Amblasan atau lubang runtuhan adalah depresi permukaan tanah yang disebabkan oleh runtuhnya lapisan permukaan. Istilah amblasan atau lubang runtuhan umumnya digunakan untuk merujuk pada dolin (dolina), rongga di permukaan tanah di daerah batu gamping (karst) yang terjadi secara alami, tetapi amblasan juga bisa terbentuk akibat aktivitas manusia seperti pengambilan air, gas alam, dan minyak bumi. Amblasan juga bisa merujuk pada lubang tempat air permukaan masuk gua bawah tanah, yang secara khusus dikenal sebagai langgah atau ponor. Cenote adalah jenis amblasan yang memperlihatkan air di bawah permukaan tanah. Lubang langgak adalah istilah yang lebih umum dipakai untuk fitur geologi berupa lubang yang menguras air permukaan melalui perembesan ke dalam sedimen atau batuan remah.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia



Amblasan atau lubang runtuhan (bahasa Inggris: Sinkholecode: en is deprecated ) adalah depresi (keruntuhan atau kemerosotan) permukaan tanah yang disebabkan oleh runtuhnya lapisan permukaan. Istilah amblasan atau lubang runtuhan umumnya digunakan untuk merujuk pada dolin (dolina), rongga di permukaan tanah di daerah batu gamping (karst) yang terjadi secara alami, tetapi amblasan juga bisa terbentuk akibat aktivitas manusia seperti pengambilan air, gas alam, dan minyak bumi.[1] Amblasan juga bisa merujuk pada lubang tempat air permukaan (contohnya aliran sungai) masuk gua bawah tanah, yang secara khusus dikenal sebagai langgah atau ponor.[2][3][4][5] Cenote adalah jenis amblasan yang memperlihatkan air di bawah permukaan tanah.[5] Lubang langgak adalah istilah yang lebih umum dipakai untuk fitur geologi berupa lubang yang menguras air permukaan melalui perembesan ke dalam sedimen atau batuan remah.[3]
Sebagian besar amblasan dan dolin terbentuk oleh proses pelapukan kimia batuan karbonat di formasi karst, keruntuhan, atau proses sufusi.[6] Lubang amblasan biasanya berbentuk melingkar, ukuran dan kedalamannya bervariasi, mulai dari puluhan hingga ratusan meter. Bentuk lubang amblasan juga bervariasi, ada yang berbentuk serupa mangkuk dengan tepian tanah, ada juga yang berbentuk ngarai sempit dengan tebing dari lapisan batuan dasar yang tersingkap. Lubang amblasan dapat terbentuk secara bertahap atau tiba-tiba, dan ditemukan di seluruh belahan dunia.[3][5]

Sejak zaman dahulu, amblasan yang luar biasa dan istimewa telah masyhur di kalangan masyarakat sekitarnya. Kini berbagai macam amblasan dikelompokkan menurut lokasi spesifik atau nama umum. Beberapa contoh istilah untuk menyebut amblasan adalah sebagai berikut:[7]