Desa Lampuyang adalah desa yang berada di Kecamatan Talaga, Majalengka, Jawa Barat, Indonesia.ini di kelilingi oleh beberapa desa, yaitu : Desa Margamukti, Desa Cibeureum, Desa Cikeusal, Desa Campaga dan Desa Mekarhurip.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Lampuyang | |||||
|---|---|---|---|---|---|
![]() | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Barat | ||||
| Kabupaten | Majalengka | ||||
| Kecamatan | Talaga | ||||
| Kode pos | 45463 | ||||
| Kode Kemendagri | 32.10.04.2001 | ||||
| Luas | 5,98 km² | ||||
| Jumlah penduduk | 2841 jiwa | ||||
| Kepadatan | 977 jiwa/km² | ||||
| Jumlah RT | 16 | ||||
| Jumlah RW | 5 | ||||
| |||||
Desa Lampuyang adalah desa yang berada di Kecamatan Talaga, Majalengka, Jawa Barat, Indonesia.ini di kelilingi oleh beberapa desa, yaitu : Desa Margamukti, Desa Cibeureum, Desa Cikeusal, Desa Campaga dan Desa Mekarhurip.
Secara geografis Desa Lampuyang terletak di selatan Kecamatan Talaga yaitu antara 108°17’-108°38’ Bujur Timur, 70°34’-80°03’ Lintang Selatan, dengan batas- batas wilayahnya:
Luas Wilayah Kecamatan Talaga adalah 5,98 km², yang berarti Desa Lampuyang hanya sekitar 1,4% dari luas Wilayah Kecamatan Talaga (yaitu kurang lebih 43,50 km²).
Curah hujan rata-rata setahun sekitar 314,5 mm, curah hujan tertinggi terjadi pada Bulan Desember mencapai 495 mm dengan hari hujan rata-rata 16 hari.
Jarak dari Ibu kota Desa ke Ibu kota Kecamatan yaitu 6 km. Sedangkan jarak ke ibu kota kabupaten berkisar antara 26–33 Km.
Pada zaman Kerajaan Talaga Manggung yang sudah berdiri setengah abad lamanya, datang sepasang suami istri yang berasal dari Kerajaan Cirebon ke Kerajaan Talaga Manggung yaitu Buyut Nasipah dan Buyut Suyem.
Karena pada saat itu kedua Kerajaan tersebut sedang bermusuhan, maka pasangan tersebut tidak diterima, oleh karena itu merekapun berangkat dengan berjalan kaki yang jauhnya sekitar 6 km dari Kerajaan Talaga Manggung ke daerah Talaga Selatan tepatnya di Blok Batu Karut.
Setalah menetap disana, merekapun dikaruniai seorang anak laki – laki yang diberi nama Syeh Syarif. Pada suatu malam Syeh Syarif sakit perut dan sakit perutnyapun setelah beberapa hari tidak kunjung sembuh, lalu kedua orang tuanya yaitu Buyut Nasipah dan Suyem keluar berkeliling – keliling disekitar gubuk / tempat tinggalnya untuk mencari obat untuk anak mereka.
Setelah lamanya berkeliling – keliling Buyut Nasipah pun menemukan sebuah tanaman sebangsa lengkuas, jahe, temulawak atau kapol yaitu Lempuyang. Kemudian tanaman tersebut di cabut, dibersihkan lalu di kunyah oleh Buyut Nasipah. Setelah itu dibalurkan nya ke perut Syeh Syarif, pada saat itu juga sakit perutnya pun sembuh.
Jadi asal daerah Lampuyang dari sebuah tanaman obat sakit perut yaitu Tanaman Lempuyang, oleh karena itu Buyut Nasipah dan Buyut Suyem menamakan Daerah tersebut menjadi Lampuyang. Pada Tahun 1905 Daerah Lampuyang pun dijadikan sebuah Desa yaitu DESA LAMPUYANG.
| No | Kepala Desa | Awal
Menjabat |
Akhir
Menjabat |
Lama
Menjabat |
|---|---|---|---|---|
| 1. | Majid | 1905 |
1907 |
2 Tahun |
| 2. | Yuda Permana (Tebu) | 1907 |
1909 |
2 Tahun |
| 3. | Asnewi | 1909 |
1916 |
7 Tahun |
| 4. | Atma | 1916 |
1921 |
5 Tahun |
| 5. | H. Mangsur | 1921 |
1951 |
30 Tahun |
| 6. | Basuni | 1951 |
1955 |
4 Tahun |
| 7. | H. Hanapi | 1955 |
1959 |
4 Tahun |
| 8. | Adromi | 1959 |
1976 |
17 Tahun |
| 9. | Mahmud | 1976 |
1978 |
2 Tahun |
| 10. | Omo | 1978 |
1989 |
11 Tahun |
| 11. | H. Elon | 1989 |
1998 |
9 Tahun |
| 12. | Wirja | 1998 |
2009 |
11 Tahun |
| 13. | Atot Suparta | 2009 |
2015 |
6 Tahun |
| 14. | Megia Heri Rachman | 2015 |
Sekerang |
Desa Lampuyang memiliki 5 Dusun/Blok, 5 RW dan 16 RT. Jumlah Penduduk pada Tahun 2024 adalah 2841 Jiwa yang terdiri dari Laki - Laki 1438 Jiwa dan Perempuan 1403 Jiwa.
| Kode
Kemendagri |
Nama | Nama
Dusun/Blok |
RW | Jumlah
RT |
Jumlah
Penduduk |
|---|---|---|---|---|---|
32.10.04.2001 |
Lampuyang |
Mekarsari |
001 | 3 |
720 Jiwa |
Neglasari |
002 | 4 |
591 Jiwa | ||
Galasari |
003 | 2 |
435 Jiwa | ||
Lampuyang |
004 | 3 |
393 Jiwa | ||
Manceri |
005 | 4 |
702 Jiwa |