Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Lengkungan Gauss

Dalam geometri diferensial, lengkungan Gauss atau kurva Gauss Κ permukaan pada suatu titik adalah hasil dari kurva utama, κ1 dan κ2, pada contoh berikut:

Wikipedia article
Diperbarui 10 Oktober 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Lengkungan Gauss
Dari kiri ke kanan: permukaan lengkungan Gauss negatif (hiperboloid), permukaan lengkungan Gauss nol (silinder), dan permukaan lengkungan Gauss positif (lingkaran).

Dalam geometri diferensial, lengkungan Gauss atau kurva Gauss Κ permukaan pada suatu titik adalah hasil dari kurva utama, κ1 dan κ2, pada contoh berikut:

K = κ 1 κ 2 . {\displaystyle \mathrm {K} =\kappa _{1}\kappa _{2}.} {\displaystyle \mathrm {K} =\kappa _{1}\kappa _{2}.}

Sebagai contoh, sebuah bola dengan radius r memiliki lengkungan Gauss yang mencapai 1/r2 di mana pun, dan bidang datar dan silinder juga memiliki lengkungan Gauss yang mencapai 0 di mana pun. Lengkungan Gauss juga bisa negatif, seperti pada kasus hiperboloid atau pada bagian dalam dari sebuah torus.

Lengkungan Gauss adalah sebuah ukuran lengkungan yang bersifat intrinsik, hanya tergantung pada jarak yang diukur di permukaan, bukan pada cara yang ditambahkan secara isometrik di ruang Euklidean. Ini merupakan isi dari Teorema egregium.

Lengkungan Gauss dinamai sesuai Carl Friedrich Gauss, yang menerbitkan Theorema egregium pada tahun 1827.

Referensi

Sumber

  • P.Grinfeld (2014). Introduction to Tensor Analysis and the Calculus of Moving Surfaces. Springer. ISBN 1-4614-7866-9.

Pranala luar

  • Hazewinkel, Michiel, ed. (2001) [1994], "Gaussian curvature", Encyclopedia of Mathematics, Springer Science+Business Media B.V. / Kluwer Academic Publishers, ISBN 978-1-55608-010-4

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Sumber
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar topik geometri diferensial

Artikel daftar Wikimedia

Teorema Gauss–Bonnet

mereka (dalam arti lengkungan) ke topologi mereka (dalam arti karakteristik Euler). Teorema ini dinamai sesuai dengan Carl Friedrich Gauss yang mengetahui

Geometri

cabang matematika yang mengukur bentuk, ukuran, dan posisi objek

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026