Ledok merupakan makanan tradisional khas dari Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Makanan ini berbentuk bubur dan uniknya tidak menggunakan beras sebagai bahan utama. Sebagai gantinya, ledok dibuat dari jagung, umbi ketela pohon, kacang tanah, dan kacang merah. Selain itu, bahan lokal seperti kacang panjang, bayam, dan daun kemangi sering ditambahkan, dan terkadang juga diperkaya dengan ikan laut segar seperti ikan tongkol.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Ledok merupakan makanan tradisional khas dari Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Makanan ini berbentuk bubur dan uniknya tidak menggunakan beras sebagai bahan utama. Sebagai gantinya, ledok dibuat dari jagung, umbi ketela pohon, kacang tanah, dan kacang merah. Selain itu, bahan lokal seperti kacang panjang, bayam, dan daun kemangi sering ditambahkan, dan terkadang juga diperkaya dengan ikan laut segar seperti ikan tongkol.
Nama "ledok" berasal dari proses memasaknya yang khas, yaitu dengan pengadukan terus-menerus—dalam bahasa Bali dikenal sebagai ngeledokin. Untuk menyesuaikan dengan gaya hidup modern serta memperpanjang masa simpan dan memudahkan distribusi, ledok kini dikembangkan dalam bentuk instan. Ada dua varian ledok instan yang tersedia, yakni ledok instan utuh dan ledok instan dalam bentuk bubuk.
Dalam proses pembuatan ledok, bahan-bahan utama yang diperlukan antara lain beras jagung putih, umbi ketela pohon kuning, biji kacang merah, biji kacang tanah, daun bayam, kacang panjang, daun kemangi, daun salam, lengkuas, dan bumbu. Sedangkan bahan-bahan untuk bumbu adalah bawang putih, cabai merah, garam dapur dan kulit buah jeruk limau (bumbu dalam); bawang putih, cabai merah, terasi, garam dapur, gula pasir, kacang tanah, minyak kelapa/minyak klentik, dan buah limau (bumbu koples). Mengenai bahan baku alternatif dapat digunakan jagung varietas bonanza, ubi jalar ungu, sedangkan jenis ikannya adalah ikan tuna, ikan tenggiri, dan ikan lele. Pada dasarnya bahan-bahan yang digunakan baik bahan baku maupun sayuran tersedia secara lokal sehingga tidak perlu mendatangkan dari daerah lainnya.