Francisca Louisa Zecha (1848–1939), atau biasa dikenal sebagai Louisa Zecha, dulu adalah seorang tokoh masyarakat terkemuka di Hindia Belanda. Ia juga merupakan istri dari pendiri keluarga Lauw-Sim-Zecha, bagian dari 'Cabang Atas' di Hindia Belanda. Ia menarik banyak perhatian karena menikah antarras dengan dua orang pria Tionghoa Peranakan, yakni Lauw Tek Lok, Letnan Cina Bekasi dan Sim Keng Koen, Kapitan Cina Sukabumi. Jabatan Kapitan dan Letnan Cina adalah jabatan tinggi di lingkungan birokrasi sipil Hindia Belanda. Ketokohan, filantropi, keberanian, dan senioritas Zecha membuatnya sangat dihormati dan dikagumi oleh masyarakat saat ia meninggal pada tahun 1939.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Francisca Louisa Zecha (1848–1939), atau biasa dikenal sebagai Louisa Zecha, dulu adalah seorang tokoh masyarakat terkemuka di Hindia Belanda. Ia juga merupakan istri dari pendiri keluarga Lauw-Sim-Zecha, bagian dari 'Cabang Atas' di Hindia Belanda. Ia menarik banyak perhatian karena menikah antarras dengan dua orang pria Tionghoa Peranakan, yakni Lauw Tek Lok, Letnan Cina Bekasi dan Sim Keng Koen, Kapitan Cina Sukabumi. Jabatan Kapitan dan Letnan Cina adalah jabatan tinggi di lingkungan birokrasi sipil Hindia Belanda. Ketokohan, filantropi, keberanian, dan senioritas Zecha membuatnya sangat dihormati dan dikagumi oleh masyarakat saat ia meninggal pada tahun 1939.