Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Perekat

Perekat atau adhesif adalah bahan yang mampu mengikat dua permukaan atau lebih dengan ikatan yang kuat dan permanen. Secara umum perekat adalah bahan yang memiliki kekuatan tarik dan kekuatan geser yang tinggi. Perekat bekerja berdasarkan prinsip adhesi, yaitu gaya tarik-menarik antara molekul-molekul dari jenis bahan yang berbeda.

Bahan perekat, bisa cair atau padat.
Diperbarui 25 Mei 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Perekat atau adhesif adalah bahan yang mampu mengikat dua permukaan atau lebih dengan ikatan yang kuat dan permanen. Secara umum perekat adalah bahan yang memiliki kekuatan tarik dan kekuatan geser yang tinggi.[1] Perekat bekerja berdasarkan prinsip adhesi, yaitu gaya tarik-menarik antara molekul-molekul dari jenis bahan yang berbeda.

Terdapat sejumlah metode alternatif lain untuk menggabungkan bahan. Beberapa jenis sambungan pertukangan kayu menggunakan penguat internal yang terpisah, seperti pasak atau biscuit, yang dalam arti tertentu dapat dianggap sebagai pengencang, meskipun tidak dirancang sebagai pengencang untuk berbagai keperluan.

Jenis-jenis perekat

Perekat struktural

Perekat struktural adalah perekat yang memiliki kekuatan di atas 1000 psi dan memiliki ketahanan terhadap kondisi lingkungan yang ekstrem (paparan sinar UV, kelembaban dan suhu tinggi). Contoh dari perekat struktural adalah epoksi, akrilik termoseting, dan uretan. Perekat struktural biasanya terdiri dari dua komponen yaitu perekat dan pengeras (hardener).

Contoh perekat struktural dari jenis epoksi dan akrilik

Perekat non-struktural

Perekat non-struktural adalah perekat yang memiliki kekuatan rendah. Perekat jenis ini biasanya dipakai untuk aplikasi temporer ataupun di dalam ruangan yang tidak terekspos cuaca maupun kondisi lingkungan yang ekstrem. Contoh dari perekat jenis ini adalah selotip, lem kayu, elastomer dan sealant.

Kekuatan perekat

Secara umum kekuatan perekat dipengaruhi oleh empat faktor yaitu: tekanan, suhu, waktu dan permukaan bahan yang direkatkan. Beberapa jenis perekat seperti VHB memerlukan penekanan minimal 15 psi untuk mengaktifkan perekat. Perekat bekerja dengan baik di atas suhu 15 derajat Celsius. Waktu yang diperlukan untuk memperoleh kekuatan maksimal tergantung dari jenis perekat, mulai dari hitungan detik seperti pada perekat sianoakrilat, sampai dengan hitungan hari pada beberapa jenis epoksi. Permukaan bahan yang kasar biasanya memiliki kekuatan adhesi yang bagus dibanding permukaan yang halus.

Pemakaian perekat

Perangkat elektronik dan peralatan rumah tangga

Panel informasi pada perangkat elektronik dan peralatan rumah tangga memakai perekat non-struktural berupa pita perekat.

Otomotif dan transportasi

Emblem pada mobil dan berbagai aksesoris ditempelkan dengan pita perekat. Mobil-mobil baru yang terbuat dari bahan komposit memakai perekat struktural untuk menyatukan bagian-bagiannya.

Pesawat terbang

Pesawat terbang merupakan salah satu pelopor pemakaian perekat struktural. Hal ini disebabkan pesawat membutuhkan bahan yang ringan yang tidak bisa dipenuhi oleh metode penyambungan mekanis konvensional dengan memakai paku keling dan mur-baut.[2] Dibanding sambungan paku-keling atau mur-baut, perekat memiliki kekuatan yang lebih tinggi karena beban terdistribusi merata sepanjang perekat dibanding paku keling yang terdiri dari titik-titik.

Selain itu pemakaian perekat juga memudahkan teknologi kabin bertekanan[2] yang memungkinkan pesawat terbang terbang lebih tinggi. Sementara itu teknologi paku keling masih memiliki celah antar komponen yang memungkinkan udara bertekanan keluar dari kabin .

Referensi

  1. ↑ Petrie, Edward M. "An Introdcution to Adhesive and Sealant". Handook of Adhesives ans Sealants. McGraw-Hill. hlm. 3. ISBN 0-07-049888-1.
  2. 1 2 "Joint Economics" "FLIGHT and Aircraft Engineer No. 2299 Vol.LXIII(13, February 1953)

Lihat pula

Lem tembak

Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
  • FAST
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Israel
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Jenis-jenis perekat
  2. Perekat struktural
  3. Perekat non-struktural
  4. Kekuatan perekat
  5. Pemakaian perekat
  6. Perangkat elektronik dan peralatan rumah tangga
  7. Otomotif dan transportasi
  8. Pesawat terbang
  9. Referensi
  10. Lihat pula

Artikel Terkait

Sambungan

laminasi), atau kayu olahan yang bertujuan menciptakan barang yang lebih beragam. Umumnya beberapa sambungan kayu memerlukan pengikat, perekat mekanis ataupun

Bahan bakar nuklir

bahan yang dapat digunakan dalam fisi atau fusi nuklir untuk memperoleh energi nuklir

Semen

Bahan yang digunakan untuk merekat batu, bata, batako, maupun bahan bangunan lainnya

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026