia
Didahului oleh:
Ala'uddin Riayat Syah
Sultan Melaka
1477–1511
Diteruskan oleh:
Ala'uddin Riayat Syah II
(sebagai raja dari Dinasti Malaka-Johor)


Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Sultan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pranala luar

Artikel Terkait

Mahmud Syah III dari Johor

Sultan Johor-Pahang dan Pahlawan Nasional Indonesia

Kesultanan Melaka

kerajaan di Asia Tenggara

Abdul Jalil Syah dari Siak

Sultan Johor-Pahang (1718–1722) dan Sultan Siak Sri Inderapura (1722–1746)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026