Aliandra Pati Gantada adalah anggota Parlemen Sumsel selama rentang empat periode ini, resmi menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sisa masa jabatan 2014-2019, setelah dilantik yang ditandai dengan pengambilan sumpah/janji sebagai Ketua DPRD Sumsel definitif oleh Ketua Pengadilan Tinggi Sumsel. begitu banyak peristiwa politik dengan semua dinamika yang dilalui politikus PDI Perjuangan ini.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
Artikel biografi ini berkualitas rendah karena ditulis menyerupai resume atau daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae). |
Aliandra Pati Gantada (lahir di Baturaja, OKU pada Februari 1964) adalah anggota Parlemen Sumsel selama rentang empat periode ini, resmi menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sisa masa jabatan 2014-2019,[1][2] setelah dilantik yang ditandai dengan pengambilan sumpah/janji sebagai Ketua DPRD Sumsel definitif oleh Ketua Pengadilan Tinggi Sumsel.[3] begitu banyak peristiwa politik dengan semua dinamika yang dilalui politikus PDI Perjuangan ini.[4]
Ia juga merupakan Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (Pemgprov PTMSI) Sumatera Selatan sebelumnya Kurmin Halim, dengan terpilihnya secara aklamasi tersebut maka kepemimpinan Pemgprov PTMSI diambil alih Aliandra Pati Gantada.[5]
Dikenal sebagai sosok yang piawai membuat situasi politik di DPRD Sumsel menjadi cair, Anta, sapaan akrabnya, menjadi figur dikenal para politikus lintas partai.
Pada awalnya, ia merasa sedikit merasa ada peluang untuk lulus dari tes PNS, karena sang ayah merupakan seorang kepala dinas. Ternyata, hasil yang diharapkan jauh dari harapan, gagal sebanyak dua kali saat mengikuti tes CPNS. Dia juga ingin menjadi notaris, bahkan hingga tiga kali juga ikut tes di Universitas Padjadjaran pada tahun 1988, 1989 dan 1990, tetapi tidak lulus. Terlepas dari semua itu, hal yang paling terkesan baginya adalah mampu mengakomodir seluruh kepentingan di DPRD Sumsel selama 20 tahun tersebut. Selama masa itu juga, semua kepentingan politik baik di eksekutif dan legislatif berjalan dengan ini mulus dan aman.[4]