Langur muka-ungu barat, yang juga dikenal sebagai langur muka-ungu zona-basah dataran-rendah utara, adalah sebuah subspesies endemik dari langur muka-ungu di Sri Lanka. Hewan tersebut tinggal di wilayah basah di barat Sri Lanka di sekitaran bekas ibu kota Kolombo. Subspesies tersebut umumnya berwarna coklat keabu-abuan. Panjang khasnya adalah antara 48 dan 67 sentimeter kecuali ekor, dengan ekor sepanjang 59 hingga 85 sentimeter. Rata-rata, berat pejantannya sebesar 85 kilogram (187 pon) dan berat betinanya sebesar 78 kilogram (172 pon).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Langur berwajah ungu barat | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Mammalia |
| Ordo: | Primata |
| Subordo: | Haplorhini |
| Infraordo: | Simiiformes |
| Famili: | Cercopithecidae |
| Genus: | Semnopithecus |
| Spesies: | |
| Subspesies: | S. v. nestor |
| Nama trinomial | |
| Semnopithecus vetulus nestor (Bennett, 1833) | |
Langur muka-ungu barat (Semnopithecus vetulus nestor), yang juga dikenal sebagai langur muka-ungu zona-basah dataran-rendah utara, adalah sebuah subspesies endemik dari langur muka-ungu di Sri Lanka. Hewan tersebut tinggal di wilayah basah di barat Sri Lanka di sekitaran bekas ibu kota Kolombo.[2] Subspesies tersebut umumnya berwarna coklat keabu-abuan.[3] Panjang khasnya adalah antara 48 dan 67 sentimeter (19 dan 26 in) kecuali ekor, dengan ekor sepanjang 59 hingga 85 sentimeter (23 hingga 33 in).[3] Rata-rata, berat pejantannya sebesar 85 kilogram (187 pon) dan berat betinanya sebesar 78 kilogram (172 pon).[3]