Longsor Nagari Sungai Batang 2013 adalah bencana longsornya tanah bukit di Sungai Batang, tepatnya di Jorong Data Kampung Dadok Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada tanggal 26 Januari 2013, pukul 00:00 WIB. Bencana ini menyebabkan 25 warga tertimbun. Pencarian dilakukan dengan melibatkan tiga alat berat, dan akhirnya pada tanggal 30 Januari 2013, telah ditemukan 17 di antaranya dalam keadaan meninggal.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini tidak memiliki pranala ke artikel lain. (April 2016) |
Longsor Nagari Sungai Batang 2013 adalah bencana longsornya tanah bukit di Sungai Batang, tepatnya di Jorong Data Kampung Dadok Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada tanggal 26 Januari 2013, pukul 00:00 WIB. Bencana ini menyebabkan 25 warga tertimbun.[1] Pencarian dilakukan dengan melibatkan tiga alat berat, dan akhirnya pada tanggal 30 Januari 2013, telah ditemukan 17 di antaranya dalam keadaan meninggal.[2]
Selain menyebabkan meninggalnya 17 orang, terhitung pada tanggal 28 Januari 2013, longsor ini menyebabkan kerugian ekonomi hingga Rp 8 Miliar. Kerugian ini disebabkan tertimbunnya lahan pertanian sebesar tiga hektare serta lahan kacang sebesar 2 hektare, rusaknya jalan desa sepanjang 800 meter, kerusakan 12 unit rumah, dan barang berharga lainnya yang hilang selama bencana terjadi.[3]
Sebanyak 50 orang diungsikan untuk menghindari longsor ini.[4]
Hujan terus-menerus dianggap sebagai penyebab utama longsor ini. Penduduk juga telah diingatkan untuk tidak menghuni daerah ini karena rawan longsor dan hendak dipindahkan ke Salingka, Danau Maninjau, tetapi terkendala tersedianya lahan.[5]